Perwakilan Kedutaan Besar Inggris saat nonton bareng di Media Center TVRI. Foto: TVRI/Aprelia Wulansari
TVRINews – Jakarta
Dubes Inggris optimistis The Three Lions bakal kembali ke Piala Dunia dengan kekuatan yang lebih baik lagi.
Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste, Dominic Jermey, turut hadir dalam acara nonton bareng (nobar) semifinal Piala Dunia 2026 di Media Center TVRI, Senayan, Jakarta pada Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
Dominic datang bersama sejumlah staf Kedutaaan Besar serta beberapa pesohor Indonesia yang merupakan pendukung tim nasional Inggris. Kehadiran mereka menambah semarak suasana saat menyaksikan duel klasik The Three Lions melawan Argentina di Atlanta Stadium, Amerika Serikat.
Suasana nobar berlangsung meriah ketika Inggris membuka keunggulan pada menit ke-55 melalui gol Anthony Gordon. Sorakan "England, England, England" bergema di ruangan sebagai bentuk dukungan kepada tim asuhan Thomas Tuchel.
Ketegangan mulai terasa ketika Argentina terus menekan pertahanan Inggris dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, setiap ancaman yang berhasil digagalkan langsung disambut teriakan dan tepuk tangan.
Sayangnya, nobar yang dihadiri Kedubes Inggris di Media Center TVRI untuk keempat kalinya selama Piala Dunia 2026 itu harus berakhir dengan kekecewaan. Harry Kane dan kawan-kawan gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya kalah 1-2 dari Argentina.
"Ini adalah pertandingan yang cukup keras di babak pertama. Kita melihat banyak pemain saling bertabrakan," kata Dominic.
"Pada akhirnya, dalam permainan yang indah ini, yang menentukan adalah siapa yang mencetak gol. Argentina berhasil memenangi pertandingan, meski Inggris telah berjuang dengan sangat keras," lanjutnya.
Inggris datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi mengakhiri penantian selama 60 tahun untuk kembali menjadi juara dunia. Bermaterikan banyak pemain berkualitas, skuad The Three Lions mengusung ekspektasi tinggi dari para pendukungnya.
Kekalahan dari Argentina membuat harapan tersebut kembali tertunda. Meski demikian, Dominic tetap optimistis Inggris akan bangkit dan tampil lebih kuat pada edisi Piala Dunia berikutnya.
"Saya ingin memberi tahu Anda, kemenangan Inggris pada 1966 adalah kemenangan yang bersejarah dan terbesar sepanjang abad ke-20. Saya yakin di Piala Dunia berikutnya kami akan mengulangi kesuksesan seperti itu," ujar Dominic.