TVRINews - Seattle, Amerika Serikat

Keduanya memiliki sejarah rivalitas sengit selama bertahun-tahun di Liga Inggris sebelum De Bruyne hijrah ke Napoli.

Jenderal lapangan tengah Belgia, Kevin de Bruyne, siap memimpin rekan-rekannya untuk melakoni laga perdana Grup G Piala Dunia 2026 lawan Mesir. Pertandingan tersebut bakal dilangsungkan di Seattle Stadium, Selasa (16/6/2026) dini hari WIB.

Sorotan utama dalam duel sengit ini tertuju pada bertemunya kembali De Bruyne dengan penyerang andalan Mesir, Mohamed Salah. Pencinta sepak bola dunia akan disuguhkan duel klasik dua bintang yang sempat mendominasi Liga Primer Inggris.

Rivalitas panjang kedua pemain tersebut sebelumnya tercipta saat De Bruyne masih berseragam Manchester City dan Salah menjadi ikon Liverpool. Atmosfer persaingan kini dipastikan bergeser setelah De Bruyne hijrah ke Napoli dan Salah menyusul angkat kaki dari Anfield.

Kendati kerap menjadi musuh di atas lapangan hijau, De Bruyne menegaskan hubungan personalnya dengan kapten Mesir tersebut tetap terjalin sangat baik. Kedekatan keluarga di luar lapangan membuat ia memiliki rasa hormat yang tinggi kepada Salah.

"Saya bermain melawan Mo selama 10 tahun, anak-anak kami juga pergi ke sekolah yang sama jadi saya sering kali bertemu dengan dia. Dia itu orang yang menyenangkan," kata De Bruyne dikutip dari Reuters.

De Bruyne juga tidak bisa menyembunyikan rasa antusiasnya untuk kembali beradu taktik dengan Salah. Ia menilai pertemuan di level internasional ini akan memicu kembali gairah kompetitif yang sempat terjadi beberapa musim lalu.

"Akan menyenangkan ketemu dia lagi, akan menyenangkan bersaing lagi seperti dulu," ujar pesepak bola berusia 34 tahun tersebut.

Selain fokus pada reuni emosional tersebut, De Bruyne membeberkan salah satu senjata mematikan yang dimiliki Belgia untuk meruntuhkan pertahanan Mesir. Kompatriotnya yang bermain untuk Manchester City, Jeremy Doku, akan menjadi tumpuan utama di lini serang.

Doku sedang berada dalam performa terbaiknya setelah mencatatkan statistik impresif bersama Belgia dalam beberapa laga terakhir. Ia sukses mengemas dua gol serta empat asis hanya dalam tujuh penampilan terkininya.

Kombinasi kecepatan dan teknik olah bola tinggi yang dimiliki Doku dinilai akan menjadi momok menakutkan bagi lini belakang Mesir. De Bruyne yakin kehadiran rekan setimnya tersebut dalam kondisi puncak akan menjadi pembeda sepanjang Piala Dunia 2026 berlangsung.

"Mengawal Jeremy selama 90 menit itu mustahil. Dia juga sudah lebih efisien selama setahun terakhir. Untuk melakoni sebuah turnamen yang bagus, kami membutuhkan Doku yang bagus," ungkapnya.