TVRINews - Kansas, Amerika Serikat

Insiden tersebut terjadi sesaat sebelum skuad Tiga Singa dijadwalkan tiba di markas latihan Swope Soccer Village.

Nasib malang menimpa tim nasional Inggris setelah beberapa peralatan latihan mereka dilaporkan hilang akibat dibobol pencuri menjelang kedatangan di Kansas City. Pihak kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa sebuah kendaraan yang bertugas mengangkut logistik tim menuju markas latihan mereka di Piala Dunia 2026 telah dirusak oleh orang tidak dikenal.

Insiden kriminal tersebut dilaporkan terjadi saat proses pemindahan seluruh peralatan latihan di kamp latihan skuad Inggris di Florida. Seluruh logistik itu dikirim menuju Swope Soccer Village yang ditunjuk menjadi markas Tiga Singa selama turnamen berlangsung.

Pihak manajemen logistik menargetkan seluruh perlengkapan tersebut sudah harus siap terpasang rapi di lokasi sebelum para pemain tiba. Sesuai jadwal resmi, Harry Kane dan kolega direncanakan mendarat di kota tersebut untuk memulai sesi latihan perdana mereka pada 13 Juni 2026.

Aparat penegak hukum setempat langsung bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara setelah menerima laporan dari pihak pengelola kendaraan. Petugas terus mengumpulkan bukti di sekitar lokasi kejadian guna mengungkap kronologi serta motif utama di balik aksi pembobolan kendaraan pengangkut ini.

“Kami sedang menyelidiki dugaan pencurian peralatan dari kendaraan tim yang tiba di Kansas City dengan beberapa barang yang hilang malam ini,” kata pihak kepolisian setempat dalam pernyataan resminya dikutip dari Reuters.

Pihak kepolisian juga menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk tindakan kriminalitas yang dapat mengganggu jalannya Piala Dunia 2026. Komitmen penuh diberikan oleh kepolisian wilayah Kansas City demi menjamin keamanan serta kenyamanan seluruh kontestan internasional yang tengah bersiap bertanding.

“Penyelidikan saat ini masih terus berjalan secara intensif. Dua orang yang dicurigai telah diamankan oleh petugas untuk pemeriksaan lebih lanjut,” lanjut pihak kepolisian menjelaskan perkembangan kasus.

Hingga saat ini, proses interogasi mendalam terhadap kedua terduga pelaku masih terus dilakukan di markas kepolisian setempat. Petugas kepolisian juga sedang berupaya melacak keberadaan barang-barang milik skuad Inggris yang belum berhasil ditemukan kembali.

Berdasarkan laporan yang dirilis secara oleh sejumlah media Inggris, barang-barang yang hilang tersebut merupakan elemen penting untuk menunjang aktivitas taktis pemain. Perlengkapan mendasar seperti bola resmi turnamen dan sepatu sepak bola milik para penggawa Tiga Singa berhasil digondol.

Kehilangan logistik utama ini tentu menghadirkan tantangan tersendiri bagi staf kepelatihan untuk segera mencari solusi pengganti dalam waktu singkat. Jajaran pengurus Federasi Sepak Bola Inggris dikabarkan langsung melakukan kontak dengan pihak sponsor demi mendatangkan pasokan alat baru pengganti perlengkapan yang raib.

Kejadian memalukan di luar lapangan ini juga memicu kritik tajam dari publik Inggris terkait sistem pengamanan logistik tim nasional mereka. Sistem pengawasan internal dari perusahaan jasa pengangkutan yang ditunjuk oleh federasi kini menjadi sorotan tajam dan bahan evaluasi total.