Legenda Timnas Inggris dan Liverpool, Jamie Carragher. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - London, Inggris
Meski banyak pihak menganggap hasil fase Grup C bisa diprediksi, menurut Jamie Carragher, kenyataannya pertarungan memperebutkan posisi puncak akan berlangsung sengit.
Legenda Timnas Inggris dan Liverpool, Jamie Carragher, membuat prediksi berani jelang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, 11 Juni-19 Juli 2026.
Ia menyebut Maroko, dengan statusnya sebagai semifinalis Piala Dunia 2026 dan juara Piala Afrika 2025, berpeluang menciptakan kejutan dengan finis di atas Brasil pada fase grup.
Dalam analisisnya terhadap Grup C yang juga dihuni Skotlandia dan Haiti, Carragher menilai persaingan tidak akan berjalan mudah meski Brasil tetap dianggap sebagai unggulan. Ia justru melihat potensi kejutan dari Maroko yang dinilai makin matang setelah penampilan impresif beberapa tahun terakhir.
Berbicara kepada media Inggris, The Telegraph, Carragher mengatakan bahwa meski banyak pihak menganggap hasil fase grup bisa diprediksi, kenyataannya pertarungan memperebutkan posisi puncak akan berlangsung sengit.
“Brasil adalah favorit untuk kembali naik podium setelah sekian lama, tetapi saya memperkirakan Maroko akan finis pertama, Brasil kedua, dan Skotlandia ketiga,” ujar Carragher, dikutip pada Senin (13/4/2026).
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan betapa besar perkembangan Maroko sejak tampil mengejutkan di Piala Dunia 2022. Saat itu, mereka berhasil menembus semifinal, sebuah pencapaian bersejarah yang mengubah pandangan dunia terhadap kekuatan sepak bola Afrika.
Carragher juga memproyeksikan perjalanan Maroko di fase gugur akan terus berlanjut. Ia memperkirakan tim berjulukan Singa Atlas itu mampu mengalahkan Jepang di babak 32 besar, lalu menyingkirkan Ekuador di babak 16 besar.
Namun, langkah sensasional Maroko diprediksi akan terhenti di perempat final. Carragher menilai Inggris akan menjadi batu sandungan yang terlalu berat bagi mereka pada tahap tersebut.
Lebih jauh, Carragher membayangkan dominasi tim-tim Eropa di fase akhir turnamen. Ia memprediksi Prancis dan Portugal akan saling berhadapan, sementara Spanyol dan Inggris melengkapi empat besar.
Jika prediksi ini benar, maka Piala Dunia 2026 berpotensi kembali menghadirkan kejutan besar sekaligus mempertegas perubahan peta kekuatan sepak bola dunia. Maroko, yang dulu kerap dipandang sebagai tim kuda hitam, kini mulai dilihat sebagai penantang serius, bahkan untuk tim sebesar Brasil.