TVRINews – Los Angeles, Amerika Serikat

Bosnia dan Herzegovina harus mengakui keunggulan Swis dalam pertandingan Grup B Piala Dunia 2026.

Bosnia dan Herzegovina menderita kekalahan 1-4 dari Swis dalam pertandingan Grup B Piala Dunia 2026. Bermain di Los Angeles Stadium, Amerika Serikat pada Jumat (19/6/2026) dini hari WIB, tim berjuluk The Dragons kebobolan empat gol setelah laga melewati menit ke-70.

Gol pertama Swis bersarang ke gawang Bosnia pada menit ke-74 yang dicetak Johan Manzambi. Berselang 10 menit kemudian, Bosnia kembali kebobolan kali ini melalui Ruben Vargas.

Manzambi menjadi mimpi buruk bagi Bosnia karena pada menit 90, pemain berusia 20 tahun tersebut kembali mengukir namanya di papan skor. Skuad asuhan Sergej Barbarez baru bsa membalas melalui Ermin Mahmic pada menit 90+3.

Kiper Bosnia, Nikola Vasilj, memungut bola dari dalam gawangnya untuk keempat kali dalam pertandingan ini pada menit 90+7. Ia tak mampu membendung eksekusi penalti kapten Swis, Granit Xhaka.

Mengutip Opta, empat gol yang dicetak Swis membuat Bosnia menjadi salah satu kontestan Piala Dunia yang mendapatkan catatan minor, yakni kebobolan empat gol setelah laga memasuki menit ke-70. Kuba lebih dulu merasakannya saat kalah delapan gol tanpa balas dari Swedia di Piala Dunia 1938.

Sulit Keluar dari Tekanan

Pertandingan melawan Swis sangat berat bagi Bosnia. Statistik menunjukkan, mereka kesulitan keluar dari tekanan tim asuhan Murat Yakin sepanjang laga berjalan.

Swis melakukan penguasaan bola mencapai 62 persen. Sebanyak 13 tembakan dilepaskan ke gawang Bosnia, dengan tujuh di antaranya mengarah ke sasaran.

Swis memberi tekanan sampai ke dalam kotak penalti Bosnia. Tim berjuluk Nati mencatatkan 34 sentuhan terhadap bola ketika berada di area tersebut.

Barbarez tanpaknya sudah memperkirakan anak asuhnya akan mendapat tekanan dalam pertandingan ini. Ia memilih untuk memperkuat lini pertahanan agar tak mudah ditembus.

Dalam konferensi pers jelang laga, ia sudah menyampaikan hasil imbang menjadi yang paling realistis bagi Bosnia. Namun, upaya bertahan yang dilakukan hanya ampuh dalam 70 menit.

Meski kalah, pelatih berusia 54 tahun tersebut enggan menyerah begitu saja. Masih ada sisa satu pertandingan yang akan dijalani Bosnia menghadapi tuan rumah Kanada pada Kamis (25/6/2026).

Laga itu akan coba dimaksimalkan guna menjaga asa lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026. "Kita masih punya pertandingan ketiga dan belum ada yang hilang," katanya, dikutip dari Reuters.

"Saya memberi tahu para pemain bahwa mereka punya waktu satu jam untuk menyemangati diri dan mengangkat kepala. Hidup terus berjalan. Kita masih punya pertandingan lain di depan, dan percayalah, mereka akan siap."