TVRINews – San Francisco, Amerika Serikat

Yordania sudah melakukan debut dan kalah sementara Aljazair ingin membayar kekalahan dari Argentina. Kedua tim akan bertemu laga kedua Grup J Piala Dunia 2026.

San Francisco Bay Area Stadium, Amerika Serikat (AS), akan menjadi saksi duel hidup-mati di Grup J Piala Dunia FIFA 2026 antara Yordania melawan Aljazair. Pertandingan ini akan disiarkan langsung di TVRI Sport pada Selasa (23/06/2026) mulai pukul 09.00 pagi WIB.

Kedua tim sama-sama tidak mampu merebut poin pada Matchday 1, yang berarti pertandingan di San Francisco kedua tim sama-sama tidak boleh kalah lagi jika ingin bertahan di turnamen sepak bola terbesar dunia yang berlangsung di AS, Kanada, dan Meksiko itu.

Yordania, salah satu tim debutan di Piala Dunia edisi ke-23 ini, dibekap Austria, 1-3. Sementara, Aljazair yang tengah menjalani Piala Dunia kelimanya (setelah 1982, 1986, 2010, dan 2014), dibantai juara bertahan Argentina, 0-3, pada pertandingan pertama Grup J.

Mengingat Argentina dan Austria sama-sama sudah mengemas tiga poin, tim yang kalah pada laga Yordania melawan Aljazair bakal tersingkir lebih awal sebelum fase grup menyelesaikan pertaningan. 

Kemenangan juga tidak menjamin Yordania atau Aljazair lolos ke 32 besar. Namun, kekalahan sudah pasti menjadi berarti akhir dari perjalanan di Piala Dunia 2026 ini.

Pratinjau Pertandingan

Aljazair harus diakui memiliki kedalaman skuad yang superior karena banyaknya pemain yang berkompetisi di liga-liga Eropa. Ini menjadi poin yang harus dibuktikan setelah kekalahan telak dari Argentina, sekaligus menunjukkan bila mereka lebih unggul daripada Yordania dari sisi pemain. 

Kendati sudah beberapa pertandingan memunculkan hasil mengejutkan, di atas kertas Aljazair seharusnya mampu menaklukkan Yordania, tim yang belum benar-benar berada di level Piala Dunia.

Ini adalah sejarah yang sedang dibuat untuk Al-Nashama (si Pemberani) – julukan Yordania. Mereka belum pernah sebelumnya tampil di putaran final Piala Dunia, dan setiap menit yang dimainkan di California sudah merupakan wilayah yang belum dipetakan bagi sepak bola Yordania. 

Pelatih Jamal Sellami telah membentuk tim yang disiplin yang lolos secara mengesankan melalui jalur Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Tetapi peningkatan ke babak grup Piala Dunia penuh telah membawa ujian yang lebih berat daripada yang pernah dihadapi sebelumnya. 

Kekalahan 1-3 dari Austria menunjukkan kerentanan di lini belakang, meskipun fakta bahwa Yordania berhasil mencetak gol menunjukkan niat menyerang dari Ali Olwan dan Musa Al-Taamari (foto utama).

Di sisi lain, Les Fennecs – julukan Timnas Aljazair – tiba di Santa Clara dengan banyak motivasi. Mereka tentu ingin membuktikan diri setelah dikalahkan oleh Argentina pada Matchday 1. 

Skuad Vladimir Petkovic memiliki kualitas yang sesungguhnya. Riyad Mahrez (foto utama) tetap menjadi ancaman di usia 35 tahun. Mohamed Amoura telah menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di sepak bola Aljazair dalam beberapa tahun terakhir. 

Adapun untuk pilihan lini tengah, pemain sekelas Ibrahim Maza dan Fares Chaibi mampu memberi Aljazair kreativitas untuk merepotkan lawan mana pun. 

Rekor kualifikasi Aljazair dengan lima kemenangan dan satu hasil imbang dari enam pertandingan menunjukkan bahwa Les Fennecs adalah tim yang mampu mengendalikan permainan ketika beroperasi pada performa maksimalnya.

Pertanyaan paling mendasarnya adalah apakah Yordania dapat membuat Aljazair frustrasi cukup lama untuk menimbulkan keraguan. 

Jika Yordania kebobolan lebih awal, tekanan untuk mendapatkan hasil dapat memaksa mereka meninggalkan ruang-ruang yang akan dieksploitasi Aljazair tanpa ampun. 

Bila Al-Nashama bermain ketat, beban psikologis akan bergeser. Aljazair akan sangat ingin menghindari kekalahan beruntun kedua yang secara efektif akan mengakhiri turnamen mereka sebelum benar-benar dimulai. 

Kabar Terkini Kedua Tim

Skuad Yordania untuk turnamen ini sebagian besar dibangun di sekitar pemain liga domestik, dengan tujuh pemain dari klub Al-Hussein saja. Nama yang menonjol dari Eropa adalah Musa Al-Taamari dari Rennes, yang memikul beban kreatif terbesar untuk Yordania. 

Ali Olwan telah mencetak gol di Piala Dunia ini – ke gawang Austria, bakal kembali menjadi pusat harapan Yordania untuk merepotkan pertahanan Aljazair. Tidak ada masalah cedera khusus yang dilaporkan dalam skuad menjelang pertandingan ini.

Di kubu Aljazair, Les Fennecs memiliki kumpulan talenta berbasis Eropa yang lebih luas untuk diandalkan, yang dipimpin oleh Riyad Mahrez (Al-Ahli), Ramy Bensebaini (Borussia Dortmund), dan Rayan Ait-Nouri (Manchester City) di lini pertahanan. 

Ibrahim Maza, gelandang Bayer Leverkusen yang baru berusia 20 tahun, menambahkan dinamisme muda. Sementara, Mohamed Amoura (VfL Wolfsburg) memimpin lini depan sebagai pencetak gol paling produktif tim baru-baru ini. 

Pelatih Vladimir Petkovic kemungkinan besar akan dipaksa untuk membuat keputusan pemilihan pemain setelah kekalahan dari Argentina, dengan intensitas dan tekanan diperkirakan akan menjadi tema utama. Tidak ada cedera serius yang dikonfirmasi. 

Kedalaman skuad Aljazair jauh lebih besar daripada Yordania, dan Petkovic memiliki opsi untuk membentuk kembali timnya secara taktis tanpa kehilangan kualitas. Fleksibilitas itu merupakan keuntungan nyata ketika hasil sangat dibutuhkan.       

YORDANIA vs ALJAZAIR

Stadion: San Francisco Bay Area Stadium
Wasit: Slavko Vincic (Slowenia)
Peluang: 40-60

Perkiraan Susunan Pemain

YORDANIA (3-4-3): 1-Yazid Abulaila; 5-Yazan Al-Arab, 3-Abdallah Nasib, 16-Mohammad Abualnadi; 23-Ihsan Haddad, 21-Nizar Al-Rashdan, 8-Noor Al-Rawabdeh, 18-Mohammad Taha; 11-Odeh Fakhouri, 9-Ali Olwan, 10-Musa Tamaari
Pelatih: Jamal Sellami (Maroko)
Cadangan: 12-Nour Bani Attiah, 22-Abdallah Al-Fakhouri, 2-Mohammad Abu Hashish, 4-Husam Abu Dahab, 17-Salim Obaid, 19-Saed Al-Rosan, 13-Mahmoud Al-Mardi Haddad, 26-Anas Badawi, 6-Amer Jamous, 14-Rajaei Ayed, 15-Ibrahim Saadeh, 25-Mohammad Al-Dawoud, 7-Mohammad Abu Zrayq, 20-Mohannad Abu Taha, 24-Ali Azaizeh

ALJAZAIR (4-2-3-1): 23-Luca Zidane; 17-Rafik Belghali, 2-Aissa Mandi, 21-Ramy Bensebaini, 15-Rayan Ait-Nouri; 8-Houssem Aouar, 19-Nabil Bentaleb; 7-Riyad Mahrez, 22-Ibrahim Maza, 10-Fares Chaibi; 9-Amine Gouiri  
Pelatih: Vladimir Petkovic (Bosnia dan Herzegovina)
Cadangan: 1-Melvin Mastil; 16-Oussama Benbot, 3-Achref Abada, 13-Jaouen Hadjam, 4-Mohamed Tougai, 26-Samir Chergui, 5-Zineddine Belaid, 6-Ramiz Zerrouki, 18-Mohamed Amoura, 20-Adil Boulbina, 24-Yacine Titraoui, 25-Fares Ghedjemis, 12-Nadir Benbouali

Rekor Pertemuan 

30/05/2004 Aljazair 1-1 Yordania – Persahabatan
14/07/1988 Yordania 2-1 Aljazair – Persahabatan

Lima Pertandingan Terakhir Yordania

17/06/2026 Austria 3-1 Yordania – Piala Dunia 2026
08/06/2026 Yordania 0-2 Kolombia – Persahabatan
31/05/2026 Swis 4-1 Yordania – Persahabatan
31/03/2026 Yordania 2-2 Nigeria – Persahabatan
27/03/2026 Yordania 2-2 Kosta Rika – Persahabatan

Lima Pertandingan Terakhir Aljazair

17/06/2026 Argentina 3-0 Aljazair – Piala Dunia 2026
11/06/2026 Bolivia 0-4 Aljazair – Persahabatan
03/06/2026 Belanda 0-1 Aljazair – Persahabatan
31/03/2026 Aljazair 0-0 Uruguai – Persahabatan
27/03/2026 Aljazair 7-0 Guatemala – Persahabatan