TVRINews - London, Inggris

Palmer siap bersaing memperebutkan posisi utama di lini tengah Inggris guna memberikan kontribusi nyata.

Manajer interim Chelsea, Calum McFarlane, meyakini Cole Palmer mampu menjadi bintang bagi tim nasional Inggris di Piala Dunia 2026. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa musim ini merupakan periode tersulit dalam karier profesional anak asuhnya tersebut.

Pemain berusia 23 tahun tersebut harus merelakan musimnya terhambat secara signifikan akibat terjangan cedera yang berulang. Kondisi kebugaran yang tidak menentu ini pada akhirnya merusak konsistensi performa Palmer setiap kali diturunkan ke lapangan.

Sejauh ini, Palmer baru mengemas 10 gol di seluruh kompetisi, yang menjadi catatan terendahnya sejak hijrah dari Manchester City ke Stamford Bridge pada 2023. Ia tampak kesulitan memberikan pengaruh besar dalam pertandingan seperti yang biasa disaksikan para penggemar sebelumnya.

Situasi tersebut memicu keraguan publik mengenai seberapa besar kontribusi yang bisa Palmer berikan untuk skuad asuhan Thomas Tuchel di Piala Dunia 2026. Namun, McFarlane tetap percaya dengan kemampuan anak didiknya tersebut.

"Ini adalah periode yang sukar bagi Cole. Dia mengalami cedera pertama yang belum pernah didapatkan sepanjang kariernya, sehingga dia harus belajar bagaimana cara menghadapinya," kata McFarlane secara tegas dikutip dari ESPN.

"Saya tidak setuju dengan anggapan bahwa dia tidak bermain bagus. Memang ada laga di mana dia bisa berdampak lebih, tetapi sering kali dia juga menciptakan banyak peluang matang untuk pemain lain."

"Saya rasa dia menunjukkan beberapa pertandingan yang sangat apik dalam tiga bulan terakhir, kini masalahnya hanya membangun kembali konsistensi tersebut. Cole menunjukkan bakatnya kepada kami setiap hari, begitu pula dengan energi serta antusiasmenya untuk bermain," puji McFarlane.

Dalam perebutan posisi starter di skuad Inggris, Palmer kemungkinan besar harus bersaing ketat dengan Morgan Rogers dan Jude Bellingham. Tuchel sendiri sempat mencatat bahwa langkah lari Palmer telah kembali normal setelah sekian lama berjuang pulih dari masalah pangkal paha.

"Saya sama sekali tidak khawatir. Cole akan siap memberikan dampak bagi pertandingan mulai sekarang hingga akhir musim, dan semoga di Piala Dunia dengan momen-momen besar untuk Inggris," tuturnya.

Sebagian besar absennya Palmer disebabkan oleh masalah hamstring kambuhan yang membuatnya baru tampil dua kali di Liga Primer hingga bulan Desember lalu. Beruntung, ia sudah cukup bugar untuk tampil dalam dua laga persahabatan terbaru Inggris melawan Uruguai dan Jepang di Stadion Wembley.

Nama Palmer sempat melambung saat masuk sebagai pemain pengganti di final Euro 2024 dan mencetak gol penyama kedudukan bagi Inggris. Sayangnya, gol Mikel Oyarzabal kemudian memastikan kemenangan Spanyol sekaligus mengandaskan mimpi juara Inggris.