Rodrygo, masukan tak langsung buat Carlo Ancelotti agar angkut idolanya, Neymar, ke Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Madrid, Spanyol
Neymar mendapat dukungan lagi untuk masuk ke Timnas Brasil, kali ini dari eks pemain asuhan Carlo Ancelotti.
Sebagian besar perbincangan mengenai persiapan Brasil menuju ke Piala Dunia 2026 tak ayal adalah soal kepantasan Neymar Jr. masuk skuad akhir Selecao buat turnamen akbar tersebut. Rodrygo menjadi sosok terakhir yang menuangkan pendapatnya soal pemain veteran tersebut.
Neymar memperlihatkan kualitas ketika Santos menekuk Vasco da Gama di liga. Dua golnya di laga yang berakhir dengan skor 2-1 itu bak hendak menjawab keraguan mengenai kemampuannya yang disebut sudah habis. Seminggu sebelumnya, kritik mengalir deras ke arahnya setelah performa jeblok.
Keputusan akhir akan berada di tangan arsitek Brasil, Carlo Ancelotti. Dengan syarat mendasar dari sang pelatih asal Italia untuk calon pengisi skuadnya berupa kebugaran penuh, Neymar masih berpeluang diangkut ke Piala Dunia 2026.
Namun, persaingan di Piala Dunia akan berbeda dengan kompetisi domestik. Karenanya, Neymar perlu menjaga level performa dan intensitas kompetitif tersebut, sambil tentu memastikan kebugaran fisiknya yang kerap diganggu cedera.
Sebelum mencuat lagi pekan lalu, Neymar menjalani bedah lutut pada awal tahun. Usianya yang sudah 34 tahun semakin rentan cedera.
Namun, dukungan moral besar buat Neymar datang dari pentolan Brasil saat ini. Bagi Rodrygo, andalan Selecao Brasileiro di beberapa bulan terakhir, sosok Neymar di Selecao belum tergantikan, secara teknis, emosional, maupun simbolis. Status tersebut semakin pekat ketika Brasil ingin merasakan gelar Piala Dunia kembali.
Dukungan Rodrygo tentu agak objektif. Neymar adalah idolanya. Apapun, penyerang Real Madrid tersebut bahkan menilai bahwa permainan Brasil layak dibangun di sekitar kemahiran brilian Neymar dalam mengolah bola. Tak mengherankan bila Rodrygo menyatakan bahwa Neymar wajib masuk ke dalam Timnas Brasil.
"Itu logis bagi saya. Menurut saya, bahkan tidak usah diperdebatkan. Namun, kita tentu tahu, ia harus bugar. Ia harus mempersiapkan diri setelah kembali dari operasi lutut. Hanya, tak sama apiknya menang tanpa dia. Jadi, kami membutuhkannya," tutur Rodrygo di program Um Dia Com... di CazeTV seperti dikutip dari Goal.
Di samping kekagumannya pada Neymar, Rodrygo mungkin dapat berperan penting bagi masuknya sang senior ke dalam skuad Brasil. Relasi bagus antara penyerang berusia 25 tahun itu dan Carlo Ancelotti boleh jadi bisa menjadi krusial buat keputusan sang pelatih membawa Neymar.
Rodrygo dan Carlo Ancelotti telah bekerja sama kala Carletto masih menukangi Real Madrid. Mereka disebut memiliki ikatan unik dan istimewa perihal rasa percaya dan pemahaman taktis. Tak mustahil bila Rodrygo sedang menanamkan gagasan kepada mantan bosnya di klub tersebut.
Ya, Rodrygo mungkin secara sadar tengah berkampanye terbuka mengenai pemanggilan Neymar. Hal ini mungkin pula bukan sekadar dukungan sesama rekan di pasukan Selecao. Untuk turnamen level tertinggi bernama Piala Dunia, Brasil mesti diperkuat talenta terbaiknya, terutama untuk mengatur alur serangan.
Brasil tengah mengincar gelar keenam mereka di ajang tertinggi ini. Piala Dunia 2026 yang akan diadakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni hingga 19 Juli nanti merupakan partisipasi Selecao yang ke-23. Mereka menjadi satu-satunya negara yang belum pernah absen berlaga di Piala Dunia.