TVRINews – Vancouver, Kanada

Isu tak sedap menerpa skuad Mesir di Piala Dunia 2026. Hossam Hassan disebut berselisih dengan Mohamed Salah usai laga melawan Belgia.

Pelatih Mesir, Hossam Hassan, membantah kabar yang menyebut dirinya berselisih dengan Mohamed Salah karena ditarik keluar saat berhadapan dengan Belgia dalam laga pembuka Grup G di Seattle Stadium, Amerika Serikat pada Selasa (16/6/2026) WIB. Pemain berusia 34 tahun itu hanya bermain selama 76 menit.

Keputusan Hassan menarik keluar Salah yang merupakan pemain bintang Mesir saat kedudukan imbang 1-1 mengundang banyak pertanyaan. Hal tersebut yang menjadi pemicu munculnya spekulasi terjadi konflik antarkeduanya.

Sang juru taktik dengan tegas membantah kabar tersebut. Ia memastikan Salah tetap menjadi pemain penting dalam tim, namun bukan berarti pemain lain tidak memiliki peranan yang sama dalam skuad yang ditanganinya ini.

"Salah adalah pemain penting bagi skuad kami, dan 26 pemain yang ada di sini bersama saya semuanya sangat penting. Setiap pemain yang pernah bekerja dengan saya tahu bahwa saya memperlakukan mereka secara profesional. Saya tidak memiliki pemain favorit," kata Hassan, dikutip dari Mirror, Minggu (21/6/2026).

Hassan menambahkan, kehadiran Salah dalam skuad bukan sekadar sebagai bintang. Ia merupakan pemain senior yang sikapnya menjadi contoh bagi rekan-rekan satu tim, baik ketika berada di dalam atau luar lapangan.

"Salah adalah pemain hebat yang membantu rekan-rekannya. Ia sangat disiplin dan merupakan panutan, baik ia menjadi starter maupun diganti, itu tidak masalah. Itu adalah perannya sebagai pemain," tuturnya.

Hassan tidak menjadikan kabar perselisihannya dengan Salah sebagai hal buruk. Sebab, ia menyadari setiap orang akan berusaha menciptakan rumor untuk pemain bintang.

"Rumor terus disebarkan tentang para bintang. Namun, Salah adalah sosok yang sangat disiplin. Ia berlatih bersama kami. Ia juga merupakan pemain pertama yang akan mendukung keputusan saya sebagai pelatih," ujarnya.

Dengan keyakinan tersebut, Hassan yakin Salah akan memberi kemampuan terbaiknya dalam laga Mesir melawan Selandia Baru. Tim berjuluk The Pharaohs memburu kemenangan untuk membuka jalan ke babak gugur Piala Dunia 2026.

"Kami bermain imbang pada pertandingan pertama dan kami ingin menang serta mengamankan poin. Itulah ambisi kami untuk besok, ambisi rakyat Mesir, sepak bola Mesir, dan juga sepak bola Afrika. Kami mewakili semua pihak tersebut dan kami sangat berharap bisa menampilkan performa terbaik."