Striker Timnas Irak Aymen Hussein membuat gol bunuh diri saat timnya dibekap Norwegia, 1-4, di laga Grup I Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews – San Francisco, Amerika Serikat
Gol bunuh diri menjadi momen paling menyakitkan di Piala Dunia dan pada 2026 ini insiden itu sudah banyak terjadi di fase awal.
Piala Dunia 2026 yang dibuka pada 11 Juni dan sampai Rabu (17/06/2026) pagi WIB, saat Austria menghajar tim debutan Yordania, 3-1, di San Francisco Bay Area Stadium, Amerika Serikat (AS), pada laga di Grup J, sudah 20 pertandingan yang digelar.
Lionel Messi (Argentina) untuk sementara memimpin daftar pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2026 berkat hat-trick yang dibuatnya untuk membawa La Albiceleste menang meyakinkan atas Aljazair, 3-0, juga di Grup J.
Messi ditempel enam pemain yang masing-masing sudah mencetak dua gol, yakni Folarin Balogun (AS), Erling Haaland (Norwegia), Kylian Mbappe (Prancis), Kai Havertz (Jerman), Yasin Ayari (Swedia), dan Eli Just (Swedia).
Jumlah Gol Bunuh Diri di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini
Menariknya, jumlah gol Messi masih kalah dengan total gol bunuh diri yang sudah terjadi hanya dari 20 pertandingan fase grup yang sudah digelar, lima.
Gol bunuh diri pertama “dicetak” Damian Bobadilla dari Paraguai saat melawan AS pada 12 Juni 2026. Gol tersebut membuat Paraguai tertinggal 0-1 dan akhirnya takluk 1-4 dari salah satu tuan rumah – dua lainnya Kanada dan Meksiko – Piala Dunia 2026 itu.
Sehari kemudian, giliran Miro Muheim yang “golnya” pada menit 90+4 membuat Swis harus puas bermain imbang dengan Qatar, 1-1. Pada 15 Juni, bek Mesir Mohamed Hany membuat gol bunuh diri saat berusaha menahan Romelu Lukaku yang membuat skor melawan Belgia menjadi 1-1.
Gol bunuh diri paling banyak sejauh ini terjadi pada 16 Juni, dua. Bintang dan striker Irak, Aymen Hussein, “mencetak” gol bunuh diri pada menit 90+6 yang membuat Norwegia menang 4-1. Ironisnya, Hussein pula yang mencetak gol untuk Irak ke gawang Norwegia di laga Grup I tersebut.
Gol bunuh diri kelima terjadi dalam pertandingan Austria melawan Yordania di Grup J di San Francisco. Bek Timnas Yordania Yazan Al-Arab membuat Austria unggul 2-1 karena gol bunuh dirinya. Laga itu sendiri berakhir untuk kemenangan Austria, 3-1.
Rekor Gol Bunuh Diri di Piala Dunia
Jumlah gol bunuh diri terbanyak dalam satu gelaran Piala Dunia sejauh ini masih dipegang Rusia 2018, dengan 12 gol. Sebelumnya, rekor ini dipegang di Prancis 1998, enam.
Gol bunuh diri di Piala Dunia 2018 Rusia naik dua kali lipat karena hampir di setiap fase terjadi, yakni penyisihan grup, 16 besar, perempat final, dan bahkan di final.
Striker Timnas Kroasia Mario Mandzukic menjadi pemain pertama dan satu-satunya sejauh ini yang membuat gol bunuh diri di laga final Piala Dunia, yakni di Rusia 2018. Saat itu, kesalahan Madzukic membuat Prancis unggul 1-0 pada laga yang akhirnya dimenangi Les Bleus, 4-2.
Akankah Rekor Gol Bunuh Diri Piala Dunia Pecah Tahun Ini?
Hingga Piala Dunia 2022 di Qatar, jumlah total pertandingan hanya 64 karena jumlah tim yang turun adalah 32 negara. Sementara, mulai Piala Dunia 2026 ini, jumlah peserta ditambah menjadi 48 sehingga total pertandingan naik drastis menjadi 104.
Di Piala Dunia 2018, di fase grup saja sudah sembilan gol bunuh diri terjadi dari 48 pertandingan. Kini, di Piala Dunia 2026, sudah lima gol bunuh diri dari 20 laga grup alias masih ada 52 pertandingan lagi di fase ini.
Dengan jumlah pertandingan yang 40 lebih banyak daripada gelaran-gelaran Piala Dunia sebelumnya, sangat mungkin rekor jumlah gol bunuh diri bisa pecah pada 2026 ini. Pasalnya, masih akan ada 84 pertandingan lagi dari saat ini hingga final Piala Dunia 2026.