Pelatih Norwegia, Stale Solbakken sangat bersemangat menghadapi Maroko dalam uji coba jelang Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Oslo, Norwegia
Maroko juga memanfaatkan laga ini sebagai pemanasan sebelum menghadapi Brasil, Skotlandia, dan Haiti di Grup C Piala Dunia 2026.
Pelatih Timnas Norwegia, Stale Solbakken, secara terbuka menyatakan kegembiraannya terkait agenda uji coba melawan Maroko. Pertandingan ini dinilai sebagai langkah krusial dalam mematangkan skuadnya sebelum terjun ke Piala Dunia 2026.
Kembalinya Norwegia ke panggung sepak bola paling bergengsi sejagat ini merupakan momen bersejarah bagi publik sepak bola mereka. Landslaget akhirnya mencicipi lagi atmosfer Piala Dunia setelah absen panjang sejak terakhir kali berpartisipasi pada 1998.
Duel Maroko dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat. Stadion Sports Illustrated, New Jersey, terpilih menjadi lokasi pertemuan tersebut yang dihelat pada 7 Juni 2026.
Norwegia diketahui tergabung dalam Grup I yang dihuni oleh kekuatan besar seperti Prancis, Irak, serta wakil Afrika, Senegal. Oleh karena itu, Solbakken ingin pasukannya mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya saat melawan Maroko.
Solbakken menilai karakter permainan Maroko sangat representatif untuk menguji kesiapan fisik dan taktik anak asuhnya. Simulasi ini dianggap sangat penting sebagai bekal sebelum Norwegia bentrok dengan Senegal di Stadion MetLife, New Jersey, 23 Juni mendatang.
"Kami memang telah berupaya merancang pertandingan melawan tim dengan karakter seperti ini sebelum Piala Dunia dimulai," ungkap Solbakken, dikutip laman resmi Federasi Sepak Bola (NFF).
Kepuasan Solbakken terlihat jelas saat membahas kualitas teknis yang dimiliki oleh calon lawan uji coba mereka nanti. "Kami sangat senang bisa menghadapi Maroko karena mereka adalah tim berkualitas yang memiliki gaya bermain sangat kompetitif," ucapnya.
Analisis mendalam dilakukan oleh staf kepelatihan Norwegia terhadap kesamaan karakteristik antara Maroko dan calon lawan mereka di fase grup. Solbakken menyebut ada kemiripan signifikan dalam cara bermain antara skuad Singa Atlas dan Senegal.
"Mereka memberikan jenis tantangan yang berbeda dibandingkan dengan lawan-lawan yang biasa kami hadapi di kompetisi Eropa," ungkap sosok berusia 58 tahun tersebut.
Di sisi lain, Maroko datang ke Piala Dunia 2026 dengan reputasi yang sangat disegani setelah performa fenomenal di edisi sebelumnya. Singa Atlas mencatatkan sejarah sebagai tim Afrika pertama yang berhasil menembus babak semifinal dalam ajang bergengsi sejagat tersebut.
Pada Piala Dunia 2026, Maroko akan bersaing di Grup C bersama raksasa Brasil, Skotlandia, dan Haiti. Uji coba melawan Norwegia ini pun menjadi sarana bagi kedua tim untuk saling mengasah kemampuan sebelum bertarung di grup masing-masing.