TVRINews - Jakarta

Maroko yang diunggulkan tidak mau menganggap remeh Kanada.

Kanada menolak berhenti mengukir sejarah dalam partisipasinya di Piala Dunia 2026. Menghadapi Maroko di Houston Stadium, Amerika Serikat pada Sabtu (4/7/2026) waktu setempat atau Minggu (5/7/2026) dini hari WIB, tim asuhan Jesse Marsch menargetkan kemenangan.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan di Piala Dunia, Kanada mampu melangkah hingga babak gugur. Marsch meminta anak asuhnya untuk tidak cepat berpuas diri, dan bertekad menciptakan sejarah yang lebih baik lagi.

Sepak bola yang awalnya bukan olahraga populer di Kanada mulai mendapat sorotan. Suporter bangga dengan apa yang dihasilkan tim berjuluk Les Rouger sejauh ini. Dukungan masif terus diberikan saat tim bertanding.

"Kalian adalah pahlawan Kanada untuk anak-anak masa depan negara ini. Olahraga ini memiliki masa depan yang cerah berkat kalian. Kalian seharusnya bangga dengan diri sendiri karena telah membantu mengangkat olahraga ini," kata Marsch, dikutip dari Fotmob.

Kepercayaan diri Marsch meningkat setelah timnya menyingkirkan Afrika Selatan pada babak sebelumnya. Namun, ia menyadari tantangan berikutnya akan jauh lebih berat karena Maroko merupakan salah satu kekuatan utama Afrika.

Marsch menyadari tugas anak asuhnya untuk memetik kemenangan atas Maroko tidak mudah. Akan tetapi, melihat apa yang sudah ditampilkan sejauh ini, ia merasa Jonathan David dan kawan-kawan bukan lagi tim non-unggulan di Piala Dunia 2026.

"Saya ingin menunjukkan bahwa mereka pantas untuk menantang tim raksasa, dan itulah yang akan kami lakukan," ujar juru taktik asal Amerika Serikat tersebut.

Dalam mempersiapkan tim asuhannya menghadapi Maroko, Marsch masih harus mengalami kendala kebugaran Alphonso Davies. Bek andalan Kanada itu memang sudah dimainkan sebagai pengganti saat melawan Afrika Selatan, namun belum ada kepastian siap menjadi starter.

Kehadiran Davies di lini pertahanan Kanada sangat penting, karena Maroko merupakan salah satu kontestan Piala Dunia 2026 yang memiliki gaya bermain menyerang. Skuad asuhan Mohamed Ouahbi itu memiliki barisan depan yang berkualitas.

Maroko Tetap Waspada

Meski diunggulkan dapat memenangkan pertandingan, Maroko tidak mau lengah. Ouahbi meminta anak asuhnya untuk tetap waspada, karena Kanada memiliki potensi untuk memberi kejutan dalam pertandingan nanti.

"Banyak orang mengira pertandingan melawan Kanada akan mudah bagi kami. Itu sama sekali tidak benar. Kanada adalah tim yang akan menyulitkan kami. Jika kami melakukan kesalahan sekarang, kami akan pulang," ujarnya.

Pelatih berusia 49 tahun itu mengingatkan pentingya bagi tim berjuluk Atlas Lions untuk mempertahankan performa terbaik. Ia tak hanya fokus memoles taktik, tetapi juga memulihkan kondisi kebugaran para pemain.

Perjuangan Maroko untuk sampai di babak 16 besar Piala Dunia 2026 tidak mudah. Mereka harus menjalani duel melawan Belanda hingga adu penalti. Para pemain pastinya merasakan lelah yang luar biasa.

Di sisi lain, kemenangan tersebut memberi tambahan kepercayaan diri bagi Achraf Hakimi dan kawan-kawan. Peluang untuk mengulang sukses menembus semifinal Piala Dunia 2022 semakin terbuka.

"Tim ini bertarung untuk sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar sepak bola atau memenangi pertandingan. Kami bermain demi rakyat Maroko yang mendukung kami dari seluruh dunia," kata Ouahbi.

Dalam upaya meneruskan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026, Ouahbi tidak mengalami kendala besar. Seluruh pemain yang ia bawa ke turnamen ini tersedia untuk dimainkan saat menghadapi Kanada.

KANADA VS MAROKO

Tempat: Houston Stadium

Wasit: Michael Oiliver (Inggris)

Peluang: 45-55

Perkiraan Susunan Pemain

Kanada (4-4-2): 16-Maxime Crepeau; 2-Alistair Johnston, 15-Moise Bombito, 13-Derek Cornelius, 22-Richie Laryea; 17-Tajon Buchanan, 25-Nathan Saliba, 7-Stephen Eustaquio, 11-Liam Millar; 12-Tani Oluwaseyi, 10-Jonathan David.

Cadangan: 1-Dayne St. Clair, 18-Owen Goodman, 3-Alfi Jones, 19-Alphonso Davies, 5-Joel Waterman, 4-Luc De Fourgerolles, 23-Niko Sigur, 21-Jonathan Osorio, 6-Mathieu Choiniere, 20-Ali Ahmed, 9-Cyle Larin, 14-Jacob Shaffelburg, 26-Jayden Nelson, 24-Promise David.

Pelatih: Jesse Marsch

Maroko (4-2-3-1): 1-Yassine Bounou; 2-Achraf Hakimi, 14-Issa Diop, 18-Chadi Riad, 2-Noussair Mazraoui; 6-Ayoub Bouaddi, 24-Neil El Aynaoui; 10-Brahim Diaz, 8-Azzedine Ounahi, 23-Bilal El Khannouss; 11-Ismael Saibari.

Pelatih: Mohamed Ouahbi

Cadangan: 22-Ahmed Tagnaouti, 12-Munir, 26-Anass Salah-Eddine, 5-Marwane Saadane, 25-Redouane Halhal, 19-Toussef Belammari, 13-Zakaria El Ouahdi, 15-Samir El Mourabet, 4-Sofyan Amrabat, 20-Ayoub El Kaabi, 21-Ayoube Amaimouni-Echghouyab, 7-Chemsdine Talbi, 16-Gessime Yassine, 9-Soufiane Rahimi.

Pertemuan Kedua Tim

12/10/2016 - Maroko 4-0 Kanada - Persahabatan

1/12/2022 - Kanada 1-2 Maroko - Piala Dunia 2022

Lima Pertandingan Terakhir Kanada

6/6/2026 - Kanada 1-1 Irlandia - Persahabatan

13/6/2026 - Kanada 1-1 Bosnia - Piala Dunia 2026

19/6/2026 - Kanada 6-0 Qatar - Piala Dunia 2026

25/6/2026 - Swis 2-1 Kanada - Piala Dunia 2026

29/6/2026 - Afrika Selatan 0-1 Kanada - Piala Dunia 2026

Lima Pertandingan Terakhir Maroko

8/6/2026 - Maroko 1-1 Norwegia - Persahabatan

14/6/2026 - Brasil 1-1 Maroko - Piala Dunia 2026

20/6/2026 - Skotlandia 0-1 Maroko - Piala Dunia 2026

25/6/2026 - Maroko 4-2 Haiti - Piala Dunia 2026

30/6/2026 - Belanda 1 (2)-(3) 1 (penalti) - Piala Dunia 2026