TVRINews – Jakarta

Unai Simon dan David Raya bersaing untuk menjadi kiper utama Spanyol di Piala Dunia 2026.

Persaingan untuk menjadi kiper utama Tim Nasional Spanyol di Piala Dunia 2026 sangat sengit. Unai Simon yang dalam lima tahun terakhir hampir selalu menjadi pilihan utama kini tak lagi sepenuhnya aman.

Penampilan impresif David Raya bersama Arsenal musim ini memberi tekanan besar kepada Simon. Posisi penjaga gawang utama La Roja berpeluang dialihkan pelatih Luis de la Fuente kepada kiper berusia 30 tahun tersebut.

Raya yang sejak 2022 selalu dipanggil ke skuad Spanyol berada di bawah bayang-bayang Simon. Dari 52 kali pemanggilan, ia hanya dapat merasakan bermain dalam 12 pertandingan.

Akan tetapi, semuanya bisa berubah di Piala Dunia 2026. Kontribusinya membawa Arsenal menjuarai Premier League dan mencapai final Liga Champions membuat banyak pihak menjagokan Raya menjadi kiper utama Spanyol.

“Raya mungkin mendapat perhatian lebih sedikit. Sekarang Premier League mendapat lebih banyak sorotan. Tetapi sebelumnya, hanya La Liga yang diperhatikan dan Premier League sama sekali diabaikan,” kata mantan kiper Spanyol, David De Gea, dikutip dari AS.

Untuk melihat perbandingan performa kedua kiper musim ini, berikut statistik mereka.

Statistik Unai Simon

Simon yang membela Athletic Bilbao telah bermain dalam 37 pertandingan La Liga musim ini. Total, ada 45 gol yang bersarang ke dalam gawangnya, dan enam kali mencatatkan clean sheets.

Mengutip Footy Stats, dari 154 tembakan yang dilepaskan lawan, Simon mampu melakukan 100 kali penyelematan. Catatan tersebut membuatnya memiliki rata-rata penyelamatan sebesar 65 persen.

Performanya di Liga Champions juga tak terlalu berbeda. Dari delapan pertandingan yang dimainkan oleh Bilbao, ia mencatatkan rata-rata penyelamatan sebesar 63,16 persen, dengan rincian 24 penyelamatan dari 38 tembakan.

Performa David Raya

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, sangat bergantung kepada Raya. Pemain kelahiran Barcelona itu selalu ia turunkan sejak menit awal dalam 37 pertandingan yang telah dilalui musim ini.

Kokohnya tembok pertahanan Arsenal semakin sempurna dengan kesigapan Raya dalam mementahkan peluang lawan. Di Premier League musim ini, gawang Raya hanya kebobolan 21 kali dan 19 clean sheets.

Statistik menunjukkan, ia berhasil melakukan 60 penyelamatan dari 86 tembakan yang dilepaskan lawan. Itu membuatnya mencatatkan rata-rata penyelamatan sebesar 69,77 persen.

Performa impresif juga ditunjukkan Raya saat tampil di Liga Champions. Bermain dalam 13 pertandingan, ia melakukan 33 penyelamatan dari 37 percobaan tembakan, yang berarti rata-rata 89,19 persen.