TVRINews - Liverpool, Inggris

Jika terus konsisten, debutnya bersama Three Lions hanya tinggal menunggu waktu setelah Piala Dunia 2026 berakhir.

Legenda sepak bola Inggris, Gary Lineker, menilai panggung Piala Dunia 2026 tampaknya masih terlalu dini bagi Rio Ngumoha untuk menembus skuad The Three Lions. Walau performa sang pemain sedang meledak bersama Liverpool, ia merasa jalan menuju tim nasional senior tidak akan semudah itu.

Pemain berusia 17 tahun itu memang tengah mencuri perhatian lewat aksi impresifnya di musim perdana karier profesionalnya. Ngumoha sukses menyuntikkan kreativitas di sisi kiri serangan Liverpool dan telah membukukan dua gol di Liga Primer Inggris, termasuk gol kemenangan dramatis pada menit ke-100 saat melawan Newcastle, pada Agustus lalu.

Namun, dengan catatan baru dua kali tampil sebagai starter di liga serta belum pernah mencicipi penampilan di Timnas Inggris U-21, namanya masih dianggap sebagai pilihan berisiko. Ia dinilai belum menjadi kandidat kuat dalam daftar pemain yang akan dibawa Thomas Tuchel menuju turnamen tersebut di Amerika Utara.

Dalam episode terbaru siniar The Rest Is Football, Lineker memuji dampak instan yang diberikan Ngumoha bagi Liverpool. Hanya, ia tidak melihat sang pemain bisa masuk skuad di Piala Dunia 2026 yang dimulai 11 Juni mendatang.

"Maksud saya, itu adalah harapan yang cukup berani. Dia baru saja menembus tim utama Liverpool, tetapi dia sangat menarik. Dia memang seorang yang bertalenta, namun ya, saya pikir ini datang sedikit terlalu cepat untuknya [main di Piala Dunia]," kata Lineker menganalisis kans Ngumoha.

Pandangan Lineker tersebut diamini oleh sejumlah pihak karena betapa pun briliannya performa Ngumoha di Anfield, pemanggilannya tetap akan menjadi kejutan besar bagi publik sepak bola. Akan sangat tidak terduga jika Tuchel memutuskan untuk menyertakan pemain semuda itu dalam skuad Inggris untuk turnamen bergengsi mendatang.

Beberapa pihak mungkin merujuk pada pemanggilan mengejutkan Theo Walcott di Piala Dunia 2006 sebagai sebuah preseden. Saat itu, Walcott bahkan belum bermain untuk Arsenal, tetapi kedalaman opsi lini serang yang tersedia bagi pelatih Inggris saat ini jauh lebih besar daripada yang dimiliki Sven-Goran Eriksson dua dekade lalu.

Anthony Gordon, Marcus Rashford, dan Harvey Barnes adalah nama-nama yang sudah teruji untuk mengisi posisi sayap kiri tim nasional Inggris saat ini. Selain itu, Phil Foden, Morgan Rogers, Bukayo Saka, hingga Noni Madueke juga mampu beroperasi di posisi tersebut, sehingga persaingan di lini serang Tuchel sangat melimpah.

Dalam konteks tersebut, fakta bahwa nama Ngumoha mulai disebut-sebut sebagai pilihan potensial merupakan bukti betapa impresif performanya bersama Liverpool musim ini. Reputasinya kian meroket di mata publik dan pengamat sepak bola, terutama setelah ia mencetak gol spektakuler ke gawang Fulham dua pekan lalu.

Bahkan jika panggilan dari tim nasional Inggris tidak kunjung datang pada Juni nanti, hampir dapat dipastikan Ngumoha segera mencicipi debutnya dalam waktu dekat. Selama ia mampu mempertahankan konsistensi performa dan terhindar dari cedera parah, masa depannya di level internasional tampak sangat cerah.