Jamal Musiala, gelandang serang Timnas Jerman. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Munchen, Jerman
Di luar sepak bola, penggemar berat Golden State Warriors ini menjagokan Oklahoma City Thunder untuk keluar sebagai juara dalam play-off NBA.
Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, Jamal Musiala berhasil menemukan performa terbaiknya bersama Bayern Munchen setelah pulih dari cedera yang sempat menghambatnya sepanjang musim. Pemain berusia 23 tahun itu tampil gemilang dengan mengemas lima kontribusi gol dalam tujuh laga liga terakhir, sekaligus membawa keyakinan besar bagi Timnas Jerman yang membidik status penantang gelar di bawah asuhan Julian Nagelsmann.
Di level klub, Musiala membeberkan kunci kesuksesan Bayern musim ini terletak pada kegembiraan bermain, taktik menyerang yang agresif, serta peningkatan signifikan dalam aspek pertahanan. Kehadiran Vincent Kompany sebagai arsitek utama dinilai sukses mengubah pola pikir dan mentalitas seluruh skuad menjadi lebih lapar akan kemenangan, bahkan saat tim sudah dalam posisi unggul.
Bayern kini membidik dua gelar domestik dengan ambisi besar untuk memenangkan trofi DFB Pokal saat bersua VfB Stuttgart di laga final akhir bulan ini. Motivasi tersebut menjadi sangat berlipat ganda mengingat klub raksasa Bavaria tersebut sudah melewatkan enam tahun lamanya tanpa pernah membawa pulang trofi itu..
Kehebatan lini serang Bayern musim ini juga tidak lepas dari kontribusi luar biasa trio Harry Kane, Luis Díaz, dan Michael Olise, serta lonjakan performa wonderkid Lennart Karl yang dinilai memiliki kepercayaan diri tinggi. Musiala sangat mengagumi konsistensi, energi, serta kemampuan teknis rekan-rekan setimnya tersebut yang telah mencetak banyak gol krusial dan mendominasi permainan di level tertinggi.
Di luar sepak bola, Musiala juga membagikan pandangannya mengenai sengitnya persaingan babak play-off NBA musim ini yang sedang berlangsung. Meskipun tim favoritnya, Golden State Warriors, gagal melaju ke fase gugur, Musiala memprediksi Oklahoma City Thunder sebagai kandidat terkuat juara sambil berharap Minnesota Timberwolves mampu memberikan kejutan besar.
Dalam sesi wawancara eksklusif bersama Bundesliga, Musiala membahas berbagai hal lainnya. Berikut isi lengkap wawancaranya:
Apa yang menjadi kunci utama di balik performa luar biasa Bayern Munchen sepanjang musim ini?
Saya pikir kuncinya adalah karena kami memiliki kegembiraan di atas lapangan, serta rasa lapar untuk terus bermain menyerang. Saya merasa dalam hal bertahan pun, segala sesuatunya telah naik satu level.
Anda bisa melihat rasa lapar itu secara umum dari semua orang, bahkan jika kami sudah unggul 1-0 atau 2-0, kami tetap terus menekan untuk mendapatkan lebih banyak gol. Hal itu menyulitkan tim lawan. Saya rasa kerja keras ekstra merupakan sesuatu yang dinikmati semua orang juga, jadi kami terus saling mendorong, dan itu memberi kami banyak hal positif musim ini.
Vincent Kompany tentu menjadi sosok arsitek utama di balik kesuksesan Anda semua. Mengapa menurut Anda dia bisa menjadi pelatih yang sangat baik?
Ada banyak hal yang memengaruhinya. Anda bisa saja mengatakan karena perhatiannya terhadap detail, tetapi saya pikir sebagian besar berasal dari sisi pola pikir.
Untuk melihat bagaimana posisi kami beberapa tahun lalu, kami memiliki mentalitas yang luar biasa sekarang dan rasa lapar akan setiap hal kecil yang kami lakukan, bahkan untuk hal-hal yang tidak begitu menyenangkan, dan kami mencoba untuk bersenang-senang dengan hal itu juga—termasuk seluruh aspek bertahan. Kemudian, kesenangan dalam permainan itu akan datang secara alami.
Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan trofi DFB Pokal untuk pertama kalinya saat menghadapi VfB Stuttgart di laga final akhir bulan ini. Seberapa besar tekad Anda untuk memenanginya?
Sangat bertekad. Sudah enam tahun lamanya sejak klub terakhir kali memenangkan trofi ini.
Ini merupakan sesuatu yang pasti diinginkan oleh semua orang di sini. Untuk mengakhiri musim dengan catatan yang sangat manis merupakan motivasi utama kami.
Ini merupakan musim yang cukup sulit bagi Anda pribadi karena harus menepi dari lapangan hijau akibat cedera dalam waktu yang lama. Pelajaran apa yang bisa Anda ambil dari momen tersebut?
Saya pikir ini adalah masalah tentang melihat apa lagi yang bisa Anda lakukan. Saya rasa saat kembali dari cedera besar, Anda harus melakukan kerja ekstra.
Saya pikir terkadang tidak membicarakannya juga merupakan hal yang baik karena Anda sudah memiliki semua pertanyaan itu di dalam kepala Anda. Terkadang Anda hanya perlu mengikuti arus sedikit. Saya hanya mencoba untuk belajar dan membawa hal-hal positif tersebut ke musim depan.
Ada banyak pembicaraan mengenai kedahsyatan trio lini depan Bayern yang dihuni oleh Harry Kane, Luis Diaz, dan Michael Olise. Apa yang membuat mereka begitu spesial?
Untuk Lucho [Diaz], kemampuan duel satu lawan satunya sangat luar biasa. Ketika berbicara tentang energi dan agresivitasnya, semuanya selalu berada di angka 100 persen. Kemudian Anda juga bisa melihat kemampuan teknisnya. Saya pikir konsistensinya sangat luar biasa. Harry adalah Harry. Dia telah mencetak banyak gol musim ini. Dia memiliki peran besar di dalam tim, sebagai salah satu pemimpin, dan Anda bisa belajar banyak darinya.
Saya pikir mereka bertiga telah mencetak gol-gol yang luar biasa, dan juga gol-gol penting. Mengenai Michael, dia telah mengambil langkah yang sangat masif dari musim lalu. Saya pikir mentalitasnya luar biasa. Kemampuan duel satu lawan satu serta tembakannya, saya rasa semua hal tentang dirinya sangat menyenangkan untuk ditonton. Dia pasti menjadi salah satu pemain terbaik di dunia musim ini.
Hal lain yang cukup menarik perhatian dari sektor penyerangan Bayern musim ini adalah perkembangan pesat dari bintang muda Lennart Karl. Apakah Anda melihat ada kemiripan dengan momen pembuktian diri Anda dahulu?
Ya, dan saya sangat senang melihatnya berkembang. Sebagai pemain muda, merupakan hal yang sulit untuk menembus tim seperti ini.
Kepercayaan diri yang dia tunjukkan di atas lapangan sangat berbeda dari pemain muda lainnya. Dengan kualitas dan semua yang dia miliki, dia benar-benar menunjukkannya. Dia akan terus melangkah maju dan menjadi bagian besar dari tim ini.
Karl bisa saja menjadi salah satu pemain yang akan bergabung dengan Anda di skuad Jerman untuk turnamen akbar di Amerika Utara musim panas ini. Bagaimana perasaan Anda mengenai Piala Dunia saat ini?
Saat ini, fokus saya masih sepenuhnya tertuju pada laga final DFB Pokal. Saya sudah lama tidak bergabung dengan tim nasional.
Segala sesuatunya sedang dibangun menuju ke sana. Saya tidak bisa berbicara banyak sekarang, tetapi saya sangat menantikannya. Ini adalah sesuatu yang besar bagi semua orang di sana dan semua orang yang menonton dari rumah. Saya pikir kami akan memiliki waktu bersama untuk mempersiapkannya, dan kemudian kita lihat saja nanti.
Bagaimana menurut Anda pendekatan yang akan diambil Jerman di Piala Dunia nanti dalam upaya untuk kembali menjadi tim penantang gelar juara?
Saya pikir Julian [Nagelsmann] mungkin sudah menyiapkan banyak hal untuk disampaikan kepada kami semua. Kami telah menunjukkan di Euro 2024 bahwa kami memiliki kualitas untuk menjadi salah satu penantang serius.
Saya pikir beberapa dari kami juga telah belajar dari pengalaman di Bayern bahwa ini hanya tentang menjaga rasa lapar untuk memenangkan pertandingan, menjaga energi tetap tinggi, tetap positif, dan bekerja sama dengan baik sebagai sebuah tim. Menjadi sebuah keluarga di dalam dan di luar lapangan sudah pasti menjadi kunci untuk mencapai tujuan-tujuan besar.
Terakhir, seperti yang sudah kami dengar, Anda merupakan penggemar berat kompetisi bola basket NBA, bisakah kami meminta prediksi Anda untuk babak play-off musim ini?
Saya pikir Oklahoma City Thunder memiliki peluang terbaik. Saya rasa tim mereka memiliki segalanya, yang mana hal itu sedikit menghilangkan kesenangan karena mereka menyapu bersih kemenangan saat ini. Itulah mengapa saya berharap ada persaingan yang ketat.
Tim favorit saya adalah Golden State Warriors, tetapi karena mereka tidak masuk ke babak play-off, saya berharap mungkin Minnesota Timberwolves bisa membuat kejutan untuk menumbangkan San Antonio Spurs.