TVRINews - Atlanta, Amerika Serikat

Dengan gol yang diciptakan ke gawang Arab Saudi, Lamine Yamal berada di posisi kedelapan dalam daftar pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia.

Piala Dunia 2026 mencatat dua pemain masuk daftar pencetak gol termuda dalam sejarah turnamen ini. Kedua pemain tersebut adalah Lamine Yamal dan Ibrahim Mbaye. Keduanya kini mengikuti para pemain lainnya yang mengikuti jejak sang legenda, Pele.

Meski bukan pemegang rekor, namun Lamine Yamal dan Ibrahim Mbaye menjadi dua wajah baru dalam kategori rekor tersebut. Lamine Yamal mencatat rekor itu saat mencetak gol untuk Spanyol ke gawang Arab Saudi, Minggu (21/6/2026) malam lalu.

Sedangkan Ibrahim Mbaye menorehkan rekor tersebut saat Senegal menghadapi Prancis pada 16 Juni. Kedua gol yang diciptakan pemain muda ini berakhir dengan hasil yang berbeda. Gol Lamine Yamal mengawali kemenangan Spanyol atas Arab Saudi, 4-0. Sedangkan gol Ibrahim Mbaye di laga yang ditandai dengan kekalahan timnya, 1-3.

Ibrahim Mbaye mencetak gol tersebut di menit ke-90+5 atau gol terakhir dalam pertandingan tersebut. Saat itu, usia Ibrahim Mbaye adalah 18 tahun 143 hari. Dengan demikian, Ibrahim Mbaye ada di posisi keempat dalam daftar rekor pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia.

Sedangkan Lamine Yamal mencetak gol untuk Spanyol pada menit ke-10 memanfaatkan asis Mikel Oyarzabal. Gol tersebut sebagai gol pembuka La Roja dalam kemenangan empat gol timnya tanpa balas. Ketika mencetak gol tersebut, usia Lamine Yamal adalah 18 tahun, 343 hari.

Dengan demikian, Lamine Yamal ada di peringkat ke-8 dalam daftar pemain termuda yang mencetak gol di Piala Dunia. Pemain yang memimpin rekor ini tentu saja sang legendaris, Pele. Hingga kini belum ada pemain yang mampu mematahkan rekor O'Rei tersebut.


Bintang Timnas Spanyol, Lamine Yamal.

Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi



Pele mengukir rekor itu di Piala Dunia 1958 di perempat final lawan Wales. Dia mencetak gol di menit ke-66, yang merupakan gol satu-satunya Brasil dalam kemenangan 1-0. Pele mencetak gol tersebut dalam usia 17 tahun, 239 hari.

Meski berada di belakang Pele dalam kategori Piala Dunia, Lamine Yamal menyamai rekor Pele dalam pencapaian lainnya. Yaitu sebagai pemain termuda yang mencetak gol pembuka dalam sebuah Piala Dunia.

Ketika Pele mencetak gol ke gawang Wales, gol tersebut juga sebagai gol pembuka dalam laga tersebut. Dalam statistik lainnya, pada usia 18 tahun 343 hari, Lamine Yamal menjadi pemain termuda kedua dalam sejarah sepak bola yang mencetak gol di Piala Dunia dan turnamen internasional lainnya (Piala Eropa).

Pele telah melakukannya dalam usia 18 tahun 138 hari di Piala Amerika 1959. Pada Piala Amerika yang digelar di Argentina tersebut, Pele mencetak gol ke gawang Peru pada 10 Maret 1959 dalam laga yang berakhir 2-2. Meski gagal membawa Brasil juara tapi Pele meraih gelar Pencetak Gol Terbanyak dengan catatan 8 gol.

Dengan gol yang diciptakan Lamine Yamal ke gawang Arab Saudi, masih terbuka untuk bintang Barcelona ini menambah golnya di Piala Dunia 2026 ini. Lawan Arab Saudi, dia tampil sebagai starter, mencetak satu gol, lima tembakan, dan satu asis kunci dalam 45 menit babak pertama.

Sejauh ini, Piala Dunia telah menghadirkan para pencetak gol para pemain bintang dunia di antaranya seperti Lionel Messi, Harry Kane, Kylian Mbappe, Vinicius Junior, Erling Haaland, Jude Bellingham, Luis Diaz, hingga Michael Olise. Lamine Yamal kini ada di antara mereka, mengawalinya dengan satu gol tapi dengan status sebagai pemain termuda.

10 Pencetak Gol Termuda dalam Sejarah Piala Dunia

1. Pele (Brasil): Brasil 1-0 Wales (19 Juni 1958). Usia: 17 tahun, 239 hari

2. Manuel Rosas (Meksiko): Argentina 6-3 Meksiko (19 Juli 1930). Usia: 18 tahun, 90 hari

3. Gavi (Spanyol): Spanyol vs Kota Rika (23 November 2022). Usia: 18 tahun, 110 hari

4. Ibrahim Mbaye (Senegal): Prancis 3-1 Senegal (16 Juni 2026). Usia: 18 tahun, 143 hari

5. Michael Owen (Inggris): Rumania 2-1 Inggris (22 Juni 1998). Usia: 18 tahun, 190 hari

6. Nicolae Kovacs (Rumania): Rumania 3-1 Peru (14 Juli 1930). Usia: 18 tahun, 198 hari

7. Dmitri Sychev (Rusia): Belgia 3-2 Rusia (14 Juni 2002). Usia: 18 tahun, 231 hari

8. Lamine Yamal (Spanyol): Spanyol 4-0 Arab Saudi (21 Juni 2026). Usia: 18 tahun, 343 hari

9. Lionel Messi (Argentina): Argentina 6-0 Serbia Montenegro (16 Juni 2006). Usia: 18 tahun, 358 hari

10. Aleksandar Tirnanic (Yugoslavia): Yugoslavia 2-1 Brasil (14 Juli 1930). Usia: 18 tahun, 365 hari