Rob Dieperink, tersandung kasus kekerasan seksual kendati tak terbukti bersalah. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Zurich, Swis
Wasit asal Belanda dicoret dari daftar petugas Piala Dunia 2026.
Piala Dunia 2026 belum lagi dimulai, drama sudah merebak. Melibatkan petugas turnamen, FIFA tampak tidak ingin ambil risiko ajang terbesar mereka terusik.
FIFA mencoret seorang wasit sebelum menjalankan kewajiban pada musim.panas di Amerika Utara nanti. Padahal, anggota koprs baju hitam itu tidak terbukti bersalah dalam kasus yang menimpanya.
Pada Sabtu (16/5/2026), FIFA resmi mengeluarkan Rob Dieperink dari daftar wasit yang akan memimpin pertandingan-pertandingan di Piala Dunia 2026. Otoritas sepak bola dunia tersebut diperkirakan tidak ingin mengambil risiko gawean terbesar mereka pada 11 Juni sampai 19 Juli nanti tercoreng.
Pelecehan dan Kekerasan
Rob Dieperink dituduh telah melakukan kekerasan seksual terhadap seorang anak laki-laki berusia 17 tahun di ibu kota Inggris tersebut. Pria asal Belanda itu sempat ditahan Kepolisian Metro London.
Hasil Nirbukti
Sang pengadil lapangan hijau menegaskan bahwa gugatan terhadap dirinya keliru sehingga berlaku kooperatif saat pemeriksaan pihak berwajib.
Penyelidikan yang dilakukan Kepolisian Metro London dikabarkan tidak menemukan bukti atas tuduhan terhadap Dieperink tersebut. Kepolisian pun disebut membatalkan kasus Dieperink.
Petugas di Dalam Ruang
Sebelum ditepikan, Dieperink diplot akan menjadi petugas VAR (video assistant referee) di Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Dukungan Domestik
Federasi sepak.bola.Belanda, KNVB, menyatakan dukungan kepada wasit mereka tersebut. Dieperink diplot kembali menengahi laga Liga Belanda. Hanya, sang wasit belum segera ditugaskan kembali.
Dieperink dibebastugaskan pada akhir pekan ini dari tugas di partai NEC vs Go Ahead Eagles. Sorotan media yang ramai disebut menjadi alasan penangguhan sementara itu.
Dalam memberikan dukungan, KNVB menekankan komitmen mereka pada kultur sepak bola yang aman dan etis sambil membela petugasnya dari tudingan tanpa bukti.
Selain Dieperink sebelum kasus dan penggeseran, Belanda diwakili pula Dennis Higler untuk tugas sebagai wasit VAR.
Prancis Pengganti
FIFA ditengarai sudah menyiapkan pengganti. Sejumlah media mengindikasikan bahwa wasit asal Prancis, Willy Delajod, akan menggantikan Dieperink.
Jaga Reputasi
FIFA tidak menjelaskan mendetail lebih lanjut alasan pencoretan Dieperink. Hanya, FIFA diperkirakan hendak menjaga reputasi dan kepercayaan publik perihal pemilihan petugas pertandingan.
MSN menyebut FIFA kerap bertindak secara konservatif untuk kasus serupa. Organisasi besar tersebut memprioritaskan citra Piala Dunia dengan menghindari potensi gangguan lanjutan soal fokus para petugasnya.