TVRINews - Jeddah, Arab Saudi

Taylor Ward berada di balik sukses kapten Timnas Aljazair, Riyad Mahrez, dalam karier di klub Arab Saudi.

Riyad Mahrez dan Taylor Ward bertemu di sebuah jalan di Manchester. Pertemuan yang tidak disengaja di daerah sekitar pasar Natal di kota tersebut. Riyah Mahrez yang beragama Islam menemani salah seorang rekannya. Tidak disebutkan secara spesifik, tapi dalam pemberitaan pers Inggris, Taylor Ward mengenal teman Riyad Mahrez.

Saat itulah awal mulai pertemuan keduanya. Ketika Riyad Mahrez menurunkan kaca jendela mobilnya untuk menyapa, keduanya mengalami "love at first sight" atau cinta pada pandangan pertama.

Keduanya menikah pada Juni 2021 dan kini memiliki dua orang anak. Dan, waktu berlalu cinta pada pandangan pertama itu kini masih tidak tergoyahkan. Riyad Mahrez pesepak bola terkenal yang merupakan kapten Timnas Aljazair. Namun, Taylor Ward pun bukan wanita biasa. Dia adalah model asal Inggris dan pemengaruh (influencer) yang sudah cukup dikenal dalam kalangan selebritas Inggris.

Pasangan ini merayakan pernikahan mereka dengan ditandai tiga seremonial. Pertama pada Januari 2022, pernikahan privat secara Islam, yaitu nikah. Lalu pada September 2023, pernikahan yang tercatat oleh negara yang digelar di London, dilanjutkan dengan perayaan pada Juli 2024 selama tiga hari di Danau Como, Italia.

Mereka memiliki anak pertama bernama Mila pada Juli 2022 dan kemudian memiliki anak kedua pada pertengahan 2025 lalu. "Kencan pertama saya dengan Riyad Mahrez, kami pergi ke bioskop dan film yang kami tonton adalah film horor," kata Taylor Ward, mengenang sambal tertawa dalam sebuah wawancara.

Kisah keduanya itu kemudian muncul di film di Youtube dalam program Married to the Game, sebuah film yang mengisahkan para wanita pasangan olahragawan atau atlet.

Sukses Riyad Mahrez sebagai pemain profesional tidak terlepas dari peran Taylor Ward. Salah satu contoh ketika dia memberikan dukungan kepada Riyad Mahrez dalam fase transisi dari sepak bola Inggris ke Arab Saudi. Dukungan yang dimaksud ternyata justru berupa keharusan Taylor Ward tetap bertahan dan beradaptasi dengan negara suaminya berkarier di klubnya Al-Ahli. 

"Sejak awal saya mengatakan kepada Riyad bahwa hal yang paling saya takutkan adalah jika dia pindah ke luar negeri. Saya selalu tinggal di Manchester. Saya tidak pernah harus pindah. Ketakutan terbesar adalah harus pindah ke negara baru, mencari teman baru, dan jauh dari keluarga," kata Taylor Ward.

"Saya belum pernah sejauh ini dari keluarga saya, dari adik saya, sebelumnya." Menurut Taylor Ward, sebelum benar-benar pindah ke Arab Saudi, dirinya pun berbicara dengan adiknya sambil menangis.

"Jika seseorang mengatakan kepada saya lima tahun lalu bahwa saya akan pindah ke Arab Saudi dengan suami dan anak, saya tidak akan memercayainya. Saya tidak pernah membayangkan hidup saya di tempat lain selain Manchester," kata Taylor Ward lagi.

Namun, kenyataan itulah yang justru terjadi. Sejak 2023, dia sudah pergi ke Arab Saudi mengikuti karier Riyad Mahrez yang bermain di Al-Ahli, klub yang berbasis di Jeddah.

Di awal-awal, meski kedua pasangan ini yang tinggal di apartemen mewah, kehidupan dirasakan berat bagi Taylor Ward. Salah satu contohnya ketika dirinya harus sendirian menyaksikan Riyad Mahrez bertanding di Liga Arab Saudi.

Taylor Ward hanya sendirian di boks VIP. Biasanya, ketika di Manchester, dia menyaksikan Riyad Mahrez bertandingan untuk Manchester City dengan ditemani keluarga atau teman-temannya. Kini, situasinya jauh berbeda. Meski demikian, Taylor Ward yang berusia 28 tahun semakin terbiasa dengan kultur baru di Arab Saudi seperti tata cara berpakaian.


Taylor Ward dan Riyad Mahrez bersama putrinya.

Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi



Semua itu dilakukan Taylor Ward demi Riyad Mahrez. Dan, hasilnya, sang pemain sukses. Bersama Al-Ahli musim ini, Riyad Mahrez membawa klubnya bersaing di papan atas klasemen dengan klub Cristiano Ronaldo, Al-Nassr. Dari 25 laga Liga Arab Saudi 2025-2026, Al-Ahli berada di posisi kedua klasemen dengan mengoleksi 62 poin atau hanya berjarak dua poin dari Al-Nassr yang memimpin dengan 64 poin.

Dalam 32 laga musim ini di semua ajang, Riyad Mahrez telah mencetak 7 gol dan memberikan 13 asis bagi Al-Ahli. Rapor tersebut memperlihatkan pula bahwa Riyad Mahrez siap untuk turnamen tahun ini, yaitu Piala Dunia 2026.

Musim lalu, Riyad Mahrez juga menjadi pemain kunci yang membawa Al-Ahli juara Liga Champions Asia 2024-2025. Dalam 13 laga di ajang tersebut, Riyad Mahrez mencetak 9 gol dan memberikan 8 asis. Di final, Al-Ahli menang 2-0 atas klub Jepang, Kawasaki Frontale.

Dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika, Riyad Mahrez tampil dalam delapan pertandingan dengan mencetak satu gol dan memberikan empat asis. Riyad Mahrez adalah kunci sukses Aljazair lolos ke Piala Dunia 2026. Momen itu terjadi pada 9 Oktober 2025 ketika Aljazair menang 3-0. Pada pertandingan tersebut, Riyad Mahrez mencetak satu gol dan memberikan dua asis.