TVRINews – London, Inggris

Masalah cedera dan inkonsistensi performa mengancam peluang Cole Palmer ke Piala Dunia 2026 di tengah ketatnya persaingan posisi playmaker Inggris.

Masalah pangkal paha yang berulang dialami Cole Palmer sepanjang 2026 dinilai memengaruhi performanya bersama Chelsea. Situasi ini dikhawatirkan berdampak kepada tempatnya dalam skuad Inggris di Piala Dunia 2026.

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, masih belum menentukan siapa pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia 2026. Sisa waktu yang ada ia pergunakan untuk melakukan pemantauan secara menyeluruh.

Palmer menjadi salah satu kandidat pengisi posisi playmaker Inggris di Piala Dunia 2026. Ia bersaing dengan sejumlah nama besar, seperti Jude Bellingham, Eberechi Eze, Phil Foden, dan Morgan Rogers.

Mantan pemain Inggris, Chris Waddle, menilai performa Palmer bersama Chelsea di musim ini tidak konsisten. Faktor ini dapat membuatnya kalah bersaing dari Eze dan Bellingham yang sedang bersinar di level klub.

"Saya suka Palmer. Tetapi, ia tidak sedang dalam performa terbaiknya bersama Chelsea sebagai sebuah tim. Ia memulai musim dengan baik, kemudian performanya menurun, sedikit cedera, dan sejak itu performanya naik turun," kata Waddle, dikutip dari Goal, Selasa (5/6/2026).

Pelatih interim Chelsea, Calum McFarlane, memberi pembelaan. Ia menolak anggapan Palmer mengalami penurunan performa karena dalam beberapa kesempatan, mantan pemain Manchester City itu memberi kontribusi penting bagi tim.

"Saya tidak setuju dengan narasi bahwa ia tidak bermain bagus. Jelas ada pertandingan di mana ia bisa memberikan dampak lebih besar kepada tim. Ada banyak kesempatan ia menciptakan peluang bagus untuk pemain lain," tegas McFarlane.

McFarlane meyakini, Palmer dapat menunjukkan konsistensinya di sisa pertandingan musim ini. Ia tak layak disingkirkan dari peta persaingan perebutan tempat dalam skuad Inggris di Piala Dunia 2026.

Sang juru taktik mengutarakan pernyataan tersebut bukannya tanpa alasan. Ia melihat sendiri bagaimana Palmer selalu berupaya mengembalikan kebugarannya agar dapat tampil maksimal.

"Saya sangat senang dengan Cole. Ia menunjukkan bakat, energi, dan antusiasmenya untuk bermain setiap hari. Ia masih pemain top, salah satu yang terbaik di dunia menurut saya," tuturnya.

Meski diragukan dapat memberi kontribusi signifikan bagi Inggris di Piala Dunia 2026, peluang Palmer belum sepenuhnya tertutup. Tuchel masih menunjukkan kepercayaan dengan memberinya menit bermain dalam laga uji coba melawan Uruguai dan Jepang pada Maret lalu.