Ilustrasi Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal Foto: TVRI/Grafis/Mohamad Yusuf
TVRINews – Florida, Amerika Serikat
Cristiano Ronaldo jadi sasaran kritik usai Portugal ditahan imbang Republik Demokratik Kongo.
Skuad Portugal memiliki cara tersendiri untuk membuat Cristiano Ronaldo kebal dari kritik selama tampil di Piala Dunia 2026. Mereka memilih untuk menutup diri dari hiruk pikuk media sosial selama turnamen ini berlangsung.
Tim besutan Roberto Martinez sudah memprediksi bakal bermunculan banyak kritik yang diarahkan kepada Ronaldo. Karena itu, mereka menggelar pertemuan khusus sebelum ajang ini dimulai untuk mengantisipasi tekanan dan komentar negatif yang kemungkinan muncul.
"Kami sudah membicarkaan hal ini sebelum datang ke Piala Dunia. Seolah-olah kami tahu situasi seperti ini akan terjadi," kata bek Portugal, Diogo Dalot, dikutip dari Goal, Minggu (21/6/2026).
Ronaldo menjadi sasaran kritik publik setelah Portugal bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo. Peran pemain berjuluk CR7 tersebut sebagai ujung tombak tim sangat minim. Statistik menunjukkan, ia hanya melakukan 25 sentuhan terhadap bola sepanjang laga.
Dalot menegaskan, kritik terhadap Ronaldo bukanlah hal baru bagi Portugal. Pemain berusia 41 tahun tersebut secara personal juga sudah terbiasa menghadapi tekanan sepanjang kariernya.
Walau kritik keras terus diarahkan kepada sang kapten tim, Dalot memastikan pandangan para pemain tidak berubah. Ronaldo tetap menjadi contoh rekan setimnya.
"Semua orang tahu bagaimana Cristiano menghadapi kritik. Tekanan adalah bagian dari kompetisi level ini. Pandangan kami terhadap dirinya tidak berubah," ujar pemain Manchester United tersebut.
Gagal mendulang tiga poin dari laga pertama Grup K Piala Dunia 2026 tak membuat skuad Portugal menjadi tak harmonis. Semua yang ada di dalam tim memiliki tekad sama dalam menatap laga berikutnya.
"Kami ingin mengirimkan pesan bahwa tim ini tetap kuat dan bersatu. Kami tahu akan ada kesulitan dan kritik, tetapi kami siap menghadapinya bersama," tutur Dalot.
"Kami harus belajar menghadapi kritik yang tidak normal ketika memiliki pemain seperti Cristiano. Karena itu kami mencoba menjauh dari kritik di media sosial," ia menambahkan.
Portugal akan menjalani pertandingan kedua Grup K Piala Dunia 2026 menghadapi Uzbekistan. Hasil tersebut akan menjadi penentu bagi tim berjuluk Selecao das Quinas untuk melangkah ke babak gugur.