Striker timnas Brasil Ronaldo Luis Nazario menorehkan pencapaian lebih dari memenangi Piala Dunia pada 2002. (TVRI/Grafis/Jovi Arnanda) Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Jakarta
Laga ini akan makin spesial karena dipimpin oleh wasit legendaris Pierluigi Collina, yang juga merupakan pengadil lapangan di final Piala Dunia 2002.
Laga persahabatan bertajuk Clash of Legends 2026 bukan sekadar ajang nostalgia biasa. Pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 18 April 2026 ini menghadirkan reuni para legenda yang pernah saling berhadapan di panggung terbesar sepak bola: Piala Dunia.
Konsep laga memang berubah dari Barcelona Legends vs Real Madrid Legends menjadi Barcelona Legends vs DRX World Legends. Namun, daya tariknya justru makin kuat karena mempertemukan pemain-pemain yang memiliki sejarah rivalitas nyata di Piala Dunia.
Salah satu daya tarik utama adalah kehadiran Ronaldo Nazario dan Fabio Cannavaro. Meski Ronaldo mencapai puncak kejayaan di Yokohama pada 2002 dengan membungkam Jerman, Cannavaro membalasnya empat tahun kemudian dengan memimpin Italia menjuarai Piala Dunia 2006, turnamen yang juga menjadi panggung terakhir bagi banyak nama dalam daftar ini.
Menariknya, Cannavaro saat ini juga menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Uzbekistan yang akan berlaga di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni-19 Juli 2026.
Nama lain seperti Franck Ribery dan David Silva juga memiliki sejarah panjang di Piala Dunia. Ribery menjadi bagian Timnas Prancis di Piala Dunia 2006 hingga final, sementara Silva berperan penting dalam era emas Spanyol, termasuk saat menjuarai Piala Dunia 2010. Meski tidak selalu bertemu langsung di fase gugur, generasi mereka kerap berada dalam jalur kompetisi yang sama di turnamen besar.
Dari kubu Barcelona Legends, Rivaldo adalah sosok penting dalam kemenangan Brasil di Piala Dunia 2002, turnamen yang juga mempertemukannya dengan berbagai pemain Eropa yang kini akan kembali menjadi lawan di Jakarta.

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, yang juga striker legendaris Timnas Belanda.
Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
Sementara itu Patrick Kluivert yang juga mantan pelatih Timnas Indonesia, pernah tampil di Piala Dunia 1998. Kala itu ia mencetak gol-gol penting untuk Belanda ke gawang Argentina dan Brasil, serta menghadapi banyak pemain dari generasi berbeda yang kini berkumpul dalam satu lapangan.
Tidak kalah menarik, Claude Makelele dan Alessandro Del Piero juga pernah saling bersaing di level tertinggi sepak bola internasional, termasuk dalam era kompetitif awal 2000-an yang dipenuhi duel klasik antarnegara Eropa.
Laga ini akan makin spesial karena dipimpin oleh wasit legendaris Pierluigi Collina, yang juga merupakan pengadil lapangan di final Piala Dunia 2002.
Perwakilan Dewa United yang juga penyelenggara, Hardiyanto Kenneth ingin Clash of Legends jadi momen nostalgia pencinta sepak bola.
"Intinya kami ingin memberikan sebuah tontonan yang bisa menjadi kenang-kenangan karena ini kan sejarah ya. Kami ingin memuaskan kerinduan para penggemar," kata Hardiyanto dalam sesi jumpa pers, Rabu (8/4/2026) di Jakarta.
Kehadiran nama besar sepak bola dunia seperti Alessandro Del Piero, Ronaldo Nazario, Fabio Cannavaro, hingga Franck Ribery diharapkan akan menyedot perhatian pencinta sepak bola tak cuma di Indonesia, tapi juga negara Asia Tenggara lain seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, hingga Singapura.
Daftar Legenda di Clash of Legends 2026:
Barcelona Legends
Patrick Kluivert
Rivaldo
Ricardo Quaresma
Javier Saviola
Vitor Baia
Jesus Angoy
Sergi Barjuan
Fernando Navarro
Martin Montoya
Marc Valiente
Philipe Christanval
Andreu Fontas
Juan Pablo Sorin
Roberto Trashorras
Philip Cocu
Marc Crosas
Christian Tello
DRX World Legends:
Ronaldo Nazario
Alessandro Del Piero
Franck Ribery
Fabio Cannavaro
Claude Makelele
Michel Salgado
Sebastian Frey
David Silva
Keisuke Honda
Firman Utina
Greg Nwokolo
Arthur Irawan
Irfan Bachdim
Ismed Sofyan
Maman Abdurahman
Wasit: Pierluigi Collina