TVRINews – Amsterdam, Belanda

Pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman dihadapkan pada sederet pemain untuk mengisi posisi gelandang di Piala Dunia 2026.

Piala Dunia 2026 akan berlangsung 31 hari lagi. Hingga akhir Mei nanti, seluruh 48 tim yang akan turun di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko, itu sudah harus mengirimkan 26 nama pemain yang akan turun. 

Sebagai pelatih kepala Tim Nasional Belanda, Ronald Koeman dihadapkan pada teka-teki siapa saja yang pantas menempati lini tengah skuadnya di Piala Dunia yang akan dimulai pada 11 Juni mendatang.

Secara tradisi, sepak bola menyerang Belanda ala total football yang dijadikan Koeman sebagai basis memakai formasi 4-3-3. Dengan begitu, paling tidak dibutuhkan tiga pemain gelandang dengan peran yang berbeda. 

Gelandang Bertahan

Dengan absennya Jerdy Schouten karena cedera ACL, Koeman kehilangan pemain berharga di lini tengah. Kapten PSV Eindhoven ini telah menjadi salah satu pemain andalan juara Eredivisie. 

Namun, batalnya Schouten ke Piala Dunia justru membuka pintu bagi pemain muda berbakat untuk bergabung dengan Tim Oranye. Namun, siapa pun itu, mereka harus berada di belakang Frenkie de Jong. Kapten FC Barcelona ini adalah salah satu pilar Belanda dan tidak akan tergantikan dalam keadaan apa pun. 

Di belakang De Jong ada Ryan Gravenberch yang sering bertindak sebagai penggantinya. Bintang Liverpool FC ini adalah salah satu bagian dari teka-teki Koeman, dengan kemampuan alaminya untuk bermain sebagai gelandang serang (nomor 8).

Sebelum cedera, Schouten akan menjadi gelandang bertahan dalam skuad seperti yang pernah dilakukan Nigel de Jong dan Mark van Bommel dulu. 

Marten de Roon kini berpotensi kembali ke skuad Koeman, lebih dari dua tahun setelah penampilan terakhir kapten Atalanta BC itu bersama Belanda.

Dari penjelasan singkat di atas, posisi gelandang bertahan Timnas Belanda akan diisi oleh Frenkie de Jong dan Ryan Gravenberch. Adapun nama-nama seperti Marten de Roon dan Wouter Burger (Hoffenheim) masih berpotensi masuk skuad.

Gelandang Tengah

Pertanyaan kedua yang jawabannya harus segera dicari Koeman adalah gelandang tengah. Apakah Gravenberch akan dimainkan di depan De Jong, ataukah Tijjani Reijnders yang tidak memiliki banyak menit bermain di Manchester City sejak Februari, yang akan mengisi posisi tersebut?

Sepertinya Reijnders sudah lebih dulu menarik perhatian Koeman sejak kualifikasi. Sang pelatih menegaskan keputusan itu setelah Belanda menggulung Lituania dengan skor 4-0, saat Reijnders menjadi starter bersama De Jong dan Xavi Simons (Tottenham Hotspur). 

“Saya sudah yakin dengan siapa saja yang seharusnya kami turunkan di lini tengah kami,” tutur Koeman setelah laga terakhir Grup G kualifikasi Piala Dunia pada 17 November 2025 lalu.

Selain Reijnders, Quinten Timber (Olympique Marseille) juga telah menjadi andalan dalam skuad Koeman. Setiap kali mantan kapten Feyenoord Rotterdam yang baru berusia 23 tahun itu tidak cedera, Koeman akan memberinya menit bermain yang berharga, sehingga memasukkannya ke dalam tim menjadi mudah.

Salah satu dari sedikit pemain cadangan adalah pemain AZ Alkmaar, Kees Smit, yang baru-baru ini melakukan debutnya di skuad dan langsung menjadi starter melawan Norwegia. 

Koeman diketahui telah lama mengagumi Smit. Ia lalu memasukkan Smit ke dalam starting XI beberapa hari setelah panggilan pertamanya, yang menunjukkan bahwa ia percaya pada gelandang berusia 20 tahun itu. 

Prediksi siapa saja pengisi posisi gelandang tengah Timnas Belanda adalah Reijnders, Timber, dan Smit. Adapun nama-nama seperti Kenneth Taylor (SS Lazio) dan Joey Weerman (PSV) juga masih layak untuk berharap masuk.

Gelandang Serang

Koeman sempat dipusingkan dengan cederanya Simons pada April lalu. Sang pemain sudah diproyeksikan sebagai starter di posisi gelandang serang. 

Mantan pesaing Simons di Timnas Belanda, Justin Kluivert, juga cedera namun sudah kembali saat klubnya AFC Bournemouth melawan Fulham FC. Jika Kluivert bisa benar-benar pulih, ia hampir pasti akan masuk skuad Belanda.

Teun Koopmeiners, ketika dalam kondisi fit, telah menjadi pemain serba bisa bagi Koeman, sama seperti saat ia bermain untuk Juventus FC. Koopmeiners bermain sebagai gelandang bertahan di UEFA Nations League melawan Spanyol, tapi tidak jarang bermain sebagai gelandang serang. 

Namun, baru-baru ini ia mengejutkan banyak orang dengan bermain sebagai sayap kanan dalam pertandingan persahabatan melawan Norwegia - sebuah eksperimen yang diakui Koeman sangat ia sukai dan berjalan baik dengan Denzel Dumfries (Inter Milan) di belakangnya. Fleksibilitasnya membuatnya mudah untuk dimasukkan ke dalam tim.

Selain Koopmeiners, dua nama lain juga berpotensi menjadi gelandang serang Timnas Belanda, yakni Guus Til (PSV) dan Luciano Valente (Feyenoord). Nama kedua melakukan debut untuk Belanda pada laga terakhir kualifikasi Piala Dunia pada November lalu. 

Adapun untuk Til, ini akan menjadi penantian lama setelah pertandingan terakhirnya bersama Belanda terjadi pada November 2024, Juni 2022, dan Oktober 2021. 

Pun begitu, Til sudah mampu tampil luar biasa untuk PSV saat merebut gelar juara Eredivisie musim 2025-2026 ini, karena ia adalah striker de facto lewat 13 gol dan 5 assist dalam 28 laga di Eredivisie.

Koopmeiners, Til, dan Kluivert kemungkinan besar bakal menjadi pilihan Koeman untuk posisi gelandang serang. Sementara, Valente dan Sven Mijnans (AZ) bisa menjadi opsi alternatif.