TVRINews – Edinburgh, Skotlandia

Thiago Silva menilai John McGinn akan memainkan peran penting dalam skuad Skotlandia di Piala Dunia 2026.

Skotlandia dan Brasil berada dalam Grup C Piala Dunia 2026. Kedua tim akan memainkan pertandingan di Stadion Hard Rock, Miami Gardens, Amerika Serikat pada 25 Juni mendatang.

Mantan bek tim nasional Brasil, Thiago Silva, mengatakan Skotlandia merupakan lawan yang harus diwaspadai. Mereka memiliki kualitas untuk menyulitkan skuad asuhan Carlo Ancelotti pada pertandingan nanti.

"Skotlandia adalah tim yang hebat. Mereka tim yang bagus, bermain dengan baik. Tetapi Brasil, menurut saya, lebih baik saat ini. Tetapi di level seperti ini, kita harus menunggu," kata Silva, dikutip dari BBC, Kamis (28/5/2026).

Silva memiliki pandangan berbeda dari sebagian besar orang mengenai pemain Skotlandia yang mesti diwaspadai di Piala Dunia 2026. Baginya, John McGinn lebih berbahaya ketimbang Scott McTominay.

Kapten Aston Villa itu merupakan gelandang pekerja keras. Kekuatan itulah yang diperkirakan oleh Silva akan membuat pemain Brasil kesulitan untuk meladeni permainannya.

"Bagi saya, kapten Aston Villa, McGinn, adalah pemain luar biasa. Ia bermain di tengah lapangan, kadang juga bermain di sayap. Ia memiliki banyak kualitas," tutur pria berusia 41 tahun tersebut.

"Saya pikir staf Brasil dan Carlo Ancelotti harus memberi perhatian khusus kepada pemain ini. Saya rasa pertandingan akan berlangsung dengan level yang bagus," ia menambahkan.

Sejak debut untuk Skotlandia pada 2016, McGinn telah mencatatkan 85 penampilan. Ia terbilang sebagai gelandang yang produktif karena mampu menyumbangkan 20 gol untuk tim berjuluk Tartan Army. Produktivitas itu tak lepas dari kemampuannya bermain dalam berbagai posisi, termasuk penyerang sayap.

Ia menjadi pemain keempat dalam sejarah sepak bola Skotlandia yang mencatatkan penampilan terbanyak bersama tim nasional. Dalam urusan mencetak gol, ia berada di urutan kedua, setelah Kenny Dalglish.

Peran pemain berusia 31 tahun untuk Skotlandia sangat penting. Pelatih Steve Clarke selalu menurunkannya selama 90 menit penuh dalam enam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.

"Ia bisa bermain di berbagai posisi lini tengah dan membawa kepribadiannya yang ceria dan menyenangkan ke dalam tim. Ia adalah anggota kunci tim, baik di dalam dan di luar lapangan," ujar Clarke.

Juru taktik berusia 62 tahun tersebut berharap performa impresif McGinn dapat diteruskan ketika tampil di Piala Dunia 2026.