Ilustrasi laga Grup G Piala Dunia 2026: Belgia vs Mesir, mempertemukan Kevin de Bruyne dengan Mohamed Salah. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Seattle, Amerika Serikat
Belgia dan Mesir berbagi angka melalui laga ketat di Seattle Stadium.
Duel ketat yang tersaji membuka persaingan di Grup G. Belgia yang lebih diunggulkan mesti bersusah payah menyamakan kedudukan saat melawan Mesir pada Senin (15/6/2026).
Tempo cepat segera tergelar di Seattle Stadium. Namun, pertukaran serangan di bagian awal laga masih belum menghasilkan kesempatan bagus.
Yang menarik, sampai menit ke-17, Mesir mencatat penguasaan bola yang lebih tinggi, 57 persen. Inisiatif itu berbuah manis pada menit ke-20.
Dalam sebuah bangunan serangan, Mohamed Salah mengirim bola dari sisi kanan tengah ke depan kotak penalti. Ashour mengendalikan bola dengan bagian dalam kaki kanannya sebelum melepaskan tembakan keras yang menyarangkan si kulit bundar ke pojok kanan gawang Thibaut Courtois.
De Rode Duivels mencoba membalas, tetapi Mesir yang memiliki kans. Courtois menepis keluar tembakan Mostafa Ziko. Keunggulan The Pharaohs bertahan sampai akhir babak pembuka.
Efek Lukaku
Mesir mencoba tampil cepat lagi sejak awal babak kedua. Kubu dari Afrika Utara itu memiliki kesempatan lagi, tapi tembakan Ziko dan kemudian Omar Marmoush masih bisa diblok lini belakang.
Peluang terdekat Belgia datang pada menit ke-53. Akan tetapi, tendangan bebas Kevin de Bruyne sedikit dari luar kotak penalti masih membentur tiang kanan gawang Mesir yang dikawal Mostafa Shobeir.
Dua menit berselang, Mesir berkesempatan memperbesar keunggulan. Namun, sundulan Mo Salah bisa ditangkal Courtois, dan tembakan lanjutan Ashour melebar.
Tekanan Belgia menghasilkan dua peluang pada menit ke-62. Tembakan voli Youri Tielemans masih melebar. Tak lama kemudian, eksekusi De Bruyne di dalam kotak tepat mengarah ke kiper Shobeir.
Kontes menarik berlanjut dengan peluang Mesir. Tembakan Omar Marmoush masih bisa ditahan pertahanan Belgia.
Rudi Garcia memasukkan Romelu Lukaku pada menit ke-66. Efek kehadiran sang penyerang terasa secara instan. Upaya Lukaku mencecar umpan tarik menyusur tanah di depan gawang membuat bek Mesir, Mohamed Hany, menceploskan bola ke gawang sendiri.
Momen krusial berikutnya hadir pada menit ke-83. Shobeir bisa menepis sundulan Brandon Mechele ke tiang jauh gawang Mesir.
Semenit kemudian, Courtois menepis ke atas mistar tembakan spekulatif Ahmed Fatouh, sebelum pertahanan Si Iblis Merah bisa menangkal tembakan Marmoush menyusul sepak pojok.
Dua menit setelah sundulan Lukaku masih melayang pada menit ke-87, Zizo terjatuh di dalam kotak penalti Belgia. Namun, wasit tidak menggubris klaim penalti Mesir.
Pertarungan sengit dan menarik ini mesti berakhir dengan satu poin untuk masing-masing kubu.
Rekaman Pertandingan
Grup G
BELGIA 1-1 MESIR
Waktu: Senin, 15 Juni
Stadion: Seattle Stadium (66.755)
Wasit: Ramon Abatti (Brasil)
Gol: 0-1 Ashour 19', 1-1 Hany 66'bd.
Penguasaan bola: 53%-47%
Tembakan: 15-14
Tembakan ke gawang: 3-3
Sepak pojok: 2-7
Off-side: 0-1
Pelanggaran: 15-15
Kartu kuning: 2-2 (Castagne 14', De Cuyper 75' / Attia 13', Fatouh 34')
Kartu merah: -
Susunan Pemain
BELGIA (4-2-3-1): 1-Courtois; 15-Meunier, 25-Ngoy, 4-Mechele, 21-Castagne (5-De Cuyper 56'); 24-Onana (23-Raskin 57'), 8-Tielemans; 10-Trossard, 7-De Bruyne (20-Vanaken 86'), 11-Doku (26-Fernandez-Pardo 86'); 17-De Ketelaere (9-Lukaku 66').
Cadangan: 12-Lammens, 13-Penders, 3-Theate, 16-De Winter, 18-Seys, 6-Witsel, 19-Moreira, 14-Lukebakio, 22-Saelemaekers.
Pelatih: Rudi Garcia.
MESIR (4-2-3-1): 23-Shobeir; 3-Hany, 2-Ibrahim, 14-Fathy (20-Adel 89'), 13-Fatouh (15-Hafez 89'); 19-Attia, 17-Lasheen; 11-Ziko (25-Zizo 76'), 10-Salah (9-Abdelkarim 76'), 8-Ashour (5-Rabia 71'); 22-Marmoush.
Cadangan: 1-El-Shenawy, 16-Soliman, 26-M. Alaa, 4-Abdelmaguid, 6-Abdelmonem, 24-T. Alaa, 18-Emad, 21-Saber, 7-Trezeguet, 12-Hassan.
Pelatih: Hossam Hassan.