Pemain Timnas Jepang merayakan gol dalam sebuah laga. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews – Tokyo, Jepang
Salah satu legenda sepak bola Jepang Shunsuke Nakamura dipercaya menjadi asisten pelatih Hajime Moriyasu untuk Piala Dunia 2026.
Seluruh 48 tim yang lolos kualifikasi sedang menyelesaikan persiapan mereka untuk turun di putaran final Piala Dunia 2026. Itu artinya, setiap hal kecil sangat berarti.
Itulah mengapa Jepang langsung mengumumkan “rekrutan” baru hanya 55 hari sebelum dimulainya Piala Dunia di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko. Menariknya, “rekrutan” baru itu adalah nama lama yang tidak lain Shunsuke Nakamura.
Mantan gelandang serang yang pernah memperkuat klub-klub seperti Yokohama FM (Jepang), Reggina (Italia), Celtic (Skotlandia), Espanyol (Spanyol), dan Jubilo Iwata (Jepang) itu bergabung sebagai asisten pelatih Hajime Moriyasu, yang akan menjadi pelatih pertama yang memimpin Samurai Blue dalam dua Piala Dunia berturut-turut.
“Dengan senang hati saya mengumumkan bahwa saya akan bergabung dengan staf pelatih tim nasional Jepang sebagai pelatih,” ucap Nakamura, 47 tahun, seperti dikutip Marca.
“Saya telah mempertimbangkan dengan saksama dampak bergabungnya saya pada saat yang sangat penting ini, tepat sebelum final Piala Dunia. Tetapi setelah menerima kata-kata penyemangat dan antusiasme dari coach Moriyasu, saya memutuskan untuk menerima posisi ini.”
Debut bersama timnas Jepang pada Februari 2000, Nakamura telah bermain dalam 98 pertandingan internasional dengan mencetak 24 gol dan 25 assist. Ia juga ikut membantu Samurai Biru memenangi dua Piala Asia (2000 dan 2004).
Namun, sebagai pelatih kepala, Nakamura hanya memiliki satu pengalaman. Ia juga pernah menjadi asisten pelatih, antara tahun 2023 dan 2026, di Yokohama FC.
“Saya akan berusaha untuk memiliki aspirasi yang sama dengan para pemain tim nasional Jepang yang berkompetisi di level dunia dan berkontribusi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan tim,” ujarnya.
Nakamura bergabung dengan Espanyol dari Celtic dengan status bebas transfer pada musim panas 2009. Namun, masa baktinya di La Liga tidak sukses. Ia hanya bermain dalam 15 pertandingan – memberikan satu assist – sebelum dipindahkan ke Yokohama Marinos pada jendela transfer musim dingin musim yang sama dengan harga 1,2 juta euro.
Pada tahun 2017, ia bergabung dengan Jubilo Iwata sebelum akhirnya pensiun di Yokohama FC pada tahun 2023.