Timnas Turki di bawah asuhan pelatih Vincenzo Montella akan berlaga pada play-off Piala Dunia 2026 zona Eropa. Foto: Grafis Yusuf
TVRINews - Pristina, Kosovo
Turki kini bersiap menantang Australia, Paraguai, dan Amerika Serikat di Grup C musim panas mendatang.
Turki akhirnya menyudahi penantian panjang untuk kembali bermain di Piala Dunia. Kepastian tersebut didapatkan usai anak asuh Vincenzo Montella tersebut mengalahkan Kosovo pada laga final play-off zona Eropa dengan skor 1-0 di Stadion Fadil Vokrri, Pristina, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB.
Gol penentu kemenangan Turki tercipta pada menit ke-53 berkat kecerdikan Kerem Akturkoglu. Berawal dari umpan tarik Kenan Yildiz kepada Orkun Kokcu, bola hasil sepakan Kokcu yang tidak sempurna justru berhasil disambar oleh striker Fenerbahce tersebut di tiang jauh.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pil pahit bagi Kosovo. Mereka sempat berharap bisa mencetak sejarah dengan lolos ke turnamen mayor pertama sejak diterima menjadi anggota FIFA dan UEFA pada 2016 silam.
Kosovo sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit dan nyaris unggul di babak pertama. Sayangnya, peluang emas dari Fisnik Asllani hanya membentur mistar gawang setelah ditepis dengan gemilang oleh kiper Turki, Ugurcan Cakir.
Meski Turki tampil dominan, mereka sebenarnya kesulitan membongkar pertahanan lawan secara efektif. Tercatat, selain gol Akturkoglu, Turki hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran lainnya. Namun, efisiensi itu cukup untuk mengantar mereka menuju Piala Dunia ketiga sepanjang sejarah.
Kemenangan ini sekaligus memutus tren negatif Turki yang selalu gagal dalam lima kampanye kualifikasi berturut-turut sebelumnya. Dahaga panjang publik sepak bola Turki kini resmi terobati.
Langkah Turki kali ini terasa jauh lebih mantap dibandingkan empat tahun lalu. Saat itu, mereka hanya berjarak dua pertandingan menuju putaran final, namun ambisi tersebut dikubur oleh Portugal di babak semifinal play-off.
Pada babak kualifikasi reguler kali ini, Turki sebenarnya tampil impresif dengan memenangi empat dari enam laga perdana. Hanya saja, mereka harus merelakan tiket otomatis kepada Spanyol yang finis sebagai juara grup dengan keunggulan tiga poin.
Perjalanan Turki menuju final play-off ini juga diwarnai aksi heroik pemain Brighton, Ferdi Kadioglu. Ia membantu Turki menang tipis 1-0 atas Rumania di semifinal Jalur C, yang kemudian mempertemukan dengan Kosovo dalam laga hidup-mati ini.
Di atas kertas, Turki memang jauh lebih diunggulkan. Diperkuat bintang Real Madrid, Arda Guler, serta jenderal lapangan tengah Inter Milan, Hakan Calhanoglu, Turki berada di peringkat 23 dunia terpaut 55 anak tangga di atas Kosovo.
Modal Turki menuju Piala Dunia 2026 juga terbilang solid. Mereka memiliki rekam jejak yang cukup baik di turnamen besar terakhir, yakni mencapai perempat final Euro 2024 sebelum akhirnya dihentikan oleh Belanda.
Bagi Kosovo, kekalahan ini mengakhiri mimpi indah mereka untuk tampil di Piala Dunia pertama kalinya. Padahal, kurang dari sepuluh tahun yang lalu, mereka baru saja melakoni laga kualifikasi Piala Dunia perdana.
Negara Balkan yang mendeklarasikan kemerdekaan dari Serbia pada 2008 ini baru diizinkan melakoni laga internasional pertama oleh FIFA pada Maret 2014. Saat itu, mereka bermain imbang tanpa gol melawan Haiti.
Menariknya, pertandingan kedua dalam sejarah Kosovo adalah saat menghadapi Turki, di mana mereka dipaksa menyerah dengan skor telak 1-6. Kini, Turki kembali menjadi batu sandungan bagi mereka.
Kosovo sebenarnya menunjukkan perkembangan yang luar biasa musim ini. Di babak grup kualifikasi, mereka hanya terpaut tiga poin dari Swis yang menempati posisi lolos otomatis.
Kegagalan meraih tiket otomatis memaksa Kosovo melewati jalur play-off. Sempat menang dramatis 4-3 atas Slowakia di semifinal Jalur C, perjuangan Kosovo akhirnya terhenti di tangan Turki dalam pertandingan bersejarah ini.
Terakhir kali Turki bermain di Piala Dunia terjadi pada 2002 yang saat itu menduduki peringkat ketiga. Kini The Crescent-Stars resmi kembali ke panggung dunia dengan menantang Australia, Paraguai, dan tuan rumah Amerika Serikat di Grup C.
Rekaman Pertandingan
Kosovo 0-1 Turki
Tempat: Stadion Fadil Vokrri, Pristina
Waktu: 1 April 2026
Wasit: Michael Oliver (Inggris)
Gol: Kerem Akturkoglu (53')
Statistik Pertandingan
Tembakan: 2-3
Tembakan ke gawang: 11-12
Penguasaan bola: 42,6% - 57,4%
Sepak pojok: 3-2
Off-side: 2-2
Pelanggaran: 12-10
Kartu kuning: 3-5 (Albian Hajdari 45+1', Florent Muslija 83', Milot Rashica 90+1 / Kerem Aktürkoglu 45+1', Ismail Yüksek 55', Hakan Çalhanoglu 64', Zeki Çelik 70', Ugurcan Çakir 90')
Kartu merah: 0-0
Susunan Pemain
Kosovo (3-4-3): Arijanet Muric; Kreshnik Hajrizi, Albian Hajdari (Fidan Aliti 80'), Lumbardh Dellova; Elvis Rexhbecaj (Milot Rashica 80'), Veldin Hodza (Albion Rrahmani 91'), Dion Gallapeni, Mërgim Vojvoda (Edon Zhegrova 71'); Vedat Muriqi, Florent Muslija, Fisnik Asllani.
Cadangan: Florent Hadergjonaj, Valon Berisha, Lindon Emërllahu, Ilir Krasniqi, Visar Bekaj, Amir Saipi, Ermal Krasniqi, Baton Zabërgja.
Pelatih: Franco Foda
Turki (3-4-2-1): Ugurcan Çakir; Ozan Kabak, Abdülkerim Bardakci, Ismail Yüksek; Orkun Kökçü, Hakan Çalhanoglu (Eren Elmali 83'), Ferdi Kadioglu, Zeki Çelik (Mert Müldür 89'); Kerem Aktürkoglu (Baris Alper Yilmaz 69'), Kenan Yildiz (Deniz Gül 89'); Arda Güler (Salih Özcan 83').
Cadangan: Irfan Can Kahveci, Yunus Akgün, Kaan Ayhan, Atakan Karazor, Samet Akaydin, Altay Bayindir, Mert Günok.
Pelatih: Vincenzo Montella