TVRINews – Jakarta

Brasil kembali mempertahankan rekor impresif yang telah mereka bangun sejak Piala Dunia 1938.

Pertandingan Grup C Piala Dunia 2026 Brasil vs Maroko berlangsung sengit. Duel yang tersaji di New Jersey Stadium pada Sabtu (13/6/2026) waktu setempat atau Minggu (14/6/2026) pagi WIB ini berkesudahan dengan skor imbang 1-1.

Maroko membuka keunggulan terlebih dulu melalui gol Ismael Saibari pada menit ke-21. 11 Menit kemudian, tembakan keras yang dilepaskan Vinicius Junior berhasil membuat Brasil menyamakan kedudukan.

Pertandingan ini memunculkan sejumlah catatan statistik menarik. Berikut tujuh fakta pilihan dari Opta yang patut diketahui:

1. Rekor Tak Terkalahkan di Laga Pertama

Brasil belum pernah kalah dalam pertandingan pertama di 21 edisi Piala Dunia sejak 1938. Dari periode tersebut, tim berjuluk Canarinha mencatat 17 kemenangan dan 4 kali imbang. Catatan itu membuat mereka memegang rekor terpanjang dalam sejarah turnamen.

2. Poin Pertama Maroko Lawan Wakil CONMEBOL

Maroko akhirnya berhasil meraih poin pertama sekaligus mencetak gol pertama mereka saat menghadapi wakil CONMEBOL di Piala Dunia. Sebelumnya, mereka selalu kalah tanpa mencetak gol saat bertemu Peru (1970) dan Brasil (1998).

3. Rekor Maroko di Fase Grup

Maroko tidak terkalahkan dalam lima pertandingan fase grup Piala Dunia secara beruntun dengan catatan dua kemenangan dan tiga hasil imbang. Ini menjadi rekor terbaik mereka sepanjang sejarah keikutsertaan di turnamen tersebut.

4. Daftar Langka Melawan Brasil

Maroko menjadi tim kedua sejak 1966 yang mampu melepaskan lima tembakan dalam 10 menit pertama pertandingan Piala Dunia saat menghadapi Brasil. Sebelumnya, pencapaian serupa hanya dilakukan Portugal pada 1966.

5. Achraf Hakimi Samai Rekor Pemain Afrika

Achraf Hakimi mencatatkan penampilan ke-11 di Piala Dunia bersama Maroko. Jumlah tersebut menyamai rekor penampilan terbanyak pemain Afrika di turnamen ini yang sebelumnya dipegang Francois Omam-Biyik (Kamerun) dan Asamoah Gyan (Gana).

6. Gol ke-10 untuk Brasil

Vinicius Junior berhasil mencetak gol ke-10 bersama Brasil. Menariknya, Canarinha selalu menang dalam delapan pertandingan sebelumnya saat Vinicius mencetak gol, sebelum tren tersebut terhenti dengan hasil imbang pada laga ini.

7. Statistik Ismael Saibari

Selain mencetak gol pembuka Maroko, Ismael Saibari juga membukukan 100 aksi tekanan (pressures). Angka tersebut menyamai rekor tertinggi yang dicatatkan seorang pemain dalam satu pertandingan Piala Dunia 2026, bersama Andres Cubas (Paraguai).