TVRINews - Atlanta, Amerika Serikat

Keunggulan kedalaman skuad dan kestabilan taktik membuat Ceko lebih diunggulkan untuk mengeksploitasi celah pertahanan Afrika Selatan yang sedang rapuh.

Dua tim yang sama-sama mengincar kebangkitan usai kekalahan pada laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026 bersiap untuk saling hantam di Atlanta Stadium. Duel tersebut mempertemukan Republik Ceko melawan Afrika Selatan disiarkan langsung TVRI Nasional, Kamis (18/6/2026) mulai pukul 22.00 WIB.  

Skuad Bafana Bafana mengawali kampanye di turnamen akbar tahun ini dengan hasil minor usai digulungtuan rumah, Meksiko, lewat kekalahan telak dua gol tanpa balas. Hasil negatif tersebut rupanya menular kepada Ceko yang tujuh jam kemudian dipaksa menyerah dengan skor tipis 1-2 saat bersua wakil Asia, Korea Selatan.

Ceko sendiri baru saja menyudahi masa penantian panjang selama 20 tahun untuk kembali mencicipi atmosfer Piala Dunia setelah sukses menyingkirkan Denmark lewat babak adu penalti pada fase gugur kualifikasi zona UEFA. Keberhasilan ini menjadi penampilan kedua mereka sepanjang sejarah setelah sempat mencatatkan debut pada edisi 2006 silam.

Harapan Ceko untuk menghindari angkat koper lebih awal sebenarnya sempat membubung tinggi saat menunjukkan performa menjanjikan pada awal babak kedua di Amerika Utara. Anak asuh Miroslav Koubek bahkan berhasil unggul lebih dahulu setelah Ladislav Krejci sukses menyundul bola hasil lemparan ke dalam jarak jauh yang dilepaskan Vladimir Coufal pada menit ke-59.

Sayangnya, keunggulan Ceko tersebut tidak bertahan lama akibat gelandang Korea Selatan, Hwang In-beom, yang sukses menyamakan kedudukan menjadi imbang. Kendali permainan kemudian benar-benar lepas dari genggaman Ceko setelah gol Tomas Soucek dianulir wasit, sebelum akhirnya Oh Hyeon-gyu mengunci kemenangan Korea Selatan lewat gol penentu pada menit ke-80.

Hasil minor tersebut sekaligus memutus rekor impresif enam pertandingan tak terkalahkan milik Ceko yang terdiri atas empat kemenangan di waktu normal dan dua kemenangan adu penalti selama kualifikasi. Kekalahan ini juga memperpanjang rapor merah lini pertahanan mereka yang selalu gagal mencatatkan kemenangan tanpa kebobolan dalam lima laga terakhir.

Kemenangan pada laga kedua ini bakal membuka lebar peluang Ceko untuk menembus babak gugur, baik lewat jalur dua besar maupun status peringkat ketiga terbaik. Kendati demikian, kedua tim tercatat minim rekam jejak pertemuan sejarah setelah duel satu-satunya di ajang Piala Konfederasi 1997 berakhir dengan skor imbang 2-2.

Di kubu seberang, Afrika Selatan datang ke turnamen ini untuk mencatatkan penampilan keempat di panggung dunia sekaligus yang pertama sejak berstatus tuan rumah pada edisi 2010 silam. Menariknya, pada laga pembuka 16 tahun lalu mereka juga bersua Meksiko, meski kini situasinya sudah jauh berbeda bagi kedua tim.

Pasukan Bafana Bafana harus membayar mahal kelengahan lini belakang saat kehilangan penguasaan bola yang berujung pada kekalahan memilukan di laga perdana. Gelandang Sphephelo Sithole menjadi sosok yang paling disorot setelah melakukan blunder atas lahirnya gol cepat Julian Quinones pada menit kesembilan, sebelum akhirnya diusir wasit akibat pelanggaran keras di awal babak kedua.

Kondisi armada racikan Hugo Broos makin hancur lebur setelah penyerang veteran Meksiko, Raul Jimenez, menggandakan keunggulan lewat eksekusi sundulan mematikan pada menit ke-67. Penderitaan Afrika Selatan kian lengkap setelah Themba Zwane juga diganjar kartu merah langsung akibat tindakan kekerasan di atas lapangan, meski pemain Meksiko Cesar Montes juga diusir wasit di penghujung laga.

Pelatih Hugo Broos kini dituntut cepat menemukan solusi taktis yang jitu guna menyiasati absennya sejumlah pemain pilar akibat sanksi larangan bertanding. Juru taktik asal Belgia tersebut juga wajib membenahi mentalitas bertanding anak asuhnya yang kini tercatat melewati enam laga beruntun tanpa satu pun kemenangan.

Kendati berada di posisi sulit, Afrika Selatan setidaknya memiliki satu memori indah yang bisa dijadikan sebagai sumber keyakinan tinggi untuk menjungkirbalikkan prediksi pengamat. Mereka tercatat sukses memenangi duel melawan tim Eropa saat menumbangkan Prancis dengan skor 2-1 di Piala Dunia 2010 silam.

Namun, jika kembali gagal mengamankan poin penuh pada pertandingan, Afrika Selatan harus bersiap menghadapi kenyataan pahit tersingkir di fase grup. Catatan kelam tersebut seolah mengulangi nasib sial yang selalu mereka alami dalam tiga keikutsertaan terakhir di turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat ini.

Kondisi Skuad yang Berbeda

Beralih ke kondisi tim, Ceko beruntung karena berhasil melewati laga kontra Korea Selatan tanpa ada satu pun pemain yang mengalami cedera. Pelatih Koubek diprediksi memakai formasi 5-2-3 yang terbukti tampil solid dan memberikan keseimbangan permainan dalam beberapa bulan terakhir.

Gelandang jangkar Tomas Soucek dipastikan kembali menjadi jenderal lapangan tengah untuk berduet bersama pemain muda potensial, Alexandr Sojka. Sementara itu, sektor bek sayap akan dipercayakan kepada Jaroslav Zeleny dan Vladimir Coufal, sedangkan pencetak gol Ladislav Krejci tetap mengawal lini pertahanan.

Bek milik klub Wolverhampton Wanderers tersebut terbukti kerap menjadi senjata rahasia yang menakutkan melalui skema bola mati dengan sumbangan keterlibatan empat gol dari lima laga terakhir. Krejci diharapkan mampu tampil dominan di kedua area penalti untuk membantu tugas penyerang utama, Patrik Schick, yang diplot sebagai ujung tombak tunggal.

Sementara itu di kubu Afrika Selatan, Hugo Broos harus memutar otak demi merombak susunan pemain utamanya menyusul sanksi kartu merah yang diterima Sithole dan Zwane. Absennya Zwane dinilai tidak akan terlalu merusak atmosfer tim lantaran sang pemain sejatinya hanya berstatus sebagai ban serep atau pemain pengganti pada laga perdana.

Pemain tengah Jayden Adams diprediksi mempertahankan posisi utamanya demi menggalang kekuatan lini tengah bersama mitranya, Thalente Mbatha. Broos juga dikabarkan tengah menimbang opsi realistis untuk menanggalkan skema lima bek dan beralih menggunakan formasi yang lebih menyerang, yaitu 4-2-3-1.

Perubahan strategi yang cukup radikal tersebut tampaknya bakal mengorbankan posisi bek tengah Nkosinathi Sibisi yang kemungkinan besar didepak ke bangku cadangan. Di lini depan, Lyle Foster akan mengemban tugas berat sendirian, sementara Iqraam Rayners tampaknya harus merelakan tempatnya setelah tampil mengecewakan kontra Meksiko.

Ceko sejatinya tiba di turnamen ini dengan modal mentereng berupa catatan enam laga beruntun tak terkalahkan sebelum akhirnya dijegal oleh Korea Selatan. Statistik apik tersebut menunjukkan bahwa kekalahan tipis pada laga perdana kemungkinan besar hanyalah sebuah batu sandungan kecil yang bersifat sementara.

Secara grafis performa dan kebugaran tim, Ceko jelas berada di posisi yang jauh lebih diunggulkan ketimbang Afrika Selatan. Masalah kedisiplinan serta rontoknya kedalaman skuad Afrika Selatan diyakini bakal menjadi celah menganga yang siap dieksploitasi oleh anak asuh Miroslav Koubek.

Republik Ceko vs Afrika Selatan

Stadion: Atlanta Stadium

Wasit: Tori Penso 

Peluang: 50-50

Perkiraan Susunan Pemain

Republik Ceko (5-2-3): 1-Matěj Kovář; 20-Jaroslav Zelený, 7-Ladislav Krejčí, 4-Robin Hranáč, 6-Štěpán Chaloupek, 5-Vladimír Coufal; 24-Alexandr Sojka, 22-Tomáš Souček; 15-Pavel Šulc, 10-Patrik Schick, 17-Lukáš Provod

Pelatih: Miroslav Koubek

Afrika Selatan (4-2-3-1): 1-Ronwen Williams; 6-Aubrey Modiba, 14-Mbekezeli Mbokazi, 21-Ime Okon, 20-Khuliso Mudau; 23-Jayden Adams, 4-Teboho Mokoena; 7-Oswin Appollis, 10-Relebohile Mofokeng, 25-Kamogelo Sebelebele; 9-Lyle Foster

Pelatih: Hugo Broos

Pertemuan Terakhir

14/12/1997 Afrika Selatan 2-2 Ceko - Piala Konfederasi

Lima Pertandingan Terakhir Ceko

12/06/2026 Korea Selatan 2-1 Ceko - Piala Dunia 2026

05/06/2026 Ceko 3-1 Guatemala - Persahabatan

31/05/2026 Ceko 2-1 Kosovo - Persahabatan

01/04/2026 Ceko 2(3)-(1)2 Denmark - Kualifikasi Piala Dunia 2026

27/03/2026 Ceko 2(4)-(3)2 Irlandia - Kualifikasi Piala Dunia 2026

Lima Pertandingan Terakhir Afrika Selatan

12/05/2026 Meksiko 2-0 Afrika Selatan - Piala Dunia 2026

07/06/2026 Jamaika 1-1 Afrika Selatan - Persahabatan

29/05/2026 Afrika Selatan 0-0 Nikaragua - Persahabatan

01/04/2026 Afrika Selatan 1-2 Panama - Persahabatan

28/03/2026 Afrika Selatan 1-1 Panam - Persahabatan