TVRINews – Los Angeles, Amerika Serikat

Thibaut Courtois, kiper Timnas Belgia, bercanda terkait situasi di rumahnya jelang pertandingan delapan besar Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.

 Spanyol dan Belgia akan bertanding di perempat final untuk memperebutkan satu tiket semifinal Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium, Inglewood, Amerika Serikat, Jumat (10/07/2026) waktu setempat. 

Pertandingan ini rencananya akan disiarkan langsung oleh TVRI Nasional dan TVRI Sport pada Sabtu (11/07/2026) mulai pukul 01.00 dini hari WIB, dengan kick-off pukul 02.00 WIB. 

Thibaut Courtois, kiper Timnas Belgia dan klub Real Madrid, telah tinggal di Spanyol selama delapan tahun. Courtois sebelumnya juga pernah menetap di sana selama tiga tahun antara tahun 2011 dan 2014 saat membela Atletico Madrid.

Oleh karena itu, pertandingan melawan juara Piala Dunia 2010 nanti akan menjadi pertandingan istimewa bagi sang kiper jangkung asal Belgia tersebut. 

“Spanyol adalah rumah kedua saya. Saya tidak bisa bilang saya merasa setengah orang Spanyol, tapi hampir seperti itu. Anak-anak saya memiliki paspor Spanyol,” ucap kiper berusia 34 tahun itu. 

Courtois lantas melontarkan candaan mengenai situasi putranya, Nicolas—seorang penyerang tim U-9 Real Madrid yang lahir dan besar di Spanyol serta berkewarganegaraan Spanyol. 

“Anak saya akan mendukung Belgia. Kalau tidak, dia tidak boleh pulang ke rumah,” ujarnya diiringi gelak tawa.

Nenek Nicolas—yang juga ibu Thibaut—mengungkapkan reaksi sang cucu terhadap ucapan ayahnya itu. 

“Kami sedang berada di dalam mobil dalam perjalanan menuju hotel saat mendengar perkataan Thibaut. Nico meminta diterjemahkan dan menjawab dalam bahasa Spanyol: ‘Tentu saja aku akan mendukung tim ayah’,” ucap sang nenek kepada harian Belgia, Derniere Heure.

Terkait pertandingan perempat final melawan Spanyol, Courtois yang telah mencatatkan 114 penampilan untuk Timnas Belgia menilai La Roja telah memainkan sepak bola sangat bagus.

“Mereka banyak menguasai bola dan bermain intens saat kehilangan penguasaan bola. Pertandingan ini tidak akan mudah. Kami harus fokus selama 100 menit atau lebih,” kata kiper yang juga pernah membela Chelsea FC itu. 

“Namun, kami sudah membuktikan bahwa anggapan orang tentang kami selama ini keliru. Sebagai contoh, Mesir ternyata tidak selemah yang dikira.”