TVRINews - Johannesburg, Afrika Selatan

Piala Dunia 2010 mencatat sejarah untuk pertama kali turnamen ini digelar di negara Afrika.


Piala Dunia 2010 menjadi milik Timnas Spanyol, sedangkan Afrika Selatan mampu menjadi tuan rumah yang memberikan berbagai keunikannya. La Roja menang 1-0 atas Belanda di final pada 11 Juli 2010 lewat gol Andreas Iniesta di perpanjangan waktu, menit ke-116.

Gelar tersebut menjadi gelar Piala Dunia pertama, dan satu-satunya, dalam sejarah Timnas Spanyol. Sukses tersebut juga diiringi permainan tiki-taka klub Barcelona yang diterapkan pelatih Vicente del Bosque dalam permainan La Roja.


Apalagi, semua gol Spanyol di Piala Dunia 2010 ini, tercipta dari pemain Barcelona, yaitu Andres Iniesta, Carles Puyol, dan David Villa. Yang menarik pula, Spanyol juara setelah di laga pertama mereka di fase grup justru kalah dan tidak mampu mencetak gol ketika lawan Swis.

Dengan demikian, Spanyol adalah tim pertama yang juara Piala Dunia setelah mengalami kekalahan di pertandingan pembuka mereka di turnamen ini. Banyak lagi sejumlah hal yang menarik dari Piala Dunia 2020 ini. Turnamen ini merupakan Piala Dunia ke-19 dalam sejarah turnamen ini digelar sejak 1930 silam.

Ini juga menjadi kali pertama Piala Dunia digelar di negara Afrika. Afrika Selatan memenangkan penawaran sebagai tuan rumah atas Maroko dan Mesir, dua negara Afrika. FIFA kemudian memutuskan pada 2004 bahwa Afrika Selatan tuan rumah Piala Dunia 2010. Piala Dunia 2010 berlangsung dari 11 Juni 2010 hingga 11 Juli 2010.

Budaya Afrika Selatan

Piala Dunia 2010 menjadi kegembiraan masyarakat Afrika Selatan. Mereka memperkenalkan kepada dunia sebagai negara yang berhasil bangkit dari perbedaan suku dan ras. 

Masyarakat Afrika Selatan memang menyambut Piala Dunia 2010 dengan sangat antusias yang kemudian sepanjang turnamen ini bergulir, menumbuhkan kebanggaan nasional yang kuat. Diyakini Piala Dunia 2010 menyatukan lintas ras dan sosial, menciptakan identitas bersama dan rasa bangga yang kuat.

Bafana Bafana, demikian sebutan untuk Timnas Afrika Selatan. Salah satu simbol persatuan tersebut adalah sosok Matthew Booth, bek Timnas Afrika Selatan saat itu. Matthew Booth adalah satu-satunya pemain berkulit putih di skuad yang saat itu berada di bawah asuhan pelatih asal Brasil, Carlo Alberto Parreira.

Seperti diketahui, sejarah Afrika Selatan memang tidak lepas dari perkembangan sejarah ini di bawah penjajahan Belanda dan Inggris dalam periode yang berbeda. Afrika Selatan juga contoh bagaimana negeri ini di bawah kepemimpinan Nelson Mandela, berjuang dan menentang perbedaan ras dan perbudakan.

Karena itu, meski Timnas Afrika Selatan sudah gugur sejak di fase grup, negeri ini tetap memberikan dukungan bagi suksesnya penyelenggaraan Piala Dunia 2010 yang digelar di negeri mereka.

Di Piala Dunia ini ada terompet pelastik yang disebut dengan vuvuzela. Terompet ini menghasilkan suara berdengung keras yang terus menerus sepanjang pertandingan. Hingga kemudian memunculkan kontroversi karena terasa mengganggu mereka yang menyaksikan di televisi hingga tim tamu.

Kota dan Stadion

Afrika Selatan menetapkan 10 kota dan 11 stadion dalam menggelar Piala Dunia 2010 ini. Kota-kota tersebut adalah Johannesburg dengan Stadion Soccer City dan Ellis Park. Lalu Cape Town dengan Stadion Cape Town.

Stadion Cape Town dan lokasinya menjadi tempat para turis yang saat itu menyaksikan Piala Dunia dengan keindahan Table Mountain. Lalu ada Durban dengan Stadion Moses Mabhida, Pretoria (Stadion Loftus Versfeld), Port Elizabeth (Stadion Nelson Mandela), Rustenburg (Stadion Royal Bafokeng), Polokwane (Stadion Peter Mokaba), Nelspruit (Stadion Mbombela), dan Bloemfontein (Stadion Free State).

Maskot, Zakumi

Zakumi adalah maskot resmi Piala Dunia 2010. Zakumi merupakan seekor macan tutul Afrika dengan rambut hijau, diperkenalkan pada 22 September 2008. Namanya berasal dari "ZA" (singkatan internasional untuk Afrika Selatan) dan istilah kumi, yang berarti "sepuluh" dalam berbagai bahasa Afrika.

Warna maskot mencerminkan warna seragam tuan rumah, yaitu kuning dan hijau. Zakumi diciptakan oleh artis asal Afrika Selatan yang berasal dari Cape Town, Andries Odendaal. Figur Zakumi digambarkan sebagai figur yang penuh kegembiraan dan simbol persatuan dari masyarakat Afrika Selatan.

Bola Resmi, Jabulani

Nama bola Piala Dunia 2010 adalah Jabulani yang diproduksi oleh Adidas. Arti Jabulani yang dalam Bahasa Zulu adalah "membawa kegembiraan bagi semua orang". Ini adalah bola pertandingan Piala Dunia ke-11 yang dibuat oleh Adidas, produsen peralatan olahraga Jerman.

Bola ini memiliki 11 warna, mewakili setiap pemain dari sebuah tim di lapangan dan 11 bahasa resmi Afrika Selatan. Untuk final, ada bola khusus yaitu Jo'bulani, yang dihiasi dengan warna emas. Sebelum turnamen berlangsung, sejumlah pemain menyampaikan keluhannya bahwa bola ini sulit untuk diprediksi setelah ditendang.

Kiper Brasil, Julio Cesar, contohnya, membandingkannya dengan bola "supermarket" yang menurutnya menguntungkan penyerang tapi merugikan kiper. Pelatih Timnas Argentina saat itu, Diego Maradona juga mengatakan bahwa di Piala Dunia 2010 ini akan jarang terlihat umpan jauh karena pemain khawatir, bola tidak bergulir normal.

Lagu Resmi, Waka Waka

Waka Waka This Time for Africa menjadi lagu resmi Piala Dunia 2010. Lagu ini dinyanyikan oleh penyanyi asal Kolombia, Shakira, dan band Freshlyground dari Afrika Selatan. Lagu ini dinyanyikan dalam bahasa Inggris dan Spanyol.

Shakira dan John Hill (produser) yang menciptakan lagu ini. Irama lagu ini pun didasarkan pada lagu tradisional tentara Afrika yang disebut dengan Zangalewa. Waka Waka dinyanyikan dalam upacara pembukaan pada 11 Juni dan di upacara penutupan pada 11 Juli.

Diikuti 32 Tim

Piala Dunia 2010 terdiri dari 32 tim. Eropa dengan 13 tim yaitu Denmark, Inggris, Prancis, Jerman, Yunani, Italia, Belanda, Portugal, Serbia, Slowakia, Slowenia, Spanyol, dan Swis.

Sedangkan Afrika diwakili 6 tim. Selain Afrika Selatan sebagai tuan rumah, ada Aljazair, Kamerun, Gana, Pantai Gading, dan Nigeria.

Dari Asia ada 4 tim, yaitu Australia, Jepang, Korea Utara, dan Korea Selatan. Sedangkan dari Amerika Tengah dan Utara (Concacaf) ada tim, yakni Honduras, Meksiko, dan Amerika Serikat. Amerika Selatan (Conmebol) diwakili lima tim, yaitu Argentina, Brasil, Cili, Paraguai, dan Uruguai. Dari Oseania satu tim, yaitu Selandia Baru.

Juara Bertahan Italia Gagal

Piala Dunia 2010 juga menandai kegagalan Italia yang di turnamen ini datang sebagai juara bertahan setelah meraih gelar Piala Dunia 2006. Satu grup bersama Paraguai, Slowakia, dan Selandia Baru, Gli Azzurri mengakhiri Grup F di posisi terakhir dengan rapor tidak pernah menang (2 imbang dan 1 kalah).

Ini pertama kali dalam sejarah Piala Dunia, juara bertahan tidak lolos dari fase grup dengan rapor tidak pernah menang. Sekaligus juga pertama bagi Italia mereka tidak pernah menang dalam sejarah Piala Dunia.

Namun, selain Italia, Piala Dunia 2010 juga memberikan hasil jelek bagi tim besar lainnya, Prancis. Les Bleus sudah rontok di fase grup.