TVRINews - London, Inggris

Jerman terancam kehilangan Kai Havertz, penyerang serbabisa yang mengalami cedera saat tampil untuk Arsenal.

Ketika Kai Havertz meninggalkan lapangan di menit ke-34 dalam laga Arsenal vs Newcastle United, Sabtu (25/4/2026), pertanyaan besar bukan hanya untuk The Gunners melainkan juga untuk Timnas Jerman. Apakah cedera Kai Havertz serius? Apakah gelandang serang ini bisa tampil di Piala Dunia 2026?

Kai Havertz memberikan asis bagi gol Arsenal yang diciptakan Eberechi Eze yang membuat The Gunners menang 1-0 atas Newcastle United, kemenangan yang membuat klub asal London ini terus menjaga persaingan dengan Manchester City dalam memperebutkan gelar Liga Inggris 2025-2026.

Kini, Arsenal harus menghadapi kemungkinan tanpa bintang andalan mereka. Untuk berapa lama memang belum diketahui namun cedera yang dialami Kai Havertz tampak serius. Bagi Timnas Jerman, situasi di London tersebut mengkhawatirkan. Jika cederanya serius, Der Panzer tentu tidak bisa membawa sang pemain ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Itu akan menjadi pukulan telak bagi pelatih Julian Nagelsmann karena sebelumnya dia juga sudah dipastikan tidak dapat membawa bintang Bayern Munchen, Serge Gnabry. Kini, Jerman terancam kehilangan dua pemain yang justru merupakan andalan di lini serang mereka.

Julian Nagelsmann dalam sejumlah pertandingan, menempatkan Kai Havertz dalam sejumlah posisi di lini serang. Sebagai gelandang serang, penyerang sayap, atau bahkan sebagai penyerang dalam pola 4-2-3-1. Kai Havertz salah satu pemain serbabisa yang memang bisa ditempatkan sebagai false 9.

Dalam laga uji coba terakhir Timnas Jerman menghadapi Gana pada 30 Maret lalu, Julian Nagelsmann menempatkan Kai Havertz sebagai penyerang sayap kanan sedangkan Serge Gnabry sebagai gelandang serang. Bersama Florian Wirtz sebagai penyerang sayap kiri, ketiganya berada di belakang Nick Woltemade yang bermain sebagai penyerang tengah.

Jerman menang 2-1 dalam pertandingan ini, dibukan dengan gol penalti yang diciptakan Kai Havertz. Sebelumnya di laga lawan Swis pada 27 Maret, Kai Havertz juga diturunkan sebagai starter dalam pola yang sama dalam kemenangan 4-3 atas Swis.

Ironisnya, dua laga itu menjadi penampilan pertama bagi Kai Havertz bersama Timnas Jerman setelah dia baru sembuh dari cedera lutut dan hamstring. Karena cedera itu pula, Kai Havertz absen dalam laga Timnas Jerman sepanjang tahun 2025, termasuk enam pertandingan kualifikasi Piala Dunia zona Eropa.

Bintang 26 tahun ini telah bermain untuk Timnas Jerman sejak 2018 silam, mencetak 21 gol dari 57 pertandingan. Dia menjadi solusi bagi lini depan Timnas Jerman ketika menghadapi minimnya pilihan penyerang.

Pada Piala Dunia 2022 lalu, Kai Havertz sempat tampil dalam dua pertandingan, termasuk laga menghadapi Kosta Rika di fase grup. Dalam laga tersebut, Kai Havertz menarik perhatian setelah masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-67 menggantikan Thomas Muller.

Di laga tersebut, Kai Haverz mencetak dua gol yang membuat Jerman membalikkan kedudukan dari tertinggal 1-2 menjadi menang 4-2. Gol pertama Kai Havertz di laga tersebut membuat kedudukan imbang 2-2 lalu satu gol lainnya membuat Jerman unggul 3-2 hingga akhirnya menang 4-2 atas Kosta Rika.

Jerman akan memulai perburuan gelar Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Curacao dalam pertandingan pertama Grup E, 14 Juni 2026 nanti. Selain Curacao, lawan Die Mannschaft di grup ini adalah Pantai Gading dan Ekuador.

Pasukan Julian Nagelsmann masih memiliki dua laga uji coba sebelum menghadapi pertarungan di Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi Finlandia pada 31 Mei lalu lawan Amerika Serikat pada 6 Juni. Kini, Julian Nagelsmann tentu berharap cedera Kai Havertz tidak serius sehingga membuatnya tampil di Piala Dunia 2026 nanti.