TVRINews - San Francisco, Amerika Serikat

Popovic dan Alfaro menegaskan timnya bertekad untuk meraih kemenangan dalam pertandingan tersebut.

Pelatih tim nasional Australia, Tony Popovic, meradang ketika media melemparkan spekulasi skuadnya sengaja mengincar hasil imbang. Ia membantah keras adanya kesepakatan terselubung untuk bermain aman demi keuntungan bersama pada laga pemungkas Grup D Piala Dunia 2026.

Tudingan tersebut muncul setelah duel antara Paraguai kontra Australia di San Francisco Bay Area Stadium berakhir dengan skor kacamata 0-0, Jumat (26/6/2026). Di tengah gelaran turnamen yang sarat drama dan rekor gol, pertandingan penentu ini justru berjalan kurang greget serta minim aksi-aksi impresif.

Laga ini awalnya digadang-gadang sebagai duel hidup mati yang kompetitif bagi kedua tim. Namun, jalannya pertandingan justru berlangsung sangat hati-hati karena Australia dan Paraguai enggan mengambil risiko besar.

"Anda boleh saja memiliki opini tentang bagaimana pertandingan ini dimainkan atau apa yang kami pikir kami butuhkan, tetapi kami sama sekali tidak pernah merasa bertanding untuk mengincar hasil imbang," ujar Popovic selepas laga dikutip dari Reuters.

Popovic menegaskan skuadnya tetap mengerahkan kemampuan terbaik untuk mengamankan poin penuh. "Kami mencoba memenangkan pertandingan dan pada akhirnya, hasil imbang sudah cukup bagi kedua negara," ucapnya.

Pandangan senada juga dilontarkan oleh juru taktik Paraguai, Gustavo Alfaro, yang mengapresiasi kerja keras anak asuhnya di lapangan. Ia menilai barisan pertahanan Australia tampil sangat solid dan sangat sulit untuk ditembus oleh lini serang timnya.

"Sekarang kami harus menunggu dan ada sedikit ketidakpastian untuk melihat apakah kami lolos atau tidak," tutur Alfaro pasrah mengenai nasib timnya.

Meski diliputi kecemasan, Alfaro menjamin komitmen para pemainnya sejak awal adalah mengincar kemenangan mutlak. Tidak ada sama sekali niat Paraguai untuk meraih hasil imbang.

"Namun, saya katakan kepada para pemain bahwa kami tidak datang ke sini untuk mengejar hasil imbang, kami ingin menang dan mereka pun ingin menang," ucapnya.

Satu poin tambahan dari laga ini langsung disambut layaknya kemenangan besar oleh skuad Australia. Hasil tersebut sukses menyegel posisi kedua klasemen akhir sekaligus mengamankan tiket fase gugur untuk ketiga kalinya dalam sejarah mereka.

Sementara bagi Paraguai, hasil imbang ini menempatkan mereka dalam posisi yang cukup diuntungkan untuk melaju ke babak 32 besar. Los Guaranies kini berada di jalur aman untuk lolos melalui kuota delapan tim peringkat ketiga terbaik pada Piala Dunia 2026 yang memakai format baru ini.

Jauh sebelum laga ini dimulai, tim tuan rumah Amerika Serikat sudah lebih dulu mengunci status sebagai juara Grup D. Di sisi lain, Turki harus menerima kenyataan pahit karena dipastikan tersingkir lebih awal dari turnamen.

Pada akhirnya, keunggulan produktivitas gol menjadi faktor kunci yang menempatkan Australia di peringkat kedua karena Paraguai juga mengoleksi empat poin. Posisi ini membuat Socceroos diuntungkan karena berhasil menghindari pertemuan dengan juara grup lain di babak 32 besar.

Lesunya permainan di atas lapangan sempat membuat atmosfer San Francisco Bay Area Stadium yang dipenuhi penonton menjadi hambar. Para suporter yang kecewa akhirnya beralih melakukan ombak penonton demi mencari hiburan sendiri akibat laga yang terus terhenti oleh pelanggaran keras dan peluit wasit.