Son Heung-min, penyerang sayap dan kapten Timnas Korea Selatan. (TVRI/Grafis/Yusuf) Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Guadalajara, Meksiko
Akibat ejekan tersebut, suasana pemusatan latihan di Guadalajara memanas hingga akses media ditutup dan wawancara dibatalkan.
Persiapan tim nasional Korea Selatan menjelang laga krusial Piala Dunia 2026 melawan Meksiko terganggu oleh ketegangan internal antara para pemain dan media Korea Selatan. Konflik ini dipicu oleh komentar bernada ejekan yang diarahkan kepada kapten tim, Son Heung-min.
Perselisihan tersebut bahkan dikabarkan berujung pada mundurnya salah satu petugas tim media pada Selasa (16/6/2026). Meski demikian, pihak tim nasional Korea Selatan belum memberikan konfirmasi resmi mengenai pengunduran diri yang sempat ramai diberitakan oleh sejumlah media di Guadalajara.
Seperti yang dilaporkan Associated Press, akses bagi awak media kabarnya langsung ditutup rapat setelah rekaman video yang memuat ejekan terhadap Son tersebut beredar luas. Para pemain disebut menolak berbicara kepada media Korea Selatan di luar agenda wajib Piala Dunia 2026, termasuk membatalkan sejumlah sesi wawancara yang telah dijadwalkan sebelumnya.
Media Meksiko menyebutkan bahwa sempat diadakan pertemuan khusus antara petugas media Taegeuk Warriors dan perwakilan media Korea Selatan untuk membahas insiden tersebut. Pertemuan itu digelar guna meredakan situasi yang kian memanas di pemusatan latihan.
Pada hari kemarin memang tidak ada agenda peliputan media yang dijadwalkan oleh pihak tim nasional Korea Selatan. Sementara itu, sesi konferensi pers resmi sebelum pertandingan baru akan dilaksanakan pada hari ini (17/6/2026).
Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) menyatakan penyesalan mendalam atas komentar tidak pantas yang dilontarkan oleh beberapa oknum media saat tim nasional Korea Selatan menjalani latihan di Guadalajara. Mereak sama sekali tidak menyangka keluarnya ucapan tersebut yang telah memicu keterkejutan dan kekecewaan yang besar di dalam skuad.
Insiden tidak terpuji ini diketahui terjadi saat sesi latihan terbuka pada 7 Juni lalu. Momen tersebut berlangsung beberapa hari sebelum Korea Selatan sukses menumbangkan Republik Ceko dengan skor 2-1 pada laga perdana Grup A di Piala Dunia 2026.
Son diejek oleh oknum media yang tidak disebutkan namanya mengenai catatan wajib militernya saat sedang berlari bersama rekan-rekan setim. Kejadian itu terekam dalam video milik stasiun penyiaran JTBC selaku pemegang hak siar resmi Korea Selatan, yang kemudian bocor hingga memicu kecaman keras di media sosial.
Melalui keberhasilan membawa Korea Selatan meraih medali emas di Asian Games 2018, Son sebenarnya telah mendapatkan dispensasi. Ia dibebaskan dari wajib militer selama 21 bulan yang umumnya diwajibkan bagi setiap pria berbadan sehat di negara tersebut.
Sebagai gantinya, Son tetap menyelesaikan tugas alternatif kedinasan untuk negaranya. Kewajiban tersebut ia penuhi melalui pelatihan militer dasar selama tiga minggu pada 2020 serta kegiatan pelayanan masyarakat.
KFA menegaskan komitmennya untuk menjaga kondusivitas tim. "Akan terus memprioritaskan perlindungan skuad dan berupaya keras menciptakan lingkungan media yang sehat."
Son, yang meninggalkan Tottenham Hotspur untuk bergabung dengan Los Angeles FC setahun lalu, sempat menyia-nyiakan beberapa peluang emas dalam laga kemenangan atas Republik Ceko. Beruntung, mereka tetap mengamankan poin penuh di Guadalajara berkat gol dari Hwang In-beom dan Oh Hyeon-gyu.
Korea Selatan akan kembali merumput di Guadalajara pada Jumat (19/6/2026) pagi WIB. Pasukan Hong Myung-bo tersebut dijadwalkan menantang tuan rumah, Meksiko, dalam laga lanjutan Grup A.