TVRINews - Brasil

Peluang Neymar membela Timnas Brasil di Piala Dunia 2026 menipis karena tak harmonis dengan CBF.

Harapan Neymar membela Timnas Brasil di Piala Dunia 2026 semakin menipis. Ia tengah menghadapi situasi rumit dalam hubungannya dengan Federasi Sepak Bola Brasil (CBF).

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, tidak memasukkan nama Neymar ke dalam skuad untuk beruji coba dengan Prancis dan Kroasia pada akhir Maret 2026 mendatang. Juru taktik asal Italia itu beralasan kondisi kebugaran pemain yang kini membela Santos belum 100 persen fit.

Sepanjang musim lalu Neymar lebih banyak berkutat dengan cedera. Kemudian ia menjalani operasi dengan tujuan agar bisa tampil di Piala Dunia 2026 bersama Brasil. Akan tetapi, perkembangannya sejauh ini belum membuat Ancelotti yakin.

"Tentu saja saya sedih sekali tidak masuk skuad. Tapi, fokus saya tetap sama setiap harinya, setiap pertandingan, dan setiap latihan. Kami akan mencapai misi kami. Masih ada satu kesempatan sebelum pengumuman skuad resmi dan mimpi itu masih ada," ujar Neymar merespons pengumuman skuad Brasil untuk uji coba melawan Prancis dan Kroasia.

Optimisme Neymar itu nampaknya akan berakhir dengan rasa kecewa. CNN Brasil mendapat informasi dari internal CBF yang menyebut peluang mantan pemain Barcelona untuk membela Brasil di Piala Dunia 2026 sangat kecil karena tak hanya faktor kebugaran yang jadi kendala.

Narasumber yang tidak disebutkan namanya itu menyebut Neymar sebagai pemain yang "praktis tidak masuk" dalam skuad Piala Dunia 2026. CBF merasa terusik dengan narasi negatif yang dibangun Neymar terkait pemilihan skuad Tim Samba.

Neymar dinilai berupaya memanfaatkan sentimen media dan penggemarnya agar memusuhi CBF. Hal ini membuat para pejabat federasi kesal sehingga tak merekomendasikan penyerang berusia 34 tahun untuk dipilih oleh Ancelotti.

Perselisihan ini diperparah dengan kejadian sebelumnya. Perjalanan khusus menggunakan jet pribadi yang dilakukan Ancelotti untuk menyaksikan Neymar bermain dalam pertandingan Santos vs Mirassol berakhir sia-sia karena ia justru absen.

Pelatih Santos saat itu, Juan Pablo Vojvoda beralasan sengaja mengistirahatkan Neymar karena tak mau beban kerjanya melebihi batas. Meski begitu, CBF tak bisa menerima sikap sang pemain yang sama sekali tidak berupaya untuk menemui Ancelotti. Sikap tersebut dianggap sebagai kurangnya komitmen terhadap Tim Samba.