TVRINews - Frankfurt, Jerman

Gelandang Timnas Aljazair, Fares Chaibi, mencetak gol dan asis saat membela klubnya, Eintracht Frankfurt, mengalahkan SC Freiburg 2-0. 

Gelandang Aljazair, Fares Chaibi, akhirnya memecah kebuntuan musim ini lewat penampilan menentukan saat Eintracht Frankfurt bangkit dan menaklukkan tamunya SC Freiburg 2-0 pada laga Bundesliga, Minggu (1/3/2026) di Stadion Deutsche Bank Park.

Masuk sebagai pengganti selepas menit ke-60, pemain muda berusia 21 tahun itu langsung mengubah arah pertandingan. Frankfurt yang sebelumnya tertinggal berhasil bangkit berkat kontribusi langsung Chaibi. 

Ia mencetak gol dengan penyelesaian yang tenang dan akurat, sebelum kemudian memberikan asis untuk gol kedua timnya. Penampilan singkat namun menentukan itu menjadi sinyal kuat bahwa dirinya belum habis.

Momen tersebut terasa istimewa karena menjadi kali pertama sejak 27 September 2025 Chaibi mencetak gol dan mencatat asis dalam satu pertandingan yang sama. Sebuah pengingat akan kapasitas ofensif yang ia miliki, terutama sebagai gelandang kreatif yang mampu menusuk dari lini kedua.

Penampilan impresif itu hadir di tengah situasi yang tidak mudah. Sejak pergantian pelatih yang membuat Dino Toppmoller meninggalkan kursi pelatih dan digantikan oleh Albert Riera, menit bermain Chaibi sempat berkurang. Ia lebih sering memulai laga dari bangku cadangan, dan posisinya dalam hierarki skuat terlihat menurun.

Namun kontribusi terbarunya bisa memaksa pelatih anyar untuk mempertimbangkan ulang susunan pemain utama. Di saat Frankfurt berusaha menjaga momentum di bawah kepemimpinan baru, performa seperti ini tentu menjadi modal penting bagi Chaibi untuk kembali merebut tempat inti.

Pengakuan Penuh Emosional

Usai pertandingan, Chaibi berbicara kepada media dan mengakui bahwa gol tersebut memiliki makna pribadi yang besar baginya.

“Kami belajar banyak dari pelatih. Dia sangat membantu kami. Akhirnya kami bisa membalikkan keadaan. Sekarang kami ingin mempertahankan momentum ini. Beberapa pekan terakhir sangat sulit bagi saya. Itu membuat gol ini terasa jauh lebih spesial,” ujar Chaibi, dikutip dari Africa Soccer.

Mantan pemain Toulouse itu juga menegaskan ambisinya untuk kembali menjadi starter reguler. “Semua orang tahu saya sangat ambisius. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi saya bekerja sangat keras setiap minggu dan saya berjuang untuk posisi starter saya,” Chaibi menegaskan.

Kabar Positif bagi Aljazair

Kebangkitan performa Chaibi tentu menjadi kabar positif bagi Timnas Aljazair yang tengah membangun kekuatan menuju Piala Dunia 2026. Dengan persaingan ketat di lini tengah Les Fennecs, julukan Aljazair, konsistensi di level klub menjadi kunci agar ia tetap dipercaya dalam skuat utama.

Aljazair juga dikabarkan merencanakan laga uji coba besar dengan tandang ke markas Timnas Belanda pada Juni mendatang, sebagai bagian dari persiapan menuju turnamen akbar empat tahunan tersebut. 

Menjajal tim sekelas Belanda, tentunya akan menjadi panggung ideal bagi Chaibi untuk membuktikan diri di level internasional, sekaligus menguji kualitasnya menghadapi tim papan atas Eropa.