TVRINews - Manchester, Inggris

Kobbie Mainoo adalah representasi asli DNA Manchester United. Ia bukan pemain mahal hasil transfer, melainkan produk akademi yang sudah bergabung sejak usia dini.

Nama Kobbie Mainoo makin sulit diabaikan dalam perjalanan Manchester United musim ini. Di tengah inkonsistensi tim, gelandang muda tersebut justru tampil sebagai pembeda, bahkan berperan besar dalam mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

Minggu (3/5/2026) malam WIB, Mainoo menjadi penentu kemenangan The Red Devils atas rivalnya Liverpool di Old Trafford. Pemain berusia 21 tahun itu mencetak gol ketiga timnya menit ke-77 yang memastikan kemenangan MU 3-2 atas Liverpool.

Namun, di balik performa impresifnya, ada sejumlah fakta menarik yang membuat Mainoo layak disebut sebagai salah satu talenta paling menjanjikan Inggris saat ini, baik untuk klubnya maupun Timnas Inggris jelang Piala Dunia 2026. 

Berikut ini daftar lima fakta menarik Mainoo, dikutip dari planetsport.com:

1. Produk Akademi yang Jadi Tulang Punggung

Mainoo adalah representasi asli DNA Manchester United. Ia bukan pemain mahal hasil transfer, melainkan produk akademi yang sudah bergabung sejak usia dini.

Tumbuh dan berkembang dalam sistem klub membuatnya memahami filosofi permainan The Red Devils dengan sangat baik. Hal ini terlihat dari ketenangannya saat menguasai bola, seolah ia sudah bertahun-tahun bermain di level tertinggi, padahal usianya masih sangat muda.

2. Penghargaan Jimmy Murphy

Perjalanan Kobbie Mainoo menuju tim utama Manchester United ditandai dengan pencapaian penting di level akademi. Setelah tampil impresif sepanjang musim 2022/2023, ia dianugerahi penghargaan Jimmy Murphy Young Player of the Year, sebuah penghargaan prestisius bagi pemain muda terbaik klub.

Perkembangan pesat Mainoo di Old Trafford membuat kepala akademi, Nick Cox, sangat terkesan. Ia dinilai sebagai salah satu talenta yang berkembang paling cepat berkat konsistensi dan kualitas yang ditunjukkannya sejak level junior.

Penghargaan tersebut diraih berkat performa gemilangnya di kompetisi Premier League 2, di mana Mainoo tampil dominan di lini tengah. 

3. Debut Profesional di Usia 17 Tahun

Setelah membuat pelatih Erik ten Hag terkesan dengan penampilannya selama musim 2022, Mainoo dipanggil ke tim utama Manchester United pada usia 17 tahun. Ia kemudian menjalani debut profesional pertamanya melawan Charlton pada Januari 2023.

Kemudian, pada Juli 2023, Manchester United memberikan penghargaan kepada pemain muda tersebut dengan kontrak baru berdurasi lima tahun.

Ten Hag kemudian memasukkannya ke dalam skuad Manchester United yang akan berangkat ke AS untuk tur pramusim mereka. 

Penampilannya luar biasa di pertandingan pertama. Sayangnya, Mainoo mengalami cedera yang mengakhiri pramusimnya lebih cepat, sehingga Ten Hag tidak punya pilihan selain mengirimnya kembali ke rumah.

4. Gelandang Serbabisa

Peran Kobbie Mainoo di lini tengah memunculkan pertanyaan: ia sebenarnya gelandang nomor 6, 8, atau “6.5”?

Mainoo dikenal sebagai gelandang ulet dengan kemampuan lengkap baik bertahan, mengatur tempo, hingga membantu serangan. Di bawah Erik ten Hag, ia sering dimainkan sebagai gelandang terdalam dalam trio lini tengah, dengan tugas melindungi lini belakang. Menariknya, peran besar ini diberikan meski usianya masih muda, dan ia mampu menjawabnya dengan performa tenang.

Tapi di sisi lain, saat Casemiro bermain, Mainoo kerap digeser ke posisi nomor 8. Dalam peran ini, ia lebih bebas membantu serangan dan menghubungkan lini tengah dengan lini depan.

Dari sinilah muncul istilah “6.5”, gelandang yang berada di antara peran nomor 6 dan 8. Mainoo menjadi contoh nyata pemain modern yang mampu menjalankan berbagai peran sekaligus di lini tengah. 

5. Kandidat Regenerasi Timnas Inggris

Momen penting dalam karier Kobbie Mainoo datang pada Maret 2024, ketika ia masuk dalam daftar pemain muda bergengsi yang mendapat panggilan membela Timnas Inggris. Di usia 18 tahun, namanya mulai diperhitungkan di level internasional.

Awalnya, Mainoo dipanggil ke tim U-21 Inggris. Keputusan ini sempat memicu tanda tanya dari banyak penggemar yang merasa ia sudah layak langsung tampil di tim senior. Pelatih saat itu, Gareth Southgate, menjelaskan bahwa Mainoo masih minim pengalaman di level tertinggi karena baru memainkan sedikit pertandingan bersama tim utama.

Keputusan tersebut sempat menuai reaksi dari fans Inggris. Namun, situasi berubah cepat. Hanya beberapa hari kemudian, Mainoo akhirnya mendapat kabar yang ditunggu-tunggu: ia resmi dipanggil ke tim senior Inggris. Momen ini menjadi tonggak penting dalam kariernya, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan yang dimiliki Inggris.