TVRINews – Bergamo, Italia

Sandro Tonali dan Moise Kean membawa Italia menang 2-0 atas Irlandia Utara di laga semifinal play-off UEFA A kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pertandingan seru tersaji pada semifinal 1 play-off UEFA A kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadio Atleti Azzurri d'Italia, Bergamo, antara tuan rumah Italia melawan Irlandia Utara pada Kamis (26/3/2026) malam waktu setempat atau Jumat dini hari WIB. 

Italia yang harus menang untuk mempertahankan reputasi sebagai juara Piala Dunia empat kali (1934, 1938, 1982, 2006) tetapi sudah dua kali beruntun tidak lolos (2018, 2022), langsung mencoba mengambil inisiatif serangan. 

Pada menit kelima. Sandro Tonali menyundul bola hasil tendangan sudut dari sisi kiri gawang Irlandia Utara tapi masih melebar kendati kiper Pierce Charles hanya melihat bola melayang. Dua menit berselang. Federico Dimarco melepaskan tembakan kaki kiri usai menerima umpan sundulan dari Gianluca Mancini. Bola masih mampu diblok, Tonali seharusnya bisa melakukan tap-in untuk mengubah skor. Namun, antisipasi apik Trai Hume menggagalkannya. 

Irlandia Utara bukan tidak mampu menyerang. Pada menit ke-20, Ethan Galbraith melakukan terobosan dari tengah dan menembak dari tepi kotak penalti. Kiper dan kapten Italia Gianluigi Donnarumma dengan mudah menepis dan menyelamatkannya, tetapi Irlandia Utara mencoba melakukan serangan balik.  

Di babak pertama, Azzurri terlihat kesulitan menciptakan dan mencari ruang karena skuad Green and White Army bermain sangat rapat. Kendati di awal memakai skema 3-5-1-1, seiring berjalannya laga mereka terlihat memakai lima pemain bertahan dan empat gelandang. 

Pada menit ke-38, striker Italia Moise Kean menerima operan dari ujung kotak penalti. Penyerang tengah ACF Fiorentina itu lalu melepaskan tembakan dari sisi tengah-kanan namun masih melambung. 

Hingga turun minum skor imbang 0-0 masih bertahan. Masuk ke babak kedua, baik Italia maupun Italia terlihat mengubah strategi permainan. Italia terlihat makin agresif. 

Hanya lima menit babak kedua berlangsung, Matteo Politano melepaskan umpan silang dari sisi kanan untuk Mateo Retegui, tetapi lawan masih mampu mengantisipasi. 

Tiga menit berselang, Irlandia Utara melakukan kesalahan sehingga Retegui mampu lepas dan tinggal berhadapan dengan Charles. Namun, kiper Sheffield Wednesday itu masih mampu mengantisipasinya. 

Satu menit kemudian, Kean memiliki ruang, memanfaatkannya, dan menembak dari tepi sudut kanan tengah, secara diagonal dengan kaki kanannya. Akan tetapi, tembakan itu berhasil ditepis! Stadion mulai memanas! 

Gol yang ditunggu Italia akhirnya tiba pada menit ke-56. Memanfaatkan bola lepas yang berhasil dihalau oleh pertahanan Irlandia Utara, Tonali melepaskan tendangan kaki kanan rendah dan bertenaga dari tepi kotak penalti. Charles, yang terhalang banyak pemain, tidak melihat arah bola dengan baik dan akhirnya kebobolan.

Setelah mencatat gol pertamanya untuk Italia (14 November 2024 melawan Belgia), Tonali menjadi gelandang dengan gol terbanyak untuk Azzurri (4).

Setelah gol Tonali, Irlandia Utara mencoba melawan dengan beberapa serangan balasan. Salah satunya menyebabkan Alessandro Bastoni menerima kartu kuning karena tidak mau mengambil risiko. 

Italia kembali mendapatkan peluang setelah Pio Esposito yang menggantikan Retegui mengoper bola ke Kean. Sebuah tendangan kaki kanan keras diagonal dari Kean masih mampu diselamatkan Charles. 

Lalu pada menit ke-72 yang berawal dari sepak pojok, Esposito mengirim bola ke dekat tiang dengan Riccardo Calafiori sudah siap untuk melakukan sedikit sentuhan. Namun, Hume berdiri di posisi yang tepat hingga skor tidak berubah. 

Kean yang sebelumnya sudah beberapa kali hampir mencetak gol, termasuk lewat sebuah tendangan salto pada menit ke-72, akhirnya mencetak gol. Menerima bola hasil umpan Tonali di sisi kanan kotak penalty, dengan kontrol yang baik, Kean berputar ke arah tengah dan melepaskan tembakan kaki kiri ke tiang jauh. Bola membentur tiang dan menjadi gol, 2-0 untuk Italia pada menit ke-80. 

Skor 2-0 bertahan hingga wasit asal Belanda Danny Makkelie meniup peluit panjang. Italia pun melaju ke final play-off A melawan pemenang laga Wales melawan Bosnia dan Herzegovina.    

ITALIA vs IRLANDIA UTARA, 2-0

Tempat: Stadio Atleti Azzurri d'Italia, Bergamo

Waktu: 26 Maret 2026

Wasit: Danny Makkelie (Belanda)

Gol: 2-0 (Tonali 56’, Kean ’80)

Statistik Pertandingan

Tembakan: 19-8

Tembakan ke gawang: 8-1 

Penguasaan bola: 63% - 37%

Sepak pojok: 12-3

Off-side: 2-0

Pelanggaran: 11-8

Kartu kuning: 1-0 (Bastoni 58')

Italia (3-5-2): 1 Donnarumma; 23 Mancini, 21 Bastoni (19 Gatti 63’), 13 Calafiori; 7 Politano (2 Palestra 83’), 18 Barella, 5 Locatelli, 8 Tonali (14 Pisilli 83’), 3 Dimarco; 11 Kean (10 Raspadori 88’), 9 Rategui (15 Esposito 64’)

Cadangan: 6 Buongiorno, 12 Carnesecchi (K), 16 Cristante, 15 Esposito, 17 Frattesi, 19 Gatti, 22 Meret (K), 2 Palestra, 14 Pisilli, 10 Raspadori, 20 Scalvini, 4 Spinazzola 

Pelatih: Gennaro Gattuso (Italia)

Irlandia Utara (3-5-1-1): 23 Charles; 5 Hume, 17 McNair, 13 McConville; 2 Devlin (11 Smyth 68’), 19 Charles, 7 Galbraith, 15 Devenny, 20 Spencer (18 Reid 79’); 14 Price; 10 Donley (21 Magennis 79’)

Cadangan: 4 Atcheson, 22 Brown, 12 Hazard (K), 9 Kelly, 16 Lyons, 21 Magennis, 8 Marshall, 1 Peacock-Farrell (K), 18 Reid, 6 Saville, 11 Smyth, 3 Toal

Pelatih: Michael O'Neill (Irlandia Utara)