TVRINews - Brasilia, Brasil

Barisan penyerang Brasil kini akan mengandalkan nama-nama besar lain seperti Vinicius Jr, dan Gabriel Martinelli.

Penyerang Chelsea, Joao Pedro, tetap menunjukkan sikap lapang dada meski namanya secara mengejutkan dicoret dari skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026. Ia jadi sosok paling mencolok yang absen dari daftar final 26 pemain Selecao yang diumumkan oleh pelatih Carlo Ancelotti.

Pencoretan ini terhitung sangat mengejutkan mengingat Pedro merupakan langganan panggilan Timnas Brasil belakangan ini. Ia tercatat telah mengoleksi delapan penampilan sejak melakoni debut seniornya pada November 2023 walau masih belum mampu cetak gol.

Performa Pedro bersama Chelsea pada musim pertamanya sebenarnya juga sangat impresif setelah ditebus senilai 60 juta paun atau setara Rp1,35 triliun dari Brighton musim panas lalu. Ia sukses menggelontorkan 23 gol dari 52 penampilan di semua ajang kompetisi termasuk membukukan 15 gol di pentas Liga Primer Inggris.

Sebagai pelipur lara, hanya berselang beberapa jam setelah pengumuman skuad tersebut Pedro resmi dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Chelsea Musim Ini. Di sisi lain, Ancelotti justru membuat keputusan besar dengan menyertakan nama penyerang veteran Neymar ke dalam daftar pemain Brasil.

Neymar yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil tercatat belum pernah bermain lagi untuk negaranya sejak menderita cedera lutut parah pada Oktober 2023. Cedera mengerikan tersebut ia dapatkan saat membela Selecao dalam laga kualifikasi Piala Dunia melawan Uruguai.

Bintang sepak bola yang kini menginjak usia 34 tahun tersebut sengaja pulang ke kampung halamannya untuk membela klub Santos. Langkah itu Neymar lakukan demi membuktikan kapasitas fisik dan performanya kepada Ancelotti yang belum pernah memanggilnya sejak menjabat Mei tahun lalu.

Merespons keputusan pahit yang menggagalkan impiannya tampil di Piala Dunia 2026, Pedro langsung mengunggah sebuah pesan melalui akun Instagram pribadinya. "Saya selalu mencoba memberikan yang terbaik di setiap kesempatan," tulis pemain berusia 24 tahun tersebut dalam unggahannya.

Pedro menambahkan kegagalan ini tidak akan membuatnya terpuruk dan akan tetap menjaga profesionalismenya sebagai pesepak bola. "Sayangnya, impian untuk mewakili negara saya di Piala Dunia belum bisa terwujud kali ini, tetapi saya tetap tenang dan fokus seperti yang selalu saya usahakan," ucapnya.

Selain itu, Pedro juga menunjukkan kedewasaan sikapnya dengan menegaskan dinamika seperti ini sudah sangat biasa terjadi dalam dunia olahraga profesional. "Kegembiraan dan kekecewaan adalah bagian tak terpisahkan dari sepak bola," ungkapnya.

Pada akhir pesannya, Pedro memastikan memberikan dukungan total kepada rekan-rekannya yang berjuang di turnamen akbar tersebut. "Mulai sekarang, saya mendoakan yang terbaik bagi semua orang yang terpilih di sana dan saya akan menjadi salah satu pendukung yang ikut bersorak agar mereka bisa membawa pulang gelar juara keenam."

Nasib sial Pedro ternyata juga menular kepada rekan setimnya di Chelsea, Andrey Santos, yang tidak dilirik oleh tim pelatih. Langkah serupa juga harus dialami oleh bek legendaris sekaligus mantan kapten The Blues, Thiago Silva, yang tidak mendapatkan tempat.

Krisis pemain Chelsea di Timnas Brasil diperparah dengan kondisi pemain sayap muda mereka, Estevao, yang dipastikan absen dari turnamen. Pemain lincah tersebut terpaksa dicoret dari rencana akibat menderita cedera robek otot paha belakang yang cukup serius.

Ancelotti juga mengambil keputusan berani lain dengan meninggalkan penyerang Tottenham Hotspur, Richarlison, serta penjaga gawang Al-Nassr, Bento. Sebagai gantinya, mantan pelatih Real Madrid itu memanggil striker Brentford, Igor Thiago, dan pemain sayap Bournemouth, Rayan.

Barisan juru gedor Brasil nantinya dipimpin oleh Gabriel Martinelli dari Arsenal berdampingan dengan Vinicius Jr dari Real Madrid dan Raphinha dari Barcelona. Kekuatan ofensif ini kian lengkap berkat kehadiran Matheus Cunha, Endrick, Luiz Henrique, serta deretan bintang Liga Primer Inggris seperti Alisson, Gabriel Magalhaes, Bruno Guimaraes, dan Casemiro.