TVRINews - Ottawa, Kanada

Kolaborasi erat dengan Amerika Serikat dan Meksiko juga menjadi kunci utama dalam strategi perlindungan publik berskala internasional.

Menjelang perhelatan Piala Dunia 2026, Pemerintah Federal Kanada mengambil langkah konkret untuk memastikan kota-kota tuan rumah memiliki sumber daya keamanan publik yang memadai. Upaya ini dilakukan demi menjamin penyelenggaraan turnamen yang aman, tertib, dan sukses bagi seluruh partisipan.

Menteri Keamanan Publik, Gary Anandasangaree, bersama Jaksa Agung Ontario, Michael Kerzner, dan Wali Kota Toronto, Olivia Chow, mengumumkan pendanaan federal hingga 145 juta dolar Kanada atau sekitar Rp1,7 triliun. Dana tersebut dialokasikan untuk memperkuat operasi keamanan di Toronto dan Vancouver sebagai respons atas kebutuhan operasional spesifik yang diidentifikasi oleh pemerintah provinsi serta kota tuan rumah.

Koordinasi lintas sektor yang melibatkan penegak hukum, penyelenggara acara, hingga negara tuan rumah lainnya, Amerika Serikat dan Meksiko menjadi inti dari perencanaan keamanan Kanada. Suntikan dana ini bertujuan mengurangi beban biaya pada tingkat provinsi dan kota sekaligus memastikan lembaga keamanan publik memiliki sumber daya untuk mengelola Piala Dunia 2026 dengan lancar.

Investasi terbaru ini menambah komitmen awal sebesar 220 juta dolar Kanada atau sekitar Rp2,6 triliun, yang telah dialokasikan sebelumnya bagi kota-kota tuan rumah. Selain itu, terdapat tambahan hingga 100 juta dolar Kanada atau setara Rp1,17 triliun, dalam anggaran 2025 yang dikhususkan untuk mendukung mitra federal dalam menyukseskan Piala Dunia 2026.

Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 diprediksi memberikan manfaat ekonomi dan sosial jangka panjang serta memperkenalkan Kanada sebagai negara yang inklusif di panggung dunia. Turnamen ini diharapkan mampu menciptakan ribuan lapangan kerja, menyumbang 2 miliar dolar Kanada atau sekitar Rp23,5 triliun, bagi ekonomi nasional, dan menarik lebih dari satu juta wisatawan.

Langkah keamanan yang kokoh dinilai sangat krusial dalam menyajikan turnamen yang tak terlupakan bagi masyarakat di seluruh penjuru Kanada musim panas ini. Melalui Spring Economic Update 2026, pemerintah juga mengusulkan dana 755 juta dolar Kanada atau sekitar Rp8,9 triliun selama lima tahun untuk memperkuat sistem olahraga nasional secara menyeluruh.

Investasi ini akan membantu Kanada menjadi tuan rumah acara kelas dunia lainnya dan mendukung para atlet untuk berlatih serta bertanding dengan aman. Dukungan modern bagi organisasi olahraga nasional diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, mulai dari lapangan bermain hingga podium prestasi tertinggi.

Menteri Keamanan Publik, Gary Anandasangaree, menyatakan Piala Dunia 2026 akan menjadi salah satu ajang olahraga paling kompleks yang pernah diadakan di Kanada. “Investasi ini mencerminkan komitmen kami terhadap keamanan publik dan dukungan bagi mitra di lapangan agar pengunjung dapat menikmati acara ini dengan penuh percaya diri,” ujarnya dikutip dari laman resmi negara Kanada.

Sekretaris Negara (Olahraga) dan Sherpa FIFA Kanada, Adam van Koeverden, menegaskan kesiapan negara dalam menyambut momen bersejarah ini dengan tangan terbuka. “Bekerja bahu-membahu dengan para mitra, kami siap menyelenggarakan turnamen yang aman karena olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan orang-orang dan membangun komunitas kita,” ungkapnya.

Jaksa Agung Ontario, Michael Kerzner, menekankan bahwa meskipun turnamen ini membawa kegembiraan besar, keselamatan publik tetap menjadi prioritas utama pemerintah. “Melalui investasi baru ini, kami memastikan Toronto siap menyelenggarakan Piala Dunia FIFA yang aman untuk dinikmati oleh keluarga, penggemar, dan seluruh pengunjung,” tuturnya.

Wali Kota Toronto, Olivia Chow, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah federal atas dukungan pendanaan yang sangat penting bagi persiapan kota tersebut. “Dengan pengunjung dari seluruh dunia yang bergabung dengan warga Toronto, ini adalah kesempatan untuk menunjukkan Toronto sebagai kota yang aman, terjangkau, dan peduli,” ucapnya.

Nina Krieger, Menteri Keamanan Publik British Columbia, turut menyatakan bahwa menjamin keselamatan atlet dan penduduk adalah prioritas utama di wilayahnya. “Pendanaan penting ini mencerminkan kemitraan antar pemerintah yang kuat dan akan membantu kami menyelenggarakan turnamen FIFA yang sukses dan selaras dengan tujuan keamanan publik bersama,” tuturnya.