Selebrasi pemain Timnas Portugal dalam sebuah pertandingan. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Lisbon, Portugal
Melawan Nigeria yang memiliki kekuatan fisik dan kecepatan transisi permainan, Portugal berharap dapat menguji sekaligus memperbaiki potensi kelemahan di lini pertahanan.
Timnas Portugal dipastikan akan menutup persiapan menuju Piala Dunia 2026 dengan laga persahabatan melawan Nigeria pada 10 Juni 2026, atau H-1 jelang pembukaan ajang sepak bola terakbar di dunia itu.
Kabar tersebut salah satunya diumumkan oleh akun Instagram resmi Timnas Portugal, @portugal. "Pada 10 Juni 2026, kita akan menghadapi Nigeria. Selamat datang kembali ke Portugal, Nigeria!" begitulah caption foto yang diunggah akun tersebut Jumat (3/4/2026).
Dikutip dari Reuters, Sabtu (4/4/2026), meskipun lokasi resmi belum dikonfirmasi oleh federasi Portugal (FPF), laporan media setempat menyebutkan pertandingan tersebut kemungkinan akan digelar di Kota Leiria, sekitar 150 kilometer dari Ibu Kota Portugal, Lisbon.
Laga ini menjadi pemanasan terakhir bagi Portugal sebelum bertolak ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, 11 Juni-19 Juli 2026. Ini sekaligus jadi kesempatan krusial pelatih Roberto Martinez untuk mematangkan susunan pemain inti serta pendekatan taktis menghadapi lawan dengan karakter kuat.
Pertemuan dengan Nigeria menjadi bagian utama dari jadwal padat Portugal di bulan Juni. Sebelumnya, tim berjulukan Selecao das Quinas ini juga dijadwalkan menghadapi Cili pada 6 Juni 2026 di Stadion Nasional, Oeiras.
Portugal memasuki fase akhir persiapan ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjalani tur sukses ke negara-negara tuan rumah turnamen.
Hasil imbang tanpa gol melawan Meksiko dalam laga pembukaan kembali Stadion Azteca diikuti kemenangan meyakinkan 2-0 atas Amerika Serikat di Atlanta, menandakan Bruno Fernandes dan kawan-kawan mulai beradaptasi dengan kondisi dan atmosfer di Amerika Utara.
Strategisnya Laga Melawan Nigeria
Pemilihan Nigeria sebagai lawan terakhir bukan tanpa alasan. Portugal tergabung di Grup K Piala Dunia 2026, di mana mereka akan memulai perjalanan dengan menghadapi Republik Demokratik (RD) Kongo pada 17 Juni 2026.
Menariknya, RD Kongo adalah tim yang menyingkirkan Nigeria dalam babak kualifikasi Afrika, sehingga laga ini dianggap sebagai simulasi gaya permainan lawan pertama mereka.
Dengan menghadapi Nigeria yang dikenal memiliki kekuatan fisik dan kecepatan dalam transisi permainan, Portugal berharap dapat menguji sekaligus memperbaiki potensi kelemahan di lini pertahanan sebelum tampil di Houston.
Staf pelatih menilai kemiripan karakter antara dua kekuatan Afrika tersebut akan menjadi ujian ideal bagi lini belakang Portugal yang tampil solid dalam beberapa jeda internasional terakhir.
Grup K Piala Dunia: Perjuangan di Houston dan Miami
Perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026 akan dimulai di Texas, tepatnya di NRG Stadium, Houston, tempat mereka akan memainkan dua laga awal. Setelah menghadapi RD Kongo pada 17 Juni 2026, Portugal akan bertemu Uzbekistan pada 23 Juni 2026.
Meski difavoritkan dalam kedua pertandingan tersebut, staf pelatih mengingatkan pentingnya kewaspadaan, terutama terhadap Uzbekistan yang dikenal memiliki organisasi pertahanan disiplin dan kerap menyulitkan tim-tim besar Eropa dalam dua tahun terakhir.
Fase grup akan ditutup dengan laga besar melawan Kolombia pada 27 Juni 2026 di Miami. Pertandingan ini diprediksi menjadi penentu juara grup dan kemungkinan besar berlangsung di hadapan mayoritas pendukung Kolombia di Hard Rock Stadium.
Menghadapi tim dengan variasi gaya permainan seperti ini menuntut kedalaman skuad Portugal, sehingga kondisi fisik para pemain kunci menjadi perhatian utama.
Evaluasi Skuad dan Penentuan Daftar Akhir
Dua laga uji coba di Leiria dan Oeiras menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain yang berada di “zona abu-abu” untuk mengamankan tempat di skuad final menuju Piala Dunia 2026.
Pelatih Roberto Martinez menegaskan bahwa meskipun kerangka utama tim sudah terbentuk, beberapa posisi—terutama di lini tengah dan rotasi pertahanan—masih terbuka untuk diperebutkan. Penampilan melawan Cili dan Nigeria akan menjadi bahan pertimbangan utama sebelum federasi menyerahkan daftar resmi 26 pemain ke FIFA.
Sementara itu, tim medis Portugal bekerja keras memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi fisik optimal setelah musim panjang di level klub Eropa.
Adaptasi terhadap perbedaan iklim, dari musim semi Portugal ke panas dan kelembapan tinggi di Houston serta Miami, juga menjadi fokus melalui program latihan dan strategi hidrasi khusus yang sudah mulai diterapkan sejak tur ke Meksiko dan Amerika Serikat.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama yang diikuti oleh 48 tim. Bagi Portugal, turnamen ini merupakan peluang emas untuk memperkuat status mereka sebagai salah satu kekuatan elite sepak bola Eropa.
Dengan kombinasi pemain senior berpengalaman dan generasi baru yang sedang naik daun, ekspektasi publik Portugal berada pada titik tertinggi.