Neymar kerap dihantam cedera sepanjang karier yang membuatnya berniat pensiun di akhir 2026 ini. Foto: TVRI/Grafis/Dede Sopatal Mauladi
TVRINews - Santos, Brasil
Neymar mengamuk karena salah diganti oleh ofisial dalam laga Liga Brasil Santos FC kontra Coritiba, padahal ia masih ingin bermain demi memikat pelatih Brasil, Carlo Ancelotti.
Pemain bintang Timnas Brasil, Neymar, mengalami malam yang buruk dalam laga yang seharusnya menjadi kesempatan terakhirnya untuk meyakinkan pelatih timnas Brasil jelang Piala Dunia 2026.
Insiden kontroversial terjadi saat klub Neymar, Santos FC, kalah 0-3 dari Coritiba pada Minggu (17/5/2026) waktu setempat, setelah ofisial pertandingan diduga melakukan kesalahan pergantian pemain.
Dalam pertandingan tersebut, Neymar sempat keluar lapangan untuk mendapatkan perawatan pada bagian betisnya. Namun ketika hendak kembali masuk ke lapangan, papan pergantian pemain justru menampilkan nomor 10 miliknya.
Neymar pun dinyatakan keluar dan digantikan oleh Robinho Jr, padahal pemain yang seharusnya ditarik keluar adalah rekan setimnya, Gonzalo Escobar.
Situasi itu langsung memicu kemarahan Neymar. Penyerang berusia 34 tahun tersebut terlihat memprotes keras keputusan ofisial pertandingan. Bahkan, ia sempat menerima kartu kuning karena mencoba kembali masuk ke lapangan sambil berdebat dengan perangkat pertandingan.
Wasit tetap tidak mengubah keputusan meski Neymar terus melayangkan protes. Dalam momen penuh frustrasi, mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain itu merebut lembar pergantian pemain dari tangan ofisial dan menunjukkannya ke kamera televisi sebagai bukti bahwa sebenarnya Escobar yang harus diganti, bukan dirinya.
Klub Santos kemudian ikut mengkritik kejadian tersebut melalui pernyataan resmi di media sosial X. “Ofisial keempat melakukan kesalahan dalam pergantian pemain,” demikian pernyataan resmi Santos, dikutip dari Reuters, Senin (18/5/2026).
“Hal ini telah dikonfirmasi oleh tayangan televisi dan juga catatan yang digunakan para ofisial saat pergantian pemain dilakukan. Sebuah kesalahan yang tidak bisa dijelaskan dan tidak diperbaiki,” pernyataan itu menambahkan.
Insiden itu datang pada saat yang sangat tidak tepat bagi Neymar. Pelatih anyar Brasil, Carlo Ancelotti, dijadwalkan mengumumkan skuad Piala Dunia 2026 pada Senin (18/5/2026) waktu setempat.
Sebelumnya, Ancelotti telah menegaskan bahwa peluang Neymar masuk skuad tidak akan didasarkan pada nama besar atau sentimentalitas, melainkan kondisi fisik dan performa terkini.
Sepanjang musim ini bersama Santos, Neymar sebenarnya tampil cukup produktif dengan catatan enam gol dan empat assist di semua kompetisi. Namun kondisi kebugarannya masih menjadi sorotan setelah ia lama berkutat dengan cedera.
Neymar diketahui belum lagi memperkuat timnas Brasil sejak tahun 2023 akibat cedera serius dan operasi lutut yang membuatnya absen selama sekitar satu tahun. Padahal, ia masih tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil dengan koleksi 79 gol.
Pada akhirnya, Neymar meninggalkan lapangan dengan penuh kekecewaan. Ironisnya, ban kapten yang ia kenakan justru diserahkan kepada Escobar, pemain yang sebenarnya direncanakan untuk keluar dalam pergantian tersebut.