TVRINews - Brasilia, Brasil

Saat ini, Thiago Silva yang bermain untuk Porto tetap dipantau karena disiplin taktisnya yang luar biasa.

Carlo Ancelotti menolak untuk menutup pintu bagi peluang kembalinya Thiago Silva ke tim nasional Brasil menjelang perhelatan Piala Dunia 2026. Meski sang bek tengah kini telah menginjak usia 41 tahun, pelatih asal Italia tersebut meyakini kualitas dan pengalaman jauh lebih berharga daripada angka yang tertera di paspor.

Thiago Silva tercatat belum pernah lagi memperkuat Brasil sejak kekalahan menyakitkan di babak perempat final melawan Kroasia pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Namun, dengan makin dekatnya turnamen bergengsi musim panas ini, pernyataan Ancelotti kembali memicu spekulasi bahwa eks PSG tersebut mungkin akan menjalani tarian terakhirnya di panggung internasional.

Mantan juru formasi Real Madrid itu memberikan pujian setinggi langit untuk Thiago Silva yang baru saja bergabung dengan Porto pada Januari lalu dan telah tampil sembilan kali bagi raksasa Portugal tersebut. Ancelotti menegaskan tidak pernah mendiskriminasi pemain senior selama mereka tetap mampu menunjukkan performa di level tertinggi.

Memang Ancelotti tidak asing dalam menangani sosok-sosok legendaris yang mampu melawan proses penuaan dalam karier sepak bola mereka. Berkaca pada pengalamannya melatih nama-nama besar di AC Milan dan Real Madrid, ia memberikan pembenaran atas potensi pemanggilan kembali Thiago Silva.

"Saya tidak pernah melihat tanggal lahir yang tertera di dalam paspor. Semua pemain Brasil dapat bercita-cita untuk masuk ke dalam daftar skuad untuk Piala Dunia," kata Ancelotti dikutip L’Equipe, sambil memberikan contoh nyata seperti Paolo Maldini menjuarai Liga Championsdi usia 39 tahun atau Luka Modric yang tetap gemilang di usia 40 tahun.

"Tidak masalah jika dia berusia 41 tahun. Jika dia layak untuk berada di sana, maka dia akan dipanggil karena usia bukanlah sebuah masalah," Ancelotti melanjutkan sekaligus menyoroti pendekatan intelektual yang dimiliki Thiago Silva terhadap permainan sepak bola.

Thiago Silva diketahui sudah mulai menyusun rencana masa depan dengan mempelajari lisensi kepelatihan untuk karier setelah pensiun nanti. Transisi ini diyakini akan berjalan mulus oleh mantan manajernya di Milan tersebut mengingat disiplin taktis dan etos kerja Silva yang luar biasa.

Bahkan Ancelotti berani memprediksi mantan pilar Chelsea tersebut meraih kesuksesan besar saat terjun ke dunia manajerial suatu saat nanti. "Thiago akan menjadi pelatih hebat, saya tidak meragukan hal itu sama sekali," ungkapnya.

"Dia memiliki pengalaman luas dan pernah bekerja dengan banyak pelatih brilian sepanjang kariernya, dan saya tidak sedang membicarakan diri saya sendiri," ia melanjutkan.

Di tengah upaya Brasil mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara dunia keenam, kehadiran veteran berpengalaman seperti Thiago Silva dapat memberikan kepemimpinan dan ketenangan yang dibutuhkan. Meski skuad Brasil saat ini dibanjiri talenta muda, Ancelotti mengaku kemunculan banyak pemain baru justru memberikan keraguan positif dalam menentukan pilihan final.

Hal tersebut membuat pintu peluang bagi para pemain berpengalaman tetap terbuka lebar demi menjaga keseimbangan mentalitas di dalam tim nasional. Jika Thiago Silva berhasil masuk ke daftar pemain pilihan akan tercatat sebagai salah satu pemain tertua yang pernah berlaga di sepanjang sejarah Piala Dunia.

Saat ini, Thiago Silva tetap menjadi opsi yang sangat masuk akal dalam pandangan Ancelotti bagi lini pertahanan tim Samba. Selama level performa tetap terjaga, impian untuk kembali mengenakan seragam kuning kebanggaan Brasil tetap hidup bagi siapa pun, tanpa peduli berapa pun usia mereka.