TVRINews – Rio de Janeiro, Brasil

Neymar memiliki beragam cara untuk memulihkan kebugaran fisiknya agar dipanggil pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti untuk Piala Dunia 2026.

“Inilah bagian paling indah yang Anda tunggu,” demikian ucap pelatih Carlo Ancelotti, sebelum menyebutkan nama sembilan penyerang yang akan mewakili Tim Nasional Brasil di Piala Dunia 2026 pada Senin (18/5/2026) malam waktu setempat atau Selasa pagi WIB.

Di antara sembilan nama tersebut, ada Neymar yang selama ini menjadi perdebatan terkait layak atau tidaknya ia membela tim yang sudah lima kali (1950, 1958, 1962, 1994, 2002) memenangi Piala Dunia itu.

Untuk pertama kalinya sejak 2023, dan perdana di bawah pelatih Italia tersebut, penyerang bernomor 10 itu akan kembali mengenakan seragam Selecao di turnamen kompetitif, melengkapi proyek yang dimulai pada Januari 2025 saat Neymar memutuskan kembali ke klub pertamanya, Santos FC.

Data mencatat, Ancelotti sudah menurunkan total 56 pemain dalam lima tim. Setelah tidak sekalipun termasuk dari 56 nama itu, Neymar akhirnya berhasil meyakinkan pelatih asal Italia itu untuk memasukkan namanya di skuad Brasil yang akan berlaga di Piala Dunia 2026. 

Sejak menangani Brasil mulai Mei 2025, saat disinggung soal Neymar, Ancelotti dengan tegas menyatakan, di luar faktor teknis, ia hanya akan menyertakan sang pemain jika kondisi tubuhnya fit 100 persen. Di mata staf pelatih, Neymar sudah memenuhi persyaratan itu saat ini.

Neymar dinilai dengan kriteria yang berbeda daripada pemain lain dalam skuad Brasil. Bahkan saat tidak termasuk dalam siklus tersebut, Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) tetap memantau pemulihan fisiknya dengan cermat. 

Sejak kembali ke Santos, Neymar mengalami serangkaian kemunduran otot dan fisik, termasuk operasi lutut pada bulan Desember yang membuatnya absen di pertandingan pembuka musim klub.

Sang penyerang menjalani jadwal rehabilitasi yang dikelola dengan cermat, yang disusun bersama oleh Santos dan staf pribadinya, hingga pengumuman skuad. 

Ia tidak dimainkan dalam beberapa pertandingan untuk tujuan manajemen beban, guna menghindari kelelahan fisik. Terlepas dari absennya di pertandingan penting Brasileirao dan Copa Sudamericana, tujuan tersebut tercapai ketika namanya dipanggil untuk memperkuat Seleca pada hari Senin.

Kondisi Fisik Sempat Mengancam Posisi Neymar di Brasil     

Bulan Maret lalu, muncul dugaan bahwa Neymar tidak akan dipanggil. Seminggu sebelum pengumuman skuad internasional terakhir, Ancelotti dan stafnya melakukan perjalanan ke Mirassol untuk menonton Santos bermain, khusus untuk melihat Neymar beraksi.

Neymar tidak dipanggil oleh pelatih Juan Pablo Vojvoda pada kesempatan itu. Ancelotti mengunjungi fasilitas latihan Mirassol, memuji pengaturan mereka, dan memberikan ultimatum publik: jika Neymar ingin pergi ke Piala Dunia, ia perlu memperbaiki kondisi fisiknya. 

Secara teknis, berdasarkan semua yang telah ia tunjukkan untuk Brasil di tahun-tahun sebelumnya, posisinya tidak perlu dipertanyakan lagi. 

Dalam sebuah video yang diunggah ke media sosialnya, tidak lama setelah absen dalam pertandingan persahabatan melawan Prancis dan Kroasia, Neymar sendiri mengakui bahwa dengan manajer sebelumnya ia selalu tahu sebelumnya bahwa ia akan dipilih. 

Dengan Ancelotti, katanya, hal itu telah berubah. Kesimpulannya, memperbaiki kebugaran menjadi satu-satunya jalan menuju turnamen di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko.

Neymar lantas menjalani pemulihan fisik di tempat latihan Santos dan di rumahnya di Morro de Santa Terezinha, Santos. Selama bulan terakhir antara jendela internasional terakhir dan pengumuman hari Senin di Museum of Tomorrow di Rio de Janeiro, masalah itu teratasi, menurut penilaian Ancelotti.

Tiga gol dan dua assist dalam 10 penampilan antara April dan Mei mendukung hal tersebut. Ia absen dalam empat pertandingan selama periode itu.

Tetapi pemeriksaan medis yang dilakukan oleh Santos, dan komunikasi antara departemen medis klub dan CBF, keduanya menunjukkan peningkatan nyata dalam kondisi fisik. 

Koordinator eksekutif Brasil, Rodrigo Caetano, tangan kanan Ancelotti di dalam tim nasional, terus menjalin kontak langsung dengan Santos di hari-hari terakhir. Menurut Ancelotti, masuknya Neymar baru dikonfirmasi pada pagi hari Senin itu sendiri, setelah peninjauan terakhir daftar pemain.

Anggota Timnas Brasil Memang Menginginkan Neymar

Ancelotti sebelumnya tidak pernah bekerja sama dengan Neymar, baik di level klub maupun tim nasional. Namun, ia menerima banyak saran selama setahun terakhir untuk memilihnya. 

Dalam skuad final, di luar absennya Estevao dan Rodrygo karena cedera, Neymar secara efektif merebut posisi penyerang kesembilan yang sebelumnya ditempati Joao Pedro dalam panggilan sebelumnya.

Casemiro, Joao Pedro, Raphinha, dan beberapa pemain reguler Brasil lainnya telah secara terbuka menyatakan keinginan mereka untuk bermain dengan Neymar di Piala Dunia. Sejumlah mantan pemain menyuarakan sentimen serupa. 

Ancelotti mempertimbangkan hubungan Neymar dengan tim sebagai bagian dari keputusannya untuk membawanya ke Piala Dunia 2026. 

Namun, mantan pelatih klub-klub elite Eropa tersebut tidak mengonfirmasi apakah Neymar akan menjadi starter. Dalam kasus Neymar, penilaiannya murni fisik.  

Dengan pemanggilan yang telah dikonfirmasi, Neymar diperkirakan tidak akan bermain lagi untuk Santos sebelum bergabung dengan skuad Brasil di markas latihan Granja Comary pada hari Senin, 25 Mei.