TVRINews - Madrid, Spanyol

Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni mungkin bertemu di Piala Dunia 2026, tapi kansnya tidak besar.

Perseteruan di klub yang menyedot perhatian besar terjadi di Real Madrid. Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni terlibat dalam perkelahian yang membuat salah satu dari mereka mengalami cedera.

Marca memberitakan bahwa perselisihan di antara kedua pemain terjadi dua kali pada tengah pekan. Pada Rabu (6/5/2026), perdebatan sengit menghasilkan ketegangan pertama di antara mereka. 

Sehari kemudian, Valverde disebut menolak jabat tangan dari Tchouameni. Valverde bahkan melontarkan tuduhan bahwa rekannya itu telah membocorkan rahasia tim kepada pers, yang dibantah pemain asal Prancis itu. Di sesi latihan, tekel keras di antara mereka semakin memanaskan pertikaian.

Perselisihan berujung pada keributan di kamar ganti. Insiden mengakibatkan Valverde terjatuh sehingga kepalanya membentur meja. Luka di kepala pemain asal Uruguai itu membuatnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan jahitan. 

Pada perkembangannya, Valverde diindikasikan menderita gegar otak. Meski tarafnya disebut ringan, Valverde dinyatakan tidak dapat berlaga pada akhir pekan.

Pada Minggu (10/5/2026), El Real akan melakoni el clasico krusial di Camp Nou. Jika hanya seri apalagi kalah, Los Blancos mesti merelakan gelar La Liga jatuh ke pangkuan rival bebuyutan, Barcelona.

Di internal tim menyusul perkelahian berdarah itu, Madrid menggelar rapat darurat di ruang ganti dipimpin CEO Jose Angel Sanchez. Pihak klub menyatakan akan menyelidiki kericuhan internal ini dan akan mengambil tindakan. 

Pemain yang terlibat bisa terkena skorsing dan denda. Spekulasi sampai mengenai kemungkinan penjualan pemain pun merebak.


Gegara 48 Tim

Krisis internal Real Madrid berpotensi berlanjut ke Piala Dunia 2026. Valverde dan Tchouameni memiliki peluang besar untuk tampil di turnamen akbar antarnegara pada 11 Juni sampai 19 Juli tersebut. Keduanya merupakan pemain penting di timnas masing-masing.

Namun, kans Velverde dan Tchouameni bertemu di Piala Dunia 2026 terbilang mungil. Uruguai dan Prancis berada di grup berbeda. La Celeste di Grup H bersama Spanyol, Tanjung Hijau, dan Arab Saudi. Les Bleus di Grup I bersama Senegal, Irak, dan Norwegia.

Kemungkinan kedua tim bertemu ada di fase gugur. Di 32 besar, potensi pertemuan adalah bila Prancis juara Grup I. Jika demikian, Les Bleus bisa bersua Uruguai, itupun dengan dua kondisi yang pemenuhannya rada rumit. 

Wakil Amerika Selatan itu mesti lebih dulu finis sebagai peringkat ketiga. Perjumpaan tidak lantas otomatis, tapi masih tergantung hitung-hitungan untuk menentukan delapan peringkat ketiga terbaik.

Kemungkinan berikutnya terletak di ronde berikutnya, terutama perdelapan final, dengan catatan bila kedua tim finis bukan sebagai juara grup. 

Di sisi lain, kerumitan penghitungan delapan peringkat ketiga terbaik seiring jumlah peserta 48 tim memungkinkan pertemuan Valverde dan Tchouameni terjadi di fase lebih lanjut.