Timnas Jerman siap mengukir sejarah baru di Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews – Toronto, Kanada
Legenda Real Madrid dan Timnas Jerman Toni Kroos berbicara tentang lawan Timnas Jerman berikutnya dan menganalisis tim Prancis dan Inggris.
Dua tim teratas Grup E Piala Dunia 2026 akan saling hantam di Toronto Stadium, Kanada, akhir pekan ini. Juara Piala Dunia empat kali (1954, 1974, 1990, 2014) Jerman bakal meladeni Pantai Gading yang disiarkan langsung TVRI Sport pada Minggu (21/6/2026) mulai pukul 02.00 dini hari WIB.
Salah satu legenda hidup Timnas Jerman, Toni Kroos, ikut merasakan euforia yang melanda Die Mannschaft setelah pertandingan pertama yang sangat meyakinkan melawan tim debutan Piala Dunia, Curacao.
Namun, mantan gelandang Real Madrid itu memperingatkan bahwa pertandingan melawan Pantai Gading akan menjadi ujian sebenarnya bagi Jerman. Dalam video TikTok yang ia bagikan bersama saudaranya, Felix, pemenang Piala Dunia 2014 itu dengan jelas dan tegas menjelaskan alasannya.
“Mereka (Pantai Gading) pasti akan menjadi lawan dengan level yang berbeda, semua tahu itu. Jika Jerman cukup bugar secara fisik untuk menahan tekanan mereka, jika mampu mengatasi duel, dan jika mampu mencegah serangan balik, maka Jerman akan memenangi pertandingan,” katanya.
Dalam unggahannya tersebut, mantan gelandang serang FC Bayern Munchen dan Bayer Leverkusen itu juga bicara mengenai level masing-masing tim. Kroos pun tidak ragu menilai tim mana yang lebih unggul dalam hal sepak bola.
“Kami (Jerman) memiliki struktur permainan yang lebih baik dan kami adalah tim dengan kualitas terbaik,” kata Kroos yang memainkan pertandingan internasional terakhirnya (dan pertandingan karier terakhirnya) dalam kekalahan 1-2 melawan Spanyol di perempat final Kejuaraan Eropa terakhir.
“Bagaimanapun, akan ada banyak kesalahan dari pihak kami mengingat kami akan banyak menguasai bola.
“Dalam situasi tersebut, penting bagi kami untuk berada di posisi yang baik untuk serangan balik karena Pantai Gading adalah tim yang kuat secara fisik dengan pemain-pemain cepat.”
Kendati begitu Kroos juga menegaskan bila pertahanan The Elephants tidak akan mampu menahan semua keunggulan mereka untuk tetap stabil selama 90 menit.
Menyoal tim lain, Kroos juga memberikan pendapatnya tentang penampilan Inggris dan Prancis, dua skuad yang disebut-sebut termasuk favorit juara di Piala Dunia 2026.
“Saya melihat Inggris yang benar-benar berbeda dari yang ada di Euro 2024, saat mereka mencapai final secara tidak adil. Perbedaannya seperti siang dan malam,” tutur Kroos tentang skuad yang kini ditangani pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel, tersebut.
Sementara soal performa Prancis yang masih dilatih Didier Deschamps, Kroos menilai para pemain mereka sangat tidak akurat dan lambat selama 50 menit.
“Saya hanya berpikir mereka sedikit kurang kemampuan mengatur ritme di lini tengah. Jika hal itu bisa diatasi, mereka memiliki semua yang dibutuhkan untuk tetap menjadi favorit,” kata Kroos tentang tim juara Piala Dunia 1998 dan 2018 itu.