Ilustrasi Foto: 80 hari menuju Piala Dunia 2026
TVRINews - Jakarta
Kesiapan Timnas Italia jelang tampil di play-off Piala Dunia 2026 tengah dalam sorotan.
80 hari lagi Piala Dunia 2026 diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Masih tersisa enam slot lagi yang akan diperebutkan melalui jalur play-off. Timnas Italia salah satu yang sedang berjuang untuk menembus putaran final turnamen empat tahunan ini.
Kurang dari tiga bulan penyelenggaraan Piala Dunia 2026, FIFA dihadapi sejumlah masalah. Yang belakangan ini jadi sorotan adalah status keikutsertaan Timnas Iran setelah meletusnya konflik geopolitik pada akhir Februari lalu.
Menarik untuk melihat apa saja hal menarik yang terjadi di masa 80 hari jelang sepak mula Piala Dunia 2026.
1. Timnas Italia Menatap Play-Off
Total ada 16 pertandingan play-off Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada akhir Maret mendatang. Empat laga merupakan play-off antarkonfederasi dan sisanya dari zona Eropa. Salah satu tim yang akan bertanding adalah Timnas Italia.
Untuk merebut tiket ke Piala Dunia 2026, skuad asuhan Gennaro Gattuso harus memenangkan dua pertandingan. Yang pertama saat menghadapi Irlandia Utara, selanjutnya menantang pemenang duel antara Wales melawan Bosnia dan Herzegovina.
Tim berjuluk Gli Azzurri berada dalam tekanan. Para penggemar berharap skuad saat ini mampu menghentikan catatan buruk kegagalan lolos di dua edisi Piala Dunia sebelumnya.
Di tengah tekanan yang besar, Gattuso terancam kehilangan pemain andalannya, Alessandro Bastoni, Gianluca Scamacca, dan Gianluca Mancini. Ketiganya masih dalam pantauan tim medis karena mengalami cedera beberapa waktu lalu.
2. Tak Ada Neymar di Skuad Brasil
Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, telah mengumumkan daftar 26 pemain yang dipanggil untuk pertandingan pemanasan jelang Piala Dunia 2026 melawan Prancis pada 27 Maret dan Kroasia pada 1 April. Yang menjadi kejutan adalah tidak adanya nama Neymar.
Pemain yang kini bertengger sebagai pemain paling produktif sepanjang sejarah Tim Samba --dengan 79 gol-- dianggap Ancelotti belum dalam kondisi kebugaran yang baik. Sang juru taktik tak mau berjudi dengan memaksanya tetap berada di dalam tim.
Meski pemanggilan ini hanya untuk pertandingan uji coba, namun bagi sebagian besar orang ini adalah tanda Neymar bakal tersingkir dari skuad di Piala Dunia 2026. Rentetan cedera yang dialami di musim-musim sebelumnya membuat performa penyerang berusia 34 tahun itu menurun.
Ancelotti lebih memilih untuk memanggil pemain-pemain muda Brasil yang sedang bersinar di kompetisi Eropa seperti Rayan dan Igor Thiago. Kini, keduanya tak hanya berpeluang mencatatkan debut bersama Tim Samba, tapi juga membuka kesempatan dibawa ke Piala Dunia 2026.
3. Siaran Langsung Uji Coba Jelang Piala Dunia di TVRI
Brasil vs Prancis, uji coba penting buat kedua kubu menjelang turnamen.
Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
Kurang dari tiga bulan lagi Piala Dunia 2026 digelar, tim-tim peserta memanfaatkan jeda internasional untuk menjajal kekuatan melalui pertandingan uji coba. Setiap individu pemain akan dinilai oleh para pelatih apakah layak dibawa ke turnamen atau tidak.
Itulah mengapa pertandingan uji coba di fase krusial ini akan sangat sayang jika dilewatkan. TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 tak mau ketinggalan untuk memberi tontonan menarik kepada pemirsa di Indonesia.
Dua pertandingan uji coba Brasil melawan Prancis dan Kroasia akan disiarkan secara langsung oleh TVRI. Lalu akan ada duel antara Skotlandia vs Pantai Gading.
Berikut jadwal siaran langsung pertandingan uji coba di TVRI pada Maret.
Brasil vs Prancis: 27 Maret, pukul 02.30 WIB
Skotlandia vs Pantai Gading: 1 April, pukul 01.00 WIB
Brasil vs Kroasia: 1 April, pukul 06.30 WIB
4. Penegasan Sikap FIFA
Presiden FIFA, Gianni Infantino, secara tegas menolak gagasan agar lokasi pertandingan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 dipindahkan dari Amerika Serikat ke Meksiko. Badan tertinggi sepak bola dunia itu ingin turnamen edisi ke-23 ini berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Gagasan pemindahan lokasi pertandingan tersebut diajukan oleh pemerintah dan Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran (FFIRI) menyusul adanya ketegangan geopolitik dengan Amerika Serikat. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menyambut baik hal itu, namun menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada FIFA.
Akan tetapi, dengan adanya penolakan dari FIFA, status keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 kembali menjadi tanda tanya. Pemerintah Iran dan FFIRI menegaskan tidak bersedia Tim Melli bermain di negara yang telah melancarkan serangan udara ke wilayah mereka.
Jika terjadi deadlock dalam negosiasi ini, besar kemungkinan Iran mundur dari Piala Dunia 2026. Situasi itu akan memaksa FIFA untuk mengambil keputusan tim mana yang jadi pengganti di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.