TVRINews - Boston, Amerika Serikat

Laga ini diprediksi berjalan ketat karena kehilangan poin sama saja memperkecil peluang lolos.

Dua negara yang telah lama absen dari panggung tertinggi sepak bola dunia siap saling bentrok di Stadion Boston, Massachusetts, pada Minggu (14/6/2026) pagi WIB. Pertemuan antara Haiti dan Skotlandia tersebut menjadi laga pembuka yang sangat krusial bagi kedua tim di Grup C Piala Dunia 2026.

Haiti dan Skotlandia memulai petualangan di grup ini dengan status sebagai tim bukan unggulan yang kurang diperhitungkan. Langkah mereka dipastikan tidak mudah karena harus bersaing ketat dengan pemilik lima gelar juara dunia, Brasil, serta jawara baru Piala Afrika, Maroko.

Bagi Haiti, ini merupakan penampilan pertama di Piala Dunia setelah menanti selama 52 tahun lamanya. Target utama tim Karibia ini adalah memperbaiki catatan buruk pada debut di Jerman 1974, saat mereka menelan tiga kekalahan beruntun dan kebobolan hingga 14 gol.

Haiti berhasil menyegel tiket ke Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 tim setelah tampil impresif sepanjang babak kualifikasi zona CONCACAF. Mereka sukses mengemas enam kemenangan dan dua hasil imbang dari 10 laga, termasuk kemenangan krusial atas Kosta Rika (1-0) dan Nikaragua (2-0) pada November 2025.

Keberhasilan lolos ke putaran final ini terasa luar biasa mengingat situasi keamanan domestik yang memaksa mereka mengungsi sejauh 500 mil ke Curacao untuk menggelar laga kandang. Ironisnya, pelatih Sebastien Migne bahkan belum pernah menginjakkan kaki di Haiti sejak pertama kali ditunjuk menukari tim 18 bulan silam.

Sebagai negara dengan peringkat FIFA terendah kedua di turnamen ini, persiapan Haiti sempat berjalan kurang mulus pada awal tahun. Setelah kalah dari Tunisia (1-0) dan imbang dengan Islandia (1-1) Maret lalu, mereka sempat bangkit melibas Selandia Baru 4-0 sebelum akhirnya takluk 2-1 dari Peru pekan lalu.

Kekalahan dalam uji coba terakhir tersebut menjadi alarm penanda bahwa tiga poin bersifat harga mati bagi Haiti. Kemenangan mutlak diperlukan demi menjaga asa lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola Haiti.

Di kubu lawan, turnamen musim panas ini menjadi panggung Piala Dunia kesembilan bagi Skotlandia sepanjang sejarah partisipasinya. Uniknya takdir kembali mempertemukan The Tartan Army dengan Brasil dan Maroko, dua negara yang dahulu menyingkirkan mereka di dasar klasemen pada Piala Dunia 1998.

Skotlandia melangkah ke Amerika Utara dengan kepala tegak setelah memenangi empat dari enam pertandingan babak kualifikasi zona Eropa. Kepastian status juara grup didapat secara dramatis lewat dua gol masa injury time dari Kieran Tierney dan Kenny McLean yang mengunci kemenangan 4-2 atas Denmark.

Pelatih Steve Clarke, yang baru saja memperpanjang kontraknya akhir bulan lalu, sempat menelan hasil minor saat timnya takluk dari Jepang dan Pantai Gading pada Maret lalu. Namun, armada Skotlandia langsung merespons tren buruk tersebut dengan memetik dua kemenangan meyakinkan dalam dua pekan terakhir.

Skotlandia sukses melumat Curacao dengan skor 4-1 di Hampden Park dan melibas Bolivia empat gol tanpa balas pada akhir pekan lalu. Jika mampu mencetak empat gol lagi saat melawan Haiti mereka akan mengulang catatan historis periode 1928–1929 dengan mencetak minimal empat gol dalam tiga laga beruntun.

Menghadapi Haiti untuk pertama kalinya dalam sejarah, Skotlandia menyadari penuh raihan poin sempurna di laga pembuka ini sangat krusial. Kemenangan akan menjadi modal awal yang sangat penting untuk membangun momentum positif sepanjang bergulirnya turnamen.

Skuad Skotlandia memang membawa misi besar untuk memutus kutukan buruk yang selalu membayangi langkah mereka di turnamen mayor. The Tartan Army selalu kandas di fase grup dalam 12 kali keikutsertaan mereka sebelumnya, baik di Piala Dunia maupun Piala Eropa.

Kesiapan Taktik dan Komposisi Skuad

Menjelang laga, Haiti beruntung karena tidak memiliki kendala cedera pemain di dalam internal skuadnya. Pelatih Sebastien Migne diprediksi tetap mempertahankan pakem formasi klasik 4-4-2 yang diterapkan dalam dua laga uji coba terakhir.

Posisi penjaga gawang sekaligus kapten tim akan dikomandoi oleh pemain paling senior dan pemilik penampilan terbanyak, Johny Placide. Kiper berusia 38 tahun tersebut bakal dikawal oleh kuartet lini pertahanan yang diisi Carlens Arcus, Ricardo Ade, Hannes Delcroix, dan Martin Experience.

Gelandang Wolverhampton, Jean-Ricner Bellegarde, dan penyerang Sunderland, Wilson Isidor, kemungkinan besar turun sejak menit awal pertandingan. Isidor diplot sebagai juru gedor utama bersama striker andalan Duckens Nazon yang memegang rekor 44 gol untuk Haiti.

Kabar kurang sedap justru datang dari kubu Skotlandia setelah Billy Gilmour dipastikan absen dari Piala Dunia 2026 akibat cedera lutut parah. Kondisi gelandang andalan Scott McTominay dan bek Scott McKenna juga meragukan setelah keduanya absen latihan pada Kamis (11/6/2026) akibat masalah pencernaan.

Absennya beberapa pilar membuat Steve Clarke harus memutar otak dengan menyiapkan opsi alternatif seperti Lewis Ferguson, Kenny McLean, Ryan Christie, atau Tyler Fletcher. Sementara itu, bintang juara Liga Europa, John McGinn, hampir pasti diplot untuk menyisir sisi kiri dalam formasi 4-4-2.

Penyerang baru Rangers, Lawrence Shankland, kemungkinan besar dihadiahi posisi starter setelah berkontribusi besar dalam empat gol di laga uji coba terakhir. Bomber tajam tersebut diproyeksikan tampil sejak menit pertama untuk berduet dengan Che Adams di lini depan.

Posisi penjaga gawang, Clarke masih menimbang antara memasang Angus Gunn atau kiper veteran berusia 43 tahun, Craig Gordon. Meski Gordon tercatat sebagai pemain tertua di Piala Dunia 2026, Gunn tampaknya lebih berpeluang besar dipercaya tampil sebagai starter.

Tiga Poin Harga Mati di Laga Perdana

Mengingat ujian berat melawan Brasil dan Maroko sudah menanti di depan mata, baik Haiti maupun Skotlandia tidak boleh terpeleset di laga perdana ini. Kehilangan poin pada pertandingan pembuka akan mempersulit langkah kedua tim untuk bisa melaju ke babak selanjutnya.

Meskipun peta kekuatan Haiti yang sesungguhnya masih sulit ditebak akibat level lawan yang dihadapi dalam beberapa tahun terakhir cenderung semenjana. Skotlandia yang berada 40 peringkat di atas lawannya diyakini memiliki kualitas mumpuni untuk mengamankan poin penuh dan meraih kemenangan perdana di Piala Dunia sejak 1990.

Haiti vs Skotlandia

Stadion: Boston Stadium

Wasit: Mustapha Gorbal (Aljazair)

Peluang: 40-60

Perkiraan Susunan Pemain:

Haiti (4-4-2): 1-Johny Placide; 2-Carlens Arcus, 4-Ricardo Ade, 5-Hannes Delcroix, 8-Martin Experience; 11-Louicius Don Deedson, 17-Jean Jacques, 10-Jean-Ricner Bellegarde, 15-Ruben Providence; 18-Wilson Isidor, 9-Ducknes Nazon.

Pelatih: Sebastian Migne

Skotlandia (4-4-2): 1-Angus Gunn; 2-Aaron Hickey,5-Grant Hanley, 15-John Souttar, 3-Andrew Robertson; 17-Ben Doak, 4-Scott McTominay, 19-Lewis Ferguson, 7-John McGinn; 10-Che Adams, 20-Lawrence Shankland

Pelatih: Steve Clarke

Pertemuan Terakhir

-

Lima Pertandingan Terakhir Haiti

06/06/2026 Haiti 1-2 Peru - Persahabatan

03/06/2026 Haiti 4-0 Selandia Baru - Persahabatan

01/04/2026 Haiti 1-1 Islandia - Persahabatan

29/03/2026 Haiti 0-1 Tunisia - Persahabatan

19/11/2025 Haiti 2-0 Nicaragua - Kualifikasi Piala Dunia 2026

Lima Pertandingan Terakhir Skotlandia

07/06/2026 Bolivia 0-4 Skotlandia - Persahabatan

30/05/2026 Skotlandia 4-1 Curacao - Persahabatan

01/04/2026 Skotlandia 0-1 Pantai Gading - Persahabatan

29/03/2026 Skotlandia 0-1 Jepang - Persahabatan

19/11/2026 Skotlandia 4-2 Denmark - Kualifikasi Piala Dunia 2026