Bek Timnas Maroko, Achraf Hakimi. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews – New Jersey, Amerika Serikat
Maroko menjalani laga perdana Grup G Piala Dunia 2026 menghadapi Brasil di New Jersey Stadium.
Kapten Maroko, Achraf Hakimi, menegaskan kesiapan timnya menghadapi Brasil pada laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 di New Jersey Stadium pada Minggu pagi WIB (14/6/2026). Bek Paris Saint-Germain itu secara khusus mewaspadai Vinicius Junior.
Duel keduanya diprediksi bakal berlangsung intens selama pertandingan nanti. Hakimi yang berposisi sebagai bek kanan Maroko akan coba meredam pergerakan Vinicius yang jadi andalan di sisi kiri penyerangan Brasil.
“Saya pikir semua orang mengenal tim nasional Brasil. Kami tahu kualitas Vinicius dan saya pernah menghadapinya sebelumnya. Dia adalah pemain yang sangat bagus,” kata Hakimi dalam konferensi pers jelang pertandingan, dikutip dari Morocco World News, Sabtu (13/6/2026).
Hakimi menegaskan bahwa upaya menghentikan Vinicius tidak akan bergantung pada satu pemain saja. Disiplin kolektif dan kerja sama seluruh tim menjadi kunci untuk membendung agresivitas lini serang Brasil yang diisi pemain berkualitas.
“Untuk bertahan menghadapi Vinicius dan pemain-pemain top Brasil lainnya, kami harus bertahan sebagai sebuah tim. Kami telah bekerja keras untuk itu dan kami siap. Secara pribadi, saya merasa siap dan percaya diri untuk memainkan pertandingan yang hebat,” ujarnya.
Hakimi juga menolak anggapan bahwa Maroko akan tampil sebagai tim non-unggulan. Tim yang berhasil mencapai semifinal Piala Dunia 2022 tersebut datang ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan kepercayaan diri tinggi.
“Kami tahu lawan yang akan kami hadapi dan kami menghormati kualitas mereka. Namun kami juga memiliki kualitas. Banyak orang menyebut kami sebagai ‘Brasil-nya Afrika’ dan kami memiliki pemain-pemain dengan kemampuan yang luar biasa,” tutur Hakimi.
Hakimi turut menyampaikan dukungannya kepada dua rekan setim yang harus dicoret dari skuad Piala Dunia 2026 karena cedera, yakni Nayef Aguerd dan Abde Ezzalzouli. Ia memastikan Maroko akan berjuang untuk mereka di atas lapangan.
“Kami akan memberikan yang terbaik untuk Ezzalzouli dan Aguerd yang sayangnya tidak bisa berada di sini bersama kami di Piala Dunia,” ujar bek berusia 27 tahun tersebut.
Hakimi juga mengirim pesan khusus kepada para pendukung Maroko yang datang langsung ke Amerika Serikat untuk memberi dukungan. Ia menyebut dukungan suporter menjadi sumber motivasi tambahan bagi tim dalam menghadapi Brasil.
“Kami merasakan kekuatan dari dukungan mereka. Itu memberi kami motivasi ekstra untuk memberikan segalanya di lapangan. Kami bangga kepada mereka sebagaimana mereka bangga kepada kami,” katanya.