TVRINews - Baghdad, Irak

Uji coba melawan Spanyol sekaligus menjadi partai ulangan setelah kedua tim sempat bertemu pada Piala Konfederasi 2009 silam.

Tim nasional Irak mengumumkan rangkaian jadwal uji coba internasional sebagai bagian dari persiapan mendalam menuju putaran final Piala Dunia 2026. Skuad Singa Mesopotamia ini memilih Benua Eropa sebagai lokasi pemusatan latihan guna meningkatkan level kompetitif para pemain.

Spanyol dipilih Federasi Sepak Bola Irak (IFA) sebagai tempat program pemusatan latihan para pemain. Agenda tersebut akan mulai berlangsung pada 18 Mei hingga 5 Juni mendatang.

Fasilitas olahraga di Spanyol dianggap sangat mumpuni untuk mendukung kebutuhan teknis dan fisik para pemain Irak sebelum berangkat ke Piala Dunia 2026. Anak asuh Graham Arnold tersebut mau tampil maksimal dalam ajang bergengsi empat tahunan itu.

Di sela-sela pemusatan latihan, Irak dijadwalkan melakoni laga uji coba melawan Andora. Duel tersebut untuk mengukur kekuatan para pemain yang telah menjalani agenda intensif yang dilakukan.

Laga melawan Andora akan menjadi ujian pertama bagi barisan penyerang Irak untuk mengasah ketajaman mereka di lapangan hijau sebelum menghadapi lawan yang lebih berat. Singa Mesopotamia melakoni pertandingan persahabatan tersebut pada 29 Mei 2026.

Kesepakatan mengenai laga persahabatan ini lahir dari hasil diplomasi olahraga yang dilakukan ketika pertemuan rutin organisasi sepak bola dunia di Amerika Utara. Kepastian mengenai pelaksanaan uji tanding ini tercapai setelah adanya pertemuan tingkat tinggi antara pucuk pimpinan federasi kedua negara.

Momentum tersebut terjadi saat para petinggi asosiasi berkumpul di Kanada untuk membahas arah masa depan sepak bola internasional. Presiden IFA, Adnan Darjal, dan Presiden Sepak Bola Andora (FAF), Felix Alvarez menyepakatinya di sela-sela agenda Kongres FIFA ke-76 di Vancouver, Kanada beberapa hari lalu.

Setelah menyelesaikan tantangan pertama, skuad Irak akan segera dihadapkan pada lawan kelas dunia yang jauh lebih tangguh untuk menguji mentalitas bertanding. Mereka akan menantang juara Euro 2024 yang juga kontestan Piala Dunia 2026, Spanyol.

Laga menghadapi tim raksasa Eropa tersebut diprediksi menjadi tolok ukur sesungguhnya bagi kekuatan lini pertahanan Irak. Duel ini dimainkan di Stadion Riazor, pada 4 Juni mendatang.

Pertemuan melawan Spanyol juga membawa memori kompetisi tingkat tinggi yang pernah dilalui Irak di masa lalu. Sebelumnya mereka pernah bertemu di Piala Konfederasi FIFA 2009.

Catatan sejarah menunjukkan pertemuan kedua negara selalu berlangsung dengan persaingan yang sangat sengit di lapangan. Laga tersebut berakhir untuk kemenangan La Furia Roja lewat gol semata wayang yang diukir David Villa.

Di Piala Dunia 2026, Irak dipastikan harus bekerja keras karena tergabung dalam grup yang diisi oleh kekuatan raksasa sepak bola dunia. Mereka menempati Grup I bersama Prancis, Senegal, dan Norwegia.