TVRINews - Manchester, Inggris

Menurut Noel, kemeriahan berlebihan tersebut tidak diperlukan karena sepak bola sudah berjalan sempurna selama ratusan tahun tanpa hiburan panggung.

Noel Gallagher akan menghadiri final Piala Dunia 2026, tetapi tampaknya enggan menyaksikan pertunjukan paruh waktu di laga tersebut. Gitaris Oasis ini membagikan pandangan terkait festival sepak bola akbar tersebut, sekaligus mengonfirmasi telah memegang tiket partai puncak yang digelar di New York New Jersey Stadium, pada 19 Juli mendatang.

Pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia tahun ini akan mencoba mereplikasi konsep Super Bowl dengan menggelar pertunjukan paruh waktu karena status Amerika Serikat sebagai tuan rumah. Vokalis Coldplay, Chris Martin, dipercaya sebagai kurator pertunjukan megah yang bakal menampilkan musisi dunia seperti Madonna, BTS, hingga Shakira selama masa jeda istirahat babak pertama.

Ketika ditanya apakah dirinya akan ikut tampil bersama para musisi tersebut di laga final Piala Dunia 2026, Noel memberikan jawaban yang menggelitik kepada pembawa acara Andy Goldstein. "Saya hanya akan memimpin pengundian kupon berhadiah paha domba pada saat paruh waktu," candanya berseloroh dikutip dari Farout Magazine.

Kemudian, saat dipertegas mengenai apakah dirinya menyukai konsep pertunjukan baru tersebut, Noel secara blak-blakan menyatakan ketidaksetujuannya. "Tidak, saya tidak menyukainya karena saya tidak suka adanya perubahan dalam sepak bola," ucapnya.

"Saya justru lebih menantikan penerapan aturan baru mengenai sepak pojok dan sanksi mengulur waktu yang mungkin akan berdampak bagus bagi pertandingan; namun saya tidak menyukai kemeriahan yang berlebihan karena sepak bola telah berfungsi dengan sempurna selama ratusan tahun," ia menambahkan. 

Noel kemudian melontarkan kritik tajam yang menyasar kepada para pengisi acara di panggung hiburan tersebut. "Lagipula, mereka yang tampil di pertunjukan paruh waktu itu bukanlah orang-orang yang benar-benar paham sepak bola, bukan?" ujarnya.

Dalam wawancara yang sama, Noel juga mengungkapkan pernah menolak kesempatan terlibat dalam lagu tema sepak bola pada tahun 1998 silam. Lagu berjudul How Does It Feel to Be On Top of the World dirilis menjelang Piala Dunia Prancis.

"Saya pernah diajak untuk terlibat dalam proyek tersebut, tetapi tidak pernah diminta untuk menulis lagunya secara langsung. Saya rasa itu adalah proyek untuk Timnas Inggris pada era 90-an yang melibatkan Ocean Colour Scene serta Ian McCulloch, saya sendiri tidak begitu ingat bagaimana nadanya karena lagu itu akhirnya tenggelam oleh popularitas lagu Three Lions, dan itu bukan jenis lagu yang akan saya tulis," tuturnya.

Sebagai catatan sejarah, lagu tema yang ditulis oleh Ian McCulloch bersama Johnny Marr tersebut juga melibatkan grup vokal ternama Spice Girls serta band Space. Di sisi lain, kabar terbaru dari dunia Oasis menyebutkan bahwa film dokumenter di balik layar mengenai reuni ikonik mereka telah dikonfirmasi akan segera tayang di bioskop dan jaringan IMAX pada 11 September mendatang.